Senin, 24 April 2017

Seberapa Banyak Anda Mengenal Aqua dan Perusahaannya?

Pernahkah berpikiran kalau perusahaan air minum itu merusak lingkungan kehidupan kita? Itu sih pemikiran saya banget sebelum mengikuti kegiatan pada hari Senin, 20 April 2017 yang diadakan di Palm restoran.
Melalui pemaparan dan tayangan video serta slide dari Pak Arif Mujahidin selaku Dir.Komunikasi Danone Indonesia, Pak Joko Prasojo selaku KA Pabrik Aqua Subang, dan Bu Chrysanthi Tarigan selaku Corporate Comm Danone Indonesia, saya mendapatkan banyak penjelasan dan pengetahuan yang sangat menarik.
Aqua merupakan minuman yang sudah sangat terkenal dalam kehidupan keseharian saya. Apalagi sekarang iklannya sangat menarik. Tentu makin menambah ketenarannya. Aqua ini merupakan salah satu produk dari Danone Indonesia. Danone merupakan perusahaan makanan dan minuman global yang berpusat di Paris, Perancis yang memiliki misi untuk membawa kesehatan melalui produknya kepada sebanyak mungkin orang. Meneruskan misinya di Indonesia untuk memberikan kesehatan melalui makanan dan minuman, Danone berkomitmen untuk terus memberikan kesehatan melalui produknya.
Danone Indonesia terdiri dari 3 kategori utama, yaitu minuman AMDK (AQUA & VIT) dan minuman ringan non karbonasi (Mizone, Levite). Dan menariknya lagi, ternyata produk nutrisi untuk kehidupan awal (Nutricia dengan produknya Nutrilon Royal dan Bebelac serta Sari Husada dengan produknya SGM Eksplor, SGM Bunda, Lactamil, serta nutrisi medis lainnya merupakan produk Danone Indonesia yang saat ini memiliki 24 pabrik dan 15 depot yang tersebar di seluruh Indonesia dengan 15.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Nah, sudah jelas dong kalau Danone memiliki 4 kategori bisnis yang utama, yaitu: produk susu segar, air, nutrisi awal kehidupan, dan nutrisi medis.
Dulu saya mungkin berpikiran negatif dengan yang namanya perusahaan air minum. Namun ternyata oh ternyata, Danone ini memiliki komitmen ganda, yaitu: tidak hanya sukses dalam bisnis tetapi juga kemajuan sosial, perusahaan bertujuan untuk membangun masa depan yang lebih sehat, kehidupan generasi mendatang yang lebih baik dan dunia yang lebih baik bagi semua pemangku kepentingannya yang terdiri atas 100.000 karyawan, konsumen, pelanggan, pemasok, pemegang saham, dan semua masyarakat yang terdampak.


Komitmen ganda dalam hal sukses bisnis ini mereka implementasikan dalam berbagai inisiatif sosial dan lingkungan agar sesuai dengan komitmen sukses bisnis haruslah sejalan dengan perhatian terhadap lingkungan dan sosial, berupa:
  1. Taman Pintar: Taman Air Menari Sarihusada, Zona PAUD Barat dan Timur dan Zona Air Aqua merupakan sarana interaktif untuk anak-anak bermain dan belajar.
  2. Warung Anak Sehat yang berada di 124 titik di Indonesia telah melatih 270 guru lewat 124 pelatihan
  3. PAUD 1000 Anak Banga: Danone merevitalisasi 21 PAUD yang tersebar di Jakarta dan Jawa Tengah.
  4. Duta 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk menjaga kesehatan ibu hamil.

Dari setiap keterangan yang ada, sejujurnya saya takjub ketika mengetahui program yang telah berjalan sejak tahun 2009 ini memiliki 960.000 penerima manfaat. Apalagi, Danone ini berhasil mengurangi CO2 sebanyak 22% sejak tahun 2008. Dan harus saya akui dengan jujur, Danone ini telah menciptakan dan meningkatkan lapangan pekerjaan.
Bagaimana tidak? Coba bayangkan? Semua pasti tahu iklannya Aqua? Sebuah iklan yang professional pasti memerlukan orang-orang yang professional juga. Belum lagi pendistribusian dan proses pengolahan Aqua. Pengirimannya ke seluruh Indonesia tentu memerlukan tenaga kerja.
Dalam kegiatan Media Gathering Danone Indonesia saya mendapatkan input berharga bahwa kita harus selalu berpikiran positif untuk mendapatkan input positif dan juga output positif.


Ok. Selamat membaca karya tulisan saya yang lainnya. 

Sabtu, 18 Maret 2017

Mau Jadi Blogger? Baca Ini Dulu, Deh!

Kemarin, Sabtu, 18/03/2017 merupakan acara Blogger Crony pertama yang saya ikuti. Acara ini benar-benar mengagumkan. Saya tidak pernah membayangkan harus mengikuti sesi materi hingga menjelang pukul 23.00 WIB. #dahsyatnya!
Sejujurnya, mata sudah mulai kurang bisa diajak kompromi karena sudah meminta jatah untuk istirahat. Namun, candaan host (Mbak Yayat) dan pemateri yang penuh dengan guyonan sanggup membuat saya bertahan membuka mata hingga acara benar-benar berakhir. Apalagi ditambah peserta tertawa ngakak, membangkitkan antusiasme saya untuk terus terjaga menyimak semua pemaparan Kang Away (Anwari Natari)
Sebenarnya, materi yang dibahasa mengenai reveiew yang elegan. Uniknya, dalam pemaparannya, Kang Away banyak membahas hal lain dan semuanya sukses membuat peserta yang hadir terus ngakak. Bahkan saya baru menyadari pagi ini kalau suara saya menjadi serak karena banyak ikut tertawa. Hehe.
Hal-hal yang Kang Away bahas, antara lain:
1.       Peran Blogger di Dunia dan Indonesia
Sejatinya, seorang blogger merupakan pilar demokrasi. Melalui tulisannya, seorang blogger dapat memberikan begitu banyak informasi dan pengetahuan bermanfaat bagi pembacanya. Seorang blogger bisa menjadi penyeimbang media mainstream dan juga mempropaganda pembacanya hingga mereka memahami mana yang benar dan mana yang salah.
2.       Masalah Blogger Secara Umum
Langsung senyum deh melihat judul satu ini. Masalah seorang blogger secara umum itu karena minim pengetahuan tentang menulis dan keterampilan bahasa. Kedua hal ini dapat  menyebabkan tulisannya kurang kreatif dan mendapat penilaian buruk atau kurang baik karena produktivitas bahasanya belum tepat dengan seharusnya.
3.       Masalah Berbahasa Secara Umum
Materi satu ini dari awal hingga tuntas membuat peserta sangat bersemangat karena terjadi interaksi yang membuat kita sadar betapa banyak kesalahan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.
Kesalahan bahasa sehari-hari itu sering terbawa dalam tulisan hingga menjadi kesalahan bersama. Penyebabnya bisa saja dalam diri, seperti: sedang dikejar deadline atau yang penting tulisan isinya benar. Tentunya anggapan tersebut merupakan anggapan yang salah.
Apa sih akibatnya?
Bagi seorang blogger, akibat kesalahan bahasa terus dilakukan hingga berpengaruh dalam tulisannya, serta menyebar karena dianggap benar. Parahnya, kesalahan bahasa itu dilakukan secara turun-temurun. 
Di bawah ini adalah video kesalahan bahasa yang disampaikan Kang Away.
Dalam pemaparannya, Kang Away memberikan tips agar kesalahan tersebut tidak terus menerus, diantaranya:
1.       Menggunakan kosakata dan istilah umum yang digunakan oleh kebanyakan orang.
2.       Memilih masalah yang sedang menjadi pembicaraan hangat banyak orang (atau mengaitkannya).
3.       Menghindari penggunaan istilah asing yang belum tentu banyak orang tahu.
4.       Menyajikan sesuatu yang nyata dan spesifik, bukan pernyataan yang abstrak dan kabur.
Kenapa harus demikian? Karena menulis elegan itu menulis yang melayani pembaca. Melayani di sini maksudnya memberikan informasi atau pengetahuan dengan cara yang mudah dan nyaman ditangkap pembaca agar pembaca sama mengertinya dengan anggapan kita sebagai penulisnya.
4.       Review versus Copywriting
Menurut Kang Away: “ Review itu memberikan informasi, keputusan ada pada pembaca. Sedangkan copywriting adalah memberikan informasi untuk mengarahkan keputusan pembaca.
5.       Asumsi
Seringkali seorang penulis menganggap pembaca sama mengerti dengan penulisnya. Padahal sebenarnya tidak demikian  karena penyebab utamanya muncul dalam masalah penulisan.
6.       Memaksimalkan Konten dengan Bahasa (Kreator Lalu Editor)
Dalam hal ini, menulis bukanlah sekedar menulis. Dalam slide-nya, Kang Away memberikan gambaran, sudah nulis? Sudah bikin mengerti? Sudah bikin mengerti dengan baik.
Waw, alhamdulillah luar biasa. Saya menjadi termotivasi untuk membuat tulisan yang membuat mengerti pembacanya dengan baik. Meski tentunya saya menyadari betul, hal tersebut membutuhkan latihan berkesinambungan.

Terima kasih Kang Away untuk pemaparannya. Saya  merasa menarik napas dengan udara yang menyegarkan dalam dunia kepenulisan. Terima kasih juga untuk Mbak Wawa dan tim Blogger Crony, serta PT. Soman Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan berharga ini.

Sabtu, 28 Januari 2017

Abu Marlo, Selebriti Inspiratif yang Peduli Kehidupan Anak Jalanan

Masih gara-gara acara Jahit-Doodle nih (positif lho!), saya bisa lebih tahu banyak mengenai sosok pemilik tempat yang kita gunakan selama acara, tepatnya di Marlo Kitchen, Jalan Tamblong No. 48-50 Bandung. Di undangan tertulis letaknya dekat Crown Plaza Hotel, dari tempat itu belok kanan ya jangan salah pilih jalan belok kiri karena jalan satu arah bakal ribet kalau muter-muter nantinya.
Saya sempat ragu untuk berbincang dengan sosok yang sering tampil di televisi ini. Tapi setelah mendapatkan semangat dari Mbak Tanti sebagai tutor men-doodle bahwa sosok ini sangat inspiratif, saya pun akhirnya mengajak sosok tersebut berbincang.
Benar lho apa yang dibilang Mbak Tanti, sosok satu ini benar-benar inspiratif. Hmmm, selebriti satu ini berusaha melakukan berbagai inovasi untuk mengembangkan usahanya. Dan hasil usahanya itu sebagian digunakan untuk membantu anak-anak jalanan agar taraf hidupnya lebih terangkat.
Abu Marlo ini memiliki komunitas yang peduli terhadap anak jalanan. Melihat kondisi sosial saat ini anak jalanan sangat perlu diperhatikan. Selama 3 atau 4  tahun kebelakang, mereka sedang fokus untuk membuat pelatihan dan sistem pendidikannya yang berhubungan dengan anak jalanan. Tujuannya agar mereka lebih sedikit berada di jalanan. Pada akhirnya merubah paradigma bahwa anak jalanan memiliki potensi yang cukup besar dengan hanya minta-minta di jalanan. Dan bisnis Marlo Kitchen hasilnya sebagian besar untuk men-support mereka agar kegiatan anak jalanan ini tetap berjalan. Intinya, bisnisnya tetap berjalan tapi humanity-nya juga tetap ada.
“Memang paling sulit dan problema kehidupan sebenarnya, merubah paradigma, pola berpikir itu sangat sulit. Kenapa? Karena kita hidup dalam 2 kondisi sebenarnya: kebiasaan dan kebenaran yang kadang-kadang yang sudah biasa kita lakukan merasa jadi benar padahal belum tentu benar. Yang kita lakukan adalah pendekatan-pendekatan sesuai dengan passion anak. Anak yang enggak mau sekolah ya tidak perlu dipaksa untuk sekolah. Yang dilakukan adalah pendekatan by passion anak dengan karya nyata,” jelas Abu Marlo ketika ditanya, bagaimana merubah mind set anak jalanan?
Berbincang dengan sosok satu ini sangat unik karena sasarannya personal touch si anak agar benar-benar bisa tahu passion si anak dan apa bakat minatnya, jadi benar-benar mengalir sesuai bakat minat si anak dan amunisi terbesar merubah mind set adalah kesabaran.
Perbincangan ini menghasilkan kesimpulan unik secara pribadi bagi saya dimana anak akan teralihkan dari jalanan ketika sudah tahu minat bakat sesungguhnya hingga menghasilkan karya nyata.

Nah, buat yang masih ingin tahu lebih banyak mengenai sosok inspiratif satu ini, perjuangannya mengembangkan usaha cafe dan perjalanannya berjuang bersama timnya untuk mengangkat dunia anak jalanan ke arah yang lebih baik, bisa langsung simak video di bawah ini. Selamat menyimak dan mengambil hikmah berharga.

Tak Mudah Untuk Bisa Membuat Doodle

Doodle? Apaan tuh? Asing bagi saya ketika pertama kali mendengarnya. Berusaha mencari tahu pun tidak (hihi, mungkin karena awalnya saya kurang tertarik mendengarnya). Beda banget setelah tahu dan kenal lebih dekat mengenal doodle. Apalagi ketika tahu doodle ini coretan bebas yang awalnya dikira tanpa makna pada awal lahirnya, namun sesungguhnya menyimpan kode rahasia. Dan memang setelah melihat para blogger di acara Jahit-Doodle praktik menuangkan kebebasan membuat doodle, makin sukalah saya dengan nama asing satu ini. Eh, bukan namanya tapi kebebasannya menuangkan ekspresi tanpa batas.
Bagi orang biasa, doodle tak memiliki makna. Namun, beda bagi mereka yang lebih mengenal kejiwaan orang lain. Pasalnya, dari tarikan garis dan gambar seseorang ini bisa ketahuan kondisinya saat ini sedang sedih atau bahagia... orangnya penuh kebebasan atau merasa agak sulit menuangkan kebebasan seperti saya.
Jujur saja, awal menuangkan doodle, saya bingung, mau membuat apa? Apa yang akan saya tuangkan dalam kain yang sudah diamahkan kepada saya ini? Intinya, tak mudah bagi saya untuk berkreasi membuat Doodle.
Walhasil, saya berusaha mencoba menjiplak gambar milik Mbak Tanti sebagai tutor. Baguskah? Sama sekali tidak! Yang ada nyeseuk. Yaileh guru luar biasa yang sehari-hari dekat dengan dunia anak dan gambar sebagai media penyampaian materi masih merasa kesulitan dalam membuat doodle.
Well, bersyukurnya Mbak Tanti begitu sabar membantu saya hingga doodle di outer saya setengah jadi. Dan sisanya tugas pekerjaan rumah untuk dibawa pulang. Dikerjakankah? Iya dong. Malah ini jadi proyek saya kedepannya untuk kegiatan di sekolah tempat mengajar.
Sebelumnya, saya tidak pernah kepikiran bisa membuat doodle, namun setelah mendapat keterangan lengkap dari Mbak Tanti bahwa doodle itu kebebasan, saya pun jadi kepikiran untuk terus mempraktikkannya bersama anak-anak di sekolah. Bener tuh? Benar lho. Saya sudah mempraktikkannya dengan Nabila, murid saya seorang tunadaksa dan hasilnya outer saya gambarnya jadi berantakan.
Uniknya, karena doodle itu kebebasan, saya jadi dapat menuangkan kebebasan di gambar yang acak-acakan hasil karya siswa saya. Alhamdulillah banget pokoknya nih kegiatan, selain silaturrahim saya makin erat dengan semua pihak, saya pun jadi memiliki wawasan lebih luas mengenai berbagai hal, mulai dari menjahit hingga mewarnai hasil karya dari yang telah kita jahit.
Ehem… Untuk yang mau tahu sejarah doodle dan kegiatan kita ini, simak langsung obrolan saya bareng Mbak Tanti : 


Asyiknya Mengenal Penggunaan Stabilo Permanen Marker

Sebenarnya Stabilo bukan barang baru atau hal aneh dalam kehidupan sehari-hari saya. Marker sekali pun sudah biasa saya gunakan. Namun, ketika tahu adanya berbagai jenis stabilo marker, selain pengetahuan saya menjadi lebih luas, pemikiran saya pun menjadi lebih banyak untuk memiliki usaha baru selain penerbitan dan jasa kepenulisan yang sedang saya rintis.
Berkesempatan kenal lebih dekat dengan stabilo di acara Jahit dan Doodle membuat saya lebih mengenal mesin jahit Brother sekaligus lebih dalam mengetahui tentans Stabilo. Asyik lho kita bisa berkreasi membuat gambar sendiri menggunakan Stabilo Permanent Marker. Pas dicuci hasil karya kita tetap awet. Kayaknya bakal siap-siap punya usaha baru nih dengan permanent marker memadukan hasil jahitan dengan karya lukisan tangan, bisa jadi juga doodle atau sejenisnya.
Dari penjelasan Bapak Ray selaku perwakilan Stabilo, saya mendapatkan banyak hal menarik mengenai produk asal German ini. Diluaran sana, Stabilo memiliki 6 warna yang memudahkan penggunnya berkreasi.

Selain marker, Stabilo juga memiliki water base yang dapat digunakan dengan aman dan nyaman untuk anak-anak karena tidak berbahaya. Dan ternyata beda media beda lho Stabilo yang digunakan. Nah, daripada saya keliru menuliskan nama produk dan menuai kritikan (hihi pede amat ya!) mending tonton video penjelasan Pak Ray ini tentang Stabilo ya.
 Asyik, kan, nontonnya? Kreativitas tanpa batas penuh warna dengan Stabilo. Terima kasih sudah mengunjungi ulasan singkat saya mengenai produk untuk membuat segala sesuatu lebih berwarna.

Asyik dan Mudahnya Menjahit Pakaian Menggunakan Mesin Jahit Brother

Di acara Jahit dan Doodle saya berkenalan dengan orang-orang baru sekaligus peralatan mesin jahit hasil inovasi yang mengesankan. Subhanallah,  keren banget nih mesin jahit. Banyak kelebihan yang membuat saya tercengang. Awalnya, dulu sih, menjahit bagi saya adalah pekerjaan yang menyulitkan karena harus pasang ini itu dan menyesuaikan ini itu.
Beda banget begitu tahu adanya mesin jahit Brother serba otomatis. Di acara ini Mbak Astri Damayanti sebagai tutor menjahit begitu sabar menjelaskan dan mengarahkan peserta untuk praktik menjahit. Saat menjahit, kita mengobrol tentang keunikan mesin jahit ini.
Dari Mbak Astri dan petugas Brother inilah saya jadi tahu banyak mesin jahit canggih yang baru pertama kali saya temui seumur hidup saya. Bisa karena memang ini mesin jahit tercanggih, bisa juga mungkin karena saya yang belum terlalu mengenal berbagai jenis mesin jahit.
Saya yang awalnya enggan untuk menjahit, gara-gara acara ini jadi keenakan untuk menggunakan mesin jahit. Berhubung antusiasme para blogger untuk menggunakan mesin jahit sangat tinggi jadinya kita bergiliran. Dan mungkin sudah pada tahu kalau kita tidak mengobras bahan yang akan kita jahit, kita bisa melipatnya menjadi dua bagian agar bahan yang sebenarnya akan kita obras itu tertutupi.
“Karena mesin ini punya kemampuan free arm jadi ketika menjahit tidak usah memegangi bagian depan kain seperti pada mesin jahit umumnya. Kita tinggal fokus pada bagian yang akan dijahit dengan melipatnya atau merapikannya, dan seterusnya,” jelas Mbak Astri yang asyik banget menjahit dan menjelaskan membuat para blogger serius mengikuti gerakan tangannya dan mengamati jalannya mesih jahit ketika digunakan. “Menggunakan mesih jahit dari Brother ini memudahkan pekerjaan kita karena bisa cepat selesai tidak sampai 10 menit sudah jadi untuk yang masih baru belajar.

Pas praktik saya dapat pelajaran berharga dengan keunikan-keunikannya. Bayangkan saja, mau potong benang tinggal klik tombol, atau ditekan pada alat di pinggir mesin, enggak usah deh cari gunting. Mau mengatur jarum tinggal klak-klik. Pokoknya niih mesin dengan kelebihan dan harga terjangkau kurang dari 2 juta ini cocok untuk berbagai jenis bisnis. Dan yang sangat menarik perhatian saya adalah penggunaan listriknya yang super irit, hanya 50 watt. Beda jauh dengan laser printernya yang diatas 1.000 watt, dimana untuk penggunaan printer ini kita harus menaikkan daya listrik kalau masih 900 watt, kalau enggak siap siap deh tuh tegangan listrik enggak stabil dan enjleg terus. Saya saja sampai bela-belain beli Sam Power Go dan Stavol agar tegangan listrik stabil dan dapat menggunakan printer lasernya.
Benar-benar menggunakan mesin jahit Brother ini asyik banget. Kita bisa berkreasi membuat apapun tanpa takut merasa salah karena fasilitas serba otomatis mesin jahit Brother yang bisa diandalkan.

YUhuuu. Baru beli printer lasernya Brother, sudah harus siap-siap menyisihkan keuangan untuk memiliki mesin jahit Brother ini dan buat usaha makin luas. Yang penasaran dengan mesih jahitnya, bisa kepoin web resminya di:
http://welcome.brother.com/id-id.html

Cara Mudah Membuat Outer

Secara pribadi saya tertarik dengan outer untuk menggunakannya. Sudah beberapa kali niat membelinya tapi belum jadi. Pas di acara Jahit-Doodle, diluar dugaan saya ternyata output-nya membuat outer kimono yang dikreasikan dengan hasil karya Doodle.
Ternyata oh ternyata, untuk membuat outer itu sangat mudah kalau sudah tahu caranya. Kita tinggal memotong bagian tertentu dan menyatukannya kembali. Eits, jangan lupa sisakan bagian tertentu untuk bagian tangan.
Membuat dan mengukur bagian tangan pun sangat mudah. Bisa jadi karena di acara ini saya langsung belajar dari Mbak Astri sebagai Founder Kriya Indonesia yang sudah ahli dalam jahit menjahit ini sehingga saya merasa mudah untuk menyerap ilmunya.
Untuk menjahit bagian tangan ini ada cara khusus agar pas dan tidak timpang sebelah antara kiri dan kanan. Mau tahu caranya? Mudah banget lho! Paskan posisi kain lengan kanan dan kiri yang akan dijahit, lipat jadi dua dan samakan di bagian yang akan dijadikan lengan. Lihat posisi belakang kemudian paskan kembali.

Widih yang penasaran membuat outer sendiri bisa lihat video saat Mbak Astri praktik ya di sini nih: 


Bersatu Memandirikan Anak Luar Biasa

  Sebelum adanya pandemi COVID-19, setiap hari Selasa, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, peserta didik SLB B Sukapura kelas tinggi, sebu...