Minggu, 31 Juli 2016

Pembaruan Aplikasi Dapodik Juli 2016

Seperti biasa, ini adalah tugas operator sekolah untuk update data satuan pendidikannya. Terkadang suka bingung mau mencari file di mana, makanya yang termudah adalah simpan di blog dan bagikan.

Pembaruan pada Aplikasi Dapodik 2016 selain dilakukan di sisi front-end, juga dilakukan pembaruan pada database, yang telah menggunakan database versi 2.54. Maka secara teknis Aplikasi Dapodik versi sebelumnya (Dapodik SD/SMP/SLB 4.1.1 dan Dapodik SMA/SMK 8.4.0**) tidak dapat langsung di-upgrade ke Dapodik 2016, akan tetapi harus melakukan install ulang. Oleh karenanya Aplikasi Dapodik 2016 dirilis hanya dalam bentuk INSTALLER Dapodik 2016 (tidak ada versi UPDATER).

LINK UNDUHAN
http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/berita/rilis-aplikasi-dapodik-2016

http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan


Link Generate Prefill
http://118.98.166.61/prefill_dikdasmen/generate_prefill.php
http://118.98.166.54/prefill_dikdasmen/generate_prefill.php
http://118.98.166.68/prefill_dikdasmen
Aplikasi File Prefill
118.98.166.61

SEKOLAH AMAN
Lima Permendikbud yang diterbitkan untuk mewujudkan sekolah aman dan nyaman adalah :
1. Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti,
2. Permendikbud No. 64 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Lingkungan Sekolah,
3. Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan,
4. Permendikbud No. 8 Tahun 2016 tentang Buku yang Digunakan oleh Satuan
5. Pendidikan, dan Permendikbud No. 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.


Senin, 04 Juli 2016

Haru Bahagia Mengiringi Peluncuran Portal Bursa Sajadah Online

Pernahkah Anda menyaksikan senyum polos penuh kebahagiaan anak-anak yatim? Mungkin pernah, bukan? Berapa banyak senyum mereka yang Anda saksikan dalam satu waktu bersamaan? Ini adalah pengalaman unik saya menyaksikan senyum puluhan anak yatim di dalam ruangan Convention 1 Harris Hotel Festival Citylink,  di Jalan Peta No. 241 Pasir Koja Bandung.
 Dalam acara  Buka Puasa Bersama Anak Yatim sekaligus Peluncuran Bursa Sajadah Goes Online, sebagai Portal Belanja Pusat Perlengkapan Muslim dan Oleh-Oleh Haji atau Umrah ini, tersimpan haru bahagia pada diri saya, pada Rabu, 29 Juni 2016 ketika menyaksikan langsung anak-anak yatim  menikmati setiap fasilitas dari SKV Group berbagi dengan 60 anak yatim, dan silaturrahim dengan seluruh mitra PT. Aarti Jaya dan karyawannya, yang dihadiri juga berbagai media, termasuk saya dari Blogger Bandung.
Special gift dari Bursa Sajadah untuk anak yatim
            Anak-anak yatim di ruangan yang dapat menampung ribuan orang tersebut, sebagai generasi penerus bangsa, menjadi sebagian anak-anak yang beruntung menjadi saksi bersejarah peresmian langsung peluncuran portal Bursa Sajadah Online. 
Tim Bursa Sajadah 
            Sebagai pembuka, ada pengenalan mengenai Bursa Sajadah dari Ibu Heera Syahir Karim Vasandani selaku CEO Bursa Sajadah Aarti Jaya. Bahkan, Ibu Heera juga memperkenalkan satu per satu karyawan di setiap divisi yang memiliki andil dan peran dalam kemajuan dan keberhasilan pusat perlengkapan muslim yang sudah ada di 7 kota dana memiliki 8 cabang (Jakarta, Bekasi, Bogor, 2 di Bandung, Surabaya, Malang, dan Solo).
Ibu Heera memperkenalkan perjalanan bisnis Bursa Sajadah
            “Kami baru memiliki 8 cabang. Inshaa Allah, kedepannya kamu juga akan membuka disejumlah kota lain. Analisis pasar dan kebutuhan konsumen menjadi pertimbangan kami untuk berinovasi,” ungkap Ibu Heera sebagai generasi kedua yang telah 7 tahun aktif melakukan inovasi pengembangan usaha. “Kami bisa eksis hingga saat ini adalah karena komitmen, kerja keras, dan team work yang bagus dari seluruh tim dan juga dukungan dari para mitra. Untuk itu kami ingin kesempatan ini menjadi ajang bersilaturrahim, menjalin kerja sama yang lebih baik lagi sekaligus wahana berbagi kepada sesama.”
            Sistem belanja online sebenarnya sudah dikembangkan sejak 2 tahun lalu oleh pengembang Bursa Sajadah. Dalam perkembangannya telah memberikan kontribusi efektif bagi bisnis yang sudah ada sejak tahun 1998 ini.
            Tentu saja layanan belanja ini dapat menjadi alternatif bagi  mereka yang sibuk dan harus segera menemukan barang yang mereka inginkan tanpa harus jauh pergi ke tokonya. Dengan adanya layanan ini, Bursa Sajadah akan lebih dikenal, lebih dekat, dan lebih akrab dengan pengguna jasanya. Tak bisa dipungkiri, masyarakat  kita kian hari kian menginginkan yang serba praktis, seba cepat, serba efektif, dan serba efisien, seperti saya misalnya. J
Usai acara perkenalan tim Bursa Sajadah, tibalah peresmian Sajadah Goes OnlineDalam peluncuran www.bursasajadah.com ini, Ibu Atalia menggunting pita sebagai tanda peresmian dan juga memberikan kesan dan pesannya yang menggugah tentang kepedulian kita terhadap anak yatim maupun sesama, dan juga perkembangan dunia bisnis yang kian semarak dan kian berkembang pesat.
Gunting Pita Oleh Ibu Atalia sebagai bentuk peresmian Bursa Sajadah Goes Online
            Tak permah terbayangkan sebelumnya anak-anak yatim ini bisa memasuki dunia hotel berbintang yang mewah, megah, nyaman, bersih, rapi, dan teratur. Hal ini tentu akan menjadi pengalaman spiritual positif bagi anak-anak di masa depan, setidaknya itulah beberapa kesan dari sekian banyak kesan dari Ibu Atalia yang saya tangkap.
            Raasanya, pesan kesan dari Ibu Atalia itu masih terngiang-ngiang ketika acara berganti. Setelah Ibu Atalia menggunting pita sebagai peresmian peluncuran portal online Bursa Sajadah, acara pun berganti dengan sesi wejangan dari Ustad Athian Ali.
            Setali, dua tiga empat mata uang, isi pesan Ibu Atalia dan Ustad Athian Ali bernilai sama tinggi mengenai kehidupan keseharian kita. 
            Segala sesuatu terjadi atas kehendakNya. Jika Allah Subhanahu Wata'ala sudah berkata, "Kun fayakun" maka tidak ada yang tidak mungkin. Alllahlah yang menentukan segalanya. Jadi, sebagai manusia janganlah menuntut orang lain berhasil seperti dirinya, misalnya, kutipan tausiyah dari Ustad Athian Ali yang terkenal dengan ketegasannya dalam menegakkan ajaran yang sesuai tuntunanNya.
Tak terasa, saking asyiknya mendengarkan setiap penuturan Athian Ali, adzan berkumandang pun saya masih anteng mendengarkan setiap untaian kalimat dari beliau hingga kita dipersilakan berbuka puasa dengan hidangan yang telah ada di meja masing-masing. Di semua meja telah tersedia buah tin, kurma, dan gelas yang diisi langsung air bening oleh petugas.

Buah Tin (kiri) dan Kurma (kanan)
Pernahkah mencicipi kriuk-kriuknya buah tin? Saya baru sekali mencobanya ketika mengikuti kegiatan ini. Eits, saya enggak norak lho. Ada beberapa Blogger Bandung juga yang belum pernah mencoba makanan berbiji kecil dan banyak, yang tertutupi kulit tebal bergaris-garis, dan rasanya asam manis, berasa bergemerutuk ketika di makan ini. Dan buah ini menjadi kisah tersendiri bagi saya bersama beberapa sahabat untuk membelinya karena mereka ingin mencoba rasa dan sensasi buah tin.
Lagi, dan lagi, saya menyaksikan kemandirian anak-anak yatim di antara riuhnya tamu undangan. Mereka mengambil makanan sendiri tanpa dibantu atau dibimbing oleh pemandu atau pengasuhnya. Tentu hal ini menjadi pembelajaran berarti bagi mereka hari ini dan kelak sebagai pengalaman batiniah mereka.
Kemandirian anak yatim untuk melakukan sesuatu sesuai pilihannya
Usai berbuka puasa dengan yang manis, kita memiliki kesempatan untuk sholat dan juga memilih semua jenis makanan yang ada di dalam ruangan. Saya ingin tertawa ketika ada sesama rekan yang sebenarnya sudah kekenyangan tapi tetap mencoba sajian makanan khas India.  (Suuut, saya juga mencicipi beberapa makanan khas India tersebut lho). Maklumlah, kita baru tahu dan mendengarkan pengumuman mengenai adanya makanan asing bernama; Mutton Sell,  Samosa, Chicken Briyani, Biryani Rice, dll hampir di penghujung acara ketika kita sudah menikmati aneka sajian makanan terdekat.
Jejeran Menu Indian yang Menggoda
Alhamdulillah, haru bahagia dapat mengikuti setiap tahap acara dengan tuntas dan mengambil hikmah begitu dalam, kedermawanan harus selalu melekat dalam kehidupan sehari-hari, kekayaan sebagai jembatan luar biasa untuk selalu beramal.
Foto Bersama mengakhiri kegiatan
Dua hari lalu, beberapa sahabat yang mendengarkan cerita saya menikmati buah tin menjadi penasaran. Walhasil, mereka pun ingin mencoba rasa buah yang sedang menjadi buah bibir juga di antara teman sesama blogger, tentunya bagi mereka yang baru tahu bentuk, warna, dan rasa buah tersebut.
Kuatnya kepenasaran membuat kita bertiga membuka portal Oleh-Oleh Haji yang telah resmi launching saat Ramadhan 1437H. Sayangnya, pesanan online akan dibuka lagi tanggal 11 Juli 2016. Ya, terpaksa deh kedua teman saya kecewa karena mereka harus berburu dengan waktu untuk pulang kampung (teman yang satu pulang kampung ke Garut dan teman satunya lagi pulang kampung ke  Jawa Tengah).
Sambutan di www.bursasajadah.com
Nomor kontak Bursa Sajadah
Sejujurnya, secara pribadi kekecewaan saya tertawar karena menemukan bahan untuk melengkapi tulisan lebih rinci ketika membuka portal dengan sambutan SELAMAT IDUL FITRI tersebut. Ternyata, mudah sekali untuk mendapatkan berbagai informasi yang diinginkan. Padahal saya membukanya hanya menggunakan smartphone Vivo Y21.
Ditampilan awal, kita dapat menemukan nomor kontak berbagai informasi pemesanan. Semua jejaring social tercantum lengkap. Bahkan, di Oleh-Oleh Haji kita dapat mendaftar sebagai member hanya dengan Rp 50.000,00. Dengan menjadi member, kita akan mendapatkan keuntungan 15% serta diskon lainnya yang bisa digunakan di seluruh cabang dan online store Bursa Sajadah, kita lebih mudah mengetahui produk-produk yang sedang diskon serta aneka program menarik lainnya. Pembayarannya pun cukup mudah; bisa menggunakan cek, transfer melalui Bank Mandiri, BCA, dan BNI. Bagaimana? Lebih praktis, mudah, tanpa ribet atau kelelahan di perjalan, bukan? Asyik ya belanja online seperti ini.
                         
Kategori produk pun tersusun rapi. Mulai dari kategori Terbaru, Terlaris, dan Terpopuler. Bahkan, portal ini dilengkapi dengan system live chat yang tentunya membuat pelanggan lebih merasa nyaman untuk bertanya tanpa harus menutup portal terlebih dahulu. Untuk yang penasaran sekali ingin memesan, harus bersabar ya sampai tanggal 11 Juli 2016. Oya, yang ingin berlangganan newsletter, Bursa Sajadah juga memberikan fasilitas pendaftarannya. Mau tahu caranya? Mudah sekali lho, tinggal kirim email dan subscribe.
                           

OK, kekecewaan 2 teman saya nanti akan tertawar pada tanggal 10 Juli 2016 saat mereka ke mbali ke Bandung karena tanggal 12 Juli 2016 kita harus mengikuti pelatihan yang diadakan Dinas. Rencananya sih kita bertiga mau langsung datang ke Bursa Sajadah yang ada di Jalan Citarum sekalian mengunjungi Masjid Istiqomah. Nah yang mau petanya, bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Dan yang mau tahu lokasi cabang Bursa Sajadah pun akan mudah sekali menemukannya, tinggal buka portalnya. Semua lokasi cabang dan alamatnya tercantum jelas. Bahkan, pelanggan bisa menghubungi customer service melalui semua jaringan yang telah disediakan Bursa Sajadah. 
                     

Semoga bermanfaat ya sahabat-sahabat pembaca. Terima kasih untuk Blogger Bandung dan Bursa Sajadah yang telah memfasilitasi acara keren dan berkesan. Semoga semua kebaikan mendapatkan pahala yang lebih baik. Aamiin…

Bersatu Memandirikan Anak Luar Biasa

  Sebelum adanya pandemi COVID-19, setiap hari Selasa, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, peserta didik SLB B Sukapura kelas tinggi, sebu...