Kamis, 27 Juli 2017

Perjuangan Seorang Anak Mewujudkan Impian dalam Film Rumah Tanpa Jendela


Film ini merupakan salah satu film yang begitu sederhana dari segi cerita namun begitu jelas menggambarkan kompleksitas kehidupan orang-orang pinggiran. Sederhana dalam hal keinginan si anak mewujudkan impian, ruwet sesuai kenyataan hidup bahkan kehidupan orang kaya sekalipun.
Dalam film ini penggambarannya memang sangat berimbang. Masalah bukan hanya milik orang pinggiran atau mereka yang miskin saja. Tetapi masalah milik siapapun. Tinggal bagaimana kita menyikapi kehidupan dan berusaha mencari solusi untuk dapat menyelesaikannya.
Alasannya si anak dalam film ini untuk memiliki jendela tergambar sangat jelas. Pembelajaran untuk kehidupan kita. Tak peduli anak-anak maupun dewasa. Unik memang karena seorang anak kecil imajinasinya lebih liar dari orang dewasa.
Waktu kecil saya memiliki impian punya rumah dengan genting kaca sehingga apabila malam hari bisa melihat bintang, bulan, dan benda langit lainnya. Ternyata oh ternyata, impian yang begitu sederhana membawa kita pada banyak hal. Dalam film ini saja, misalnya. Impian seorang anak untuk memiliki rumah sederhana yang ada jendelanya membawa pada perjuangan panjang sekaligus kebahagiaannya. Tak sesederhana dugaan lho rumah dengan jendelanya terwujud. Ada masalah timbul sebagai kejutan dalam film ini. Saya yang baru pertama kali menontonnya tak menyangka akan mendapatkan kejutan demi kejutan sebagai hikmah kehidupan. Film ini benar-benar terasa menggambarkan kehidupan dua sisi: sisi orang di daerah kekurangan dengan masalahnya dan sisi keluarga serba berlimpah dengan masalahnya tersendiri. Penyelesaian setiap masalah dalam film ini juga sangat unik tak terduga.
Alasan yang sangat wajar sekali ketika seorang anak menginginkan jendela agar ketika bangun dapat menghirup udara segar dan saat malam dapat melihat luasnya langit serta seisinya. Pada awalnya, keinginan seperti itu hanya menjadi bahan tertawaan sekitar. Begitu teman-teman terdekatnya memahami betapa pentingnya jendela dan menjadi viral permohonan beberapa anak kepada orang tua masing—masing, tentu saja masalahnya mulai membesar. Mulai dari orangtua yang mengadu kepada orang tua si anak dan juga tekanan batin orang tua untuk mewujudkan keinginan anaknya.
Terwujudkah keinginan si anak memiliki rumah dengan banyak jendela? Sebagai film happy ending, tentu saja terwujud. Tapi ada kisah tragis mewarnai kisah dalam film ini. Sangat mengejutkan sekali. Bahkan kisah keluarga kaya pun penuh kejutan tersendiri. Bagaimana seorang anak kecil yang memiliki kekurangan harus menghadapi kenyataan pahitnya hidup dipermasalahkan oleh kakaknya sendiri hingga ingin pergi sejauh-jauhnya dari kehidupan keluarganya. Tentunya ini menjadi pembelajaran tersendiri andai film ini ditonton bareng antara anak, ayah, dan ibunya. Atau lebih tepatnya ini bisa jadi film keluarga yang sangat recomended.

Ok, dari pada jadi spoiler dan pendapatnya bakal beda setelah nonton, lebih baik langsung tonton saja langsung filmnya dan kasih komentar ya kalau punya pendapat unik lainnya.
Oh ya, ada sesuatu yang membuat saya bingung. Dalam keluarga miskin itu ada konflik keluarga antara ayah si anak dengan bu’denya tapi siapa ibunya dan di mana sungguh masih bias. Atau mungkin saya melewatkannya begitu saja.
Ok


Jumat, 30 Juni 2017

Prive Uri-Cran Plus: Sahabat Mengatasi Derita Anyang-Anyangan Hingga Tuntas

Pernahkah Anda menderita anyang-anyangan yang begitu parah? Dari 11 orang yang saya tanya, apakah mereka pernah menderita anyang-anyangan? Apakah Anda berpikir kalau yang saya tanyai hanya perempuan saja? Tidak. Anda salah jika berpikiran demikian. Mereka yang saya tanyai itu 8 orang perempuan dan 3 orang lelaki.
Alhasil, jawabannya begitu beragam. Ada yang langsung menjelaskan tentang penderitaannya, ada yang menceritakan solusi mengatasi anyang-anyangan dari zaman kuno hingga zaman modern. Dan uniknya, ada yang menceritakan kisah penderitaannya saat anyang-anyangan datang.
Kok bisa? Ya iyalah. Ketika teman saya itu menderita anyang-anyangan, dia itu harus tidur dengan mengenakan pampers dewasa. Kaget enggak sih? Pertama kali tahu hal ini saya terkejut luar biasa. Kok bisa ya anyang-anyangan sampai separah itu? Bahkan penderita anyang-anyangan itu bukan hanya perempuan saja, tetapi lelaki juga bisa terkena anyang-anyangan.
Mengetahui lebih jauh mengenai anyang-anyangan ini membuat saya sangat tertegun. Jawaban-jawaban unik dan berlimpah tentang anyang-anyangan begitu membuka mata saya. Saya jadi tahu bagaimana teman-teman saya mengatasi anyang-anyangan. Ada yang terus menerus meminum air bening sebanyak-banyaknya.
Apakah sudah cukup menyelesaikan masalah? Ternyata tidak. Dia masih merasakan anyang-anyangan. Akhirnya, dia mengobati dirinya dengan meminum air kelapa muda atau air kelapa hijau secara terus menerus. Sembuhkah? Benar. Katanya, anyang-anyangnya sembuh. Tapi dilain waktu, anyang-anyangnya itu datang lagi. Dan begitulah seterusnya.
Dilain kesempatan, ada juga teman yang sering menderita anyang-anyangan tanpa tahu penyebabnya. Dia hanya tahu betapa menderitanya hidup dengan anyang-anyangan. Tidurnya tidak pernah nyenyak. Bahkan, dia harus mengenakan pampers dewasa saat tidur karena takut keluar kencing yang sering tersendat-sendat saat tidur dan malas jika harus bolak balik kamar mandi.
Disaat bersamaan, dalam obrolan yang sama, ada beberapa orang yang menceritakan tentang betapa ribet dan parahnya orang zaman dulu mengatasi atau mengobati anyang-anyangan. Caranya dengan berdiri di atas bara genting.

Makin wow saja ya mereka yang mengatasi anyang-anyangan. Lantas, apa yang saya lakukan? Begitu saya tahu tentang Uri-Cran Plus Cranberry extract, saya langsung menginformasikannya kepada mereka. Kini mengatasi anyang-anyangan tidak perlu repot, ribet, dan njelimet. Sebelum mereferensikan kepada teman-teman, saya mencoba terlebih dahulu produk satu ini.
Prive Uri-Cran yang saya kenal ada 2, yaitu: Prive Uri-Cran yang berbentuk kapsul dan Prive Uri-Cran Plus yang berbentuk serbuk atau powder sachet. Meski mungkin kapsul lebih simple karena dapat langsung diminum menggunakan air minum, namun saya sangat penasaran dengan Prive Uri-Cran plus yang berbentuk powder.
Maka saya pun mencoba untuk membuat larutan Prive Uri-Cran Plus. Hasilnya, luar biasa sekali. Sungguh diluar dugaan saya. ternyata, Prive Uri-Cran Plus ini rasanya menyegarkan. Begitu membuka sachet-nya langsung tercium wangi dan makin membuat penasaran. Apalagi pas mencicipi rasanya, wah luar biasa enak karena saya suka dengan rasa asam manisnya.

Tentunya, hal ini makin membuat penasaran. Ketika saya mencari tahu tentang Prive Uri-Cran Plus ini, ternyata produk satu ini terbuat dari ekstrak buah cranberry yang buahnya sangat sulit dicari di pasaran karena harga buahnya yang lumayan mahal, selain itu rasanya agak pahit dan asam. Terbayang bukan kalau kita harus mengunyah langsung buah pahit satu ini? Selain itu kalau kita harus membeli buah ini, tentunya harus mengeluarkan kocek yang lumayan dalam setiap kali menderita anyang-anyangan.
Bersyukur rasanya saya mengenal Prive Uri-Cran Plus dari Combiphar ini. Saya bisa membantu menemukan solusi untuk mereka yang menderita anyang-anyangan agar penderitaan mereka berkurang.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda menderita anyang-anyangan? Ada baiknya seperti beberapa teman saya mengonsumsi Prive Uri-Cran Plus. Menurut penelitian di Amerika, buah cranberry dalam Prive Uri-Cran Plus ini dapat mencegah infeksi saluran kemih karena kaya akan proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E-coli pada dinding saluran kemih.
Senang sekali rasanya mendapatkan kabar dari teman-teman saya yang terbebas dari anyang-anyangan setelah meminum Prive Uri-Cran Plus. Nah, bagi anda yang benar-benar menderita anyang-anyangan hingga menganggapnya sebagai penyakit berbahaya, langsung saja datang ke apotik dan membeli suplemen makanan alami ini.

Sampai jumpa dalam review tulisan yang lainnya.
Salam sehat selalu dari saya *Susanti Hara Jv*


Kamis, 25 Mei 2017

Mengajarkan Anak Berkompetisi

Ini sudah kali ketiga Ririn, salah satu peserta didik di kelas saya ikut lomba yang berbeda. Lomba pertama yang diikutinya adalah peragaan busana. Lomba yang kedua adalah lomba Tari Pinguin. Dan lomba ketiga adalah lomba mewarnai.
Sudah bisa menebak bukan apa yang akan terjadi dengan anak yang mengalami gangguan pendengaran ini? Tak mudah untuk Ririn mengikuti semua kegiatan lomba. Pada saat lomba yang pertama saya harus mengikuti kegiatan di luar sehingga tidak dapat menyaksikan secara langsung. Yang saya dengar, Ririn masih belum bisa mengikuti arahan. Sedangkan lomba yang kedua, lomba senam pinguin, terjadi banyak kehebohan saat mengikuti lomba. Sedangkan yang ketiga.Ririn juga merasa kurang nyaman karena tidak ada satupun temannya yang ikut kegiatan lomba.
Terlepas dari itu semua, saya mengikutkan Ririn dalam segala kegiatan lomba untuk belajar berkompetisi dengan orang-orang di sekitarnya. Toh, Ririn memang tidak menang, tapi Ririn bisa melihat teman di sebelah-sebelahnya yang gambarnya lebih bagus lagi dengan teknik yang mereka pelajari dari guru dan tempat lesnya.

Senin, 01 Mei 2017

Inilah 12 Alasan Transaksi di Tiket.com yang Membuat Anda Nyaman

Pernah ketinggalan pesawat saat Anda hendak travelling atau liburan? Hmmm, saya baru saja merasakan sedihnya ketinggalan pesawat dari Soekarno Hatta International Airport, Jakarta-Cengkareng menuju Hang Nadim International Airport, Batam (BTH). Tepatnya, pada hari Jumat, 28 April 2017, seharusnya saya terbang menggunakan pesawat Citilink yang saya pesan melalui Tiket.com dan berangkat pukul 16.00 WIB dari Jakarta.
Qodarullah, pada hari tersebut, mendadak masih ada pekerjaan di sekolah tempat saya mengajar yang harus tuntas hari itu juga. Uniknya lagi, perjalanan dari Bandung ke Jakarta menggunakan bus untuk kemudian ke bandara mendadak ada hambatan berupa perbaikan jalan sepanjang perjalanan termasuk di jalan tol akibat hujan deras yang terus menerus mengguyur area Bandung dan Jakarta hingga menyebabkan luapan air dan kerusakan-kerusakan di jalanan.
Itinerary atau rencana perjalanan sudah saya persiapkan dengan baik. Selama 3 hari saya ingin keliling 3 negara, mulai dari Jakarta ke Batam menggunakan pesawat pada hari pertama, kemudian pada hari kedua melanjutkan perjalanan menggunakan kapal Ferry menuju Singapura, dan melanjutkan perjalanan menuju Malaysia (dari Johor Bahru kemudian menggunakan pesawat menuju Kuala Lumpur). Dari Kuala Lumpur ke Jakarta, saya telah memesan tiket pesawat dari Tiket.com.
Tiket KUL- CGK dari Tiket.com
Sayangnya, karena tertinggal pesawat dari Batam menuju ke negara lainnya, saya membatalkan semuanya. Saat itu juga saya menelepon CS (Customer Service) Tiket.com di 021-29633600 untuk membatalkan tiket pesawat kepulangan dari Malaysia ke Indonesa (semua akan saya ceritakan dalam ulasan di tulisan ini secara rinci poin per poin).
Kenapa saya harus membatalkan semuanya? Sebenarnya, saat itu saya bisa memaksakan bepergian dengan bekal seadanya, tapi waktu saya mencari data harga tiket secara online, hampir semua tiket di hari H keberangkatan harganya sangat tinggi. Itu alasan pertamanya.
Alasan keduanya, bisa saja saya memaksakan pergi untuk berangkat keliling 3 negara dengan uang pas-pasan. Namun, apa iya saya tidak akan memberikan oleh-oleh untuk orang-orang terdekat? Guru-guru sebagai rekan kerja terdekat saya, saudara-saudara saya, dan juga murid-murid saya agar mereka memahami arti sebuah perjalanan atau negara lain meski dari hal kecil seperti gantungan kunci Merlion sebagai icon-nya Singapura, hiasan dinding Menara Kembar sebagai icon-nya Malaysia, kaos, atau mungkin buah tangan lainnya yang akan meninggalkan kesan tersendiri bagi mereka sebagai penerima.
Saya sudah menyiapkan sejumlah Rupiah, Dolar Singapura, dan juga Ringgit Malaysia untuk bekal di perjalanan dan juga membeli buah tangan. Jadi, jika uang persiapan sepanjang perjalanan dan membeli buah tangan saya belikan tiket pesawat berangkat pengganti yang batal karena saya datang terlambat, rasanya saya tidak mau kekurangan uang di daerah orang, apalagi mendadak harus telepon orang-orang terdekat karena saya kekurangan uang.
Saya harus travelling dengan bahagia! Begitulah prinsip saya sebagai alasan ketiga saat menyiapkan segala keperluan sebelum melakukan perjalanan beberapa hari di 3 negara.
Tujuan saya travelling adalah ber-tadabbur alam untuk menikmati keindahan dunia lengkap dengan budayanya. Meski hanya 3 hari, saya ingin berinteraksi dengan orang-orang di tempat berbeda, merasakan langsung budaya makanannya, sosialnya, dan mungkin yang lainnya yang belum pernah saya rasakan di daerah tempat tinggal saya.
                Perjalanan saya berkeliling 3 negara pada bulan April 2017 memang batal, tapi alhamdulillah menaburkan benih hikmah tersendiri ke depannya. Di antaranya adalah: pada perjalanan berikutnya, saya harus berangkat dari bandara terdekat yang ada di Bandung untuk meminimalisir ketinggalan naik pesawat lagi, selain itu saya bisa menuliskannya di blog agar yang lain dapat mengambil hikmahnya, dan tentunya saya dapat memberikan ulasan mengenai Tiket.com, sebagai agen travel online pilihan saya saat hendak menyiapkan liburan.
                Dan, inilah alasan-alasan saya mengapa bertransaksi online di Tiket.com membuat nyaman untuk persiapan sebelum travelling, saat ini, dan mungkin kedepannya:
  1. Online Travel Agent Indonesia Terpercaya
Sepanjang saya bertransaksi menggunakan jasa pembelian tiket pesawat dan tiket kereta api, semuanya mulus tanpa kendala dengan proses cepat, baik itu melalui web maupun aplikasi yang kita unduh di smartphone. Bahkan menurut saya bertransaksi di aplikasinya lebih memudahkan untuk kita karena banyak fasilitas dari Tiket.com yang bisa kita ketahui secara langsung di bagian beranda.
Transaksi yang tersimpan di Transaction History Tiket.com
  1.  Selalu Ada Pdf yang Memudahkan untuk Print e-tiket
Saat kita menerima email, surel atau surat elektrik pemberitahuan dari pihak Tiket.com, di bagian bawahnya selalu ada lampiran Pdf yang bisa kita unduh dan cetak. Bahkan pengguna aplikasi Tiket.com pun bisa mengunduh tiket langsung di bagian Transaction History (contohnya ada di bagian poin nomor 1).
Saya pernah bertransaksi dengan salah satu agen tiket pesawat, ketika menerima email hanya pemberitahuan confirmed e-ticket saja. Begitu saya konfirmasi ke pihak mereka, ternyata mereka tidak mengeluarkan e-ticket dalam bentuk Pdf. Saat itu juga saya bingung. Berbeda dengan Tiket.com yang mengeluarkan e-ticket sehingga kita merasa lebih nyaman untuk setiap transaksi karena ada bukti yang bisa kita unduh dan cetak tanpa harus ribet. Bahkan ada keterangan syarat dan ketentuan yang dapat kita pelajari dan menjadi pegangan apabila ada kendala dengan transaksi
Pdf E-ticket KAI 
  1. No Hidden Cost
Sebelum memutuskan travelling Jakarta-Batam-Singapura-Malaysia, saya sempat browsing semua harga tiket pesawat terutama pulangnya untuk kembali ke Indonesia. Salah satu hal yang paling saya sukai dari Tiket.com ini adalah no hidden cost atau harga tersembunyi. Harga di Tiket.com ini benar-benar jujur. Malah ketika melakukan pembayaran, harga tiket dikurangi dengan adanya tix point.
Pada saat saya browsing, ada salah satu online travel agent yang menyediakan tiket perjalanan Kuala Lumpur - Jakarta seharga Rp.500.000,00-an. Siapa sih yang tak tergiur dengan harga itu? Sayangnya, begitu saya klik, ternyata harganya di atas 1 juta. Bagi orang awam, jebakan seperti ini mungkin akan berpengaruh tinggi untuk membeli dengan asumsi ada kenaikan harga tiket.
Dan begitu pula ketika saya membuka web di agent lainnya, ada tabel harga yang menawarkan di bawah 1 juta juga, namun begitu di klik ternyata harganya sangat tinggi di atas 1 juta. Karena saya memiliki pengalaman transaksi online akhirnya saya cek harga di Tiket.com.
Ternyata oh ternyata, harga terendah tiket pesawat di Tiket.com di bawah 1 juta, kurang dari 700 ribuan. Dan begitu saya klik konfirmasi, harganya tetap segitu. Tidak ada perubahan harga yang membuat saya mengelus dada karena perbedaan harga yang begitu jauh. Bahkan ketika melakukan konfirmasi pembayaran, harga tiket dikurangi dengan tix point dari transaksi tiket pesawat sebelumnya.
  1. Tix Point dan Bonus Tak Terduga
Tix point ini saya dapatkan setiap bertransaksi tiket pesawat di Tiket.com. Bagi yang suka hitung-hitungan, mungkin akan menganggap nilainya kecil. Tentunya berbeda dengan saya yang baru tahu tentang tix point. Bagi saya tix point ini adalah penghargaan dalam bentuk poin yang bisa kita gunakan untuk transaksi berikutnya.
Pemberitahuan tix point setelah bertransaksi tiket pesawat

Ada hal menarik lainnya bertransaksi tiket pesawat di Tiket.com berupa bonus tak terduga.
Apa bonus itu? Hayo tebak-tebakan.
Waktu bulan Maret 2017 lalu, saat dimana seharusnya saya berangkat ke Batam, saya mendapat pemberitahuan melalui SMS, ada fasilitas khusus untuk pengguna jasa Tiket.com berupa mendapatkan minuman di area bandara dan juga area tunggu khusus di bandara. Tampaknya, bonus minuman dan makanan gratis ini sudah menjadi sesuatu yang biasa di Tiket.com ketika saya melihat di beranda aplikasi Tiket.com.


  1. Payment Fee
Berdasarkan pengalaman membeli tiket kereta api di Tiket.com, baik itu untuk penggunaan pribadi maupun untuk orang lain, ternyata kita mendapatkan payment fee. Bisa jadi mungkin karena saya sudah registrasi menggunakan aplikasi. Nah yang penasaran bisa langsung pasang aplikasi Tiket.com di hand phone-nya. Lumayan banget transaksinya tanpa harus ke luar rumah mengeluarkan ongkos, malah kita dapat payment fee. Cocok sekali bagi Anda yang ingin menambah penghasilan juga.
  1. Lengkap, Aman, dan Mudah
Selama menggunakan aplikasi Tiket.com di hand phone, saya merasa pelayanannya cukup lengkap, aman dan mudah. Kita dapat bertransaksi tiket pesawat,  booking hotel, membeli tiket kereta api, sewa mobil, ataupun membeli tiket konser. Semua kemudahan transaksi ini benar-benar aman bagi pelanggan dan penggunanya karena tentunya perusahaan travel satu ini sudah memiliki nama dan terkenal di bidangnya.
Bahkan ketika saya bertransaksi membatalkan keberangkatan pun, pelayanan dari perusahaan penerbangan rekanan mereka begitu ramah dan cepat yang akan saya bahas dalam pelayanan profesional.
  1. Banyak Promo dan Dapat Menyesuaikan dengan Budget Keuangan
Di aplikasi Tiket.com banyak sekali promo yang membuat kita dapat menghemat keuangan untuk digunakan keperluan lainnya. Hampir semua layanan di Tiket.com ini ada promonya. Pada bulan Mei 2017 ini saja untuk penerbangan internasional sudah tersedia tabel promonya. Bagi yang ingin bepergian ke luar negeri seperti saya, tentu bisa langsung cek harga dan booking tiketnya sebelum kehabisan.

Setahu saya sih bukan hanya tiket pesawat saja, tetapi untuk ,  booking hotel dan sewa mobillnya selalu ada promo menarik yang membuat kita benar-benar berhemat tapi tetap tampil gaya dengan bepergian ke luar negeri dan menginap di hotel mewah berbintang namun tetap ramah di dompet.

  1. Events Menarik dengan Harga Ekonomis
Saya tak menduga di bagian events aplikasi Tiket.com, selain tiket konser kita dapat menemukan banyak penawaran menarik tak terduga lainnya yang membuat kita berdecak kagum. Misalnya saja teman saya yang senang sekali dengan dunia kecantikan dan kesehatan tidak menyangka akan menemukan promo Relaxing Treatment by Nakamura Holistic Therapy lengkap dengan link web-nya sehingga kita dapat menemukan lokasi terdekat sebelum memastikan bertransaksi diTiket.com.

Anda dapat mencari tahu informasi apalagi di bagian events aplikasi Tiket.com yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan.
  1. Pelayanan Profesional dan Proses Refund Dana Batal tiket
Pada waktu saya panik karena harus membatalkan perjalanan, saya mendapatkan saran untuk segera menghubungi CS Tiket.com. hasilnya, pelayanan mereka sangat cepat dengan mengarahkan saya menelepon langsung perusahaan Lion Air sebagai penyedia pesawat. Sebelum mengikuti permintaan saya untuk proses pembatalan, pihak  Lion Air menyarankan untuk mengganti hari saja dengan kode booking yang sama. Namun karena saya harus mengatur ulang jadwal travelling, saa terpaksa membatalkan saja dan mendapatkan penjelasan dana refund 50% karena masih 2 hari sebelum keberangkatan. Dana refund tersebut nantinya diproses langsung oleh Tiket.com.
Begitu saya menghubungi Tiket.com melalui email, ternyata responnya sangat cepat. Tidak sampai 2 jam saya mendapatkan balasan email padahal saat itu hari Minggu.
Bukti komunikasi melalui email

  1. Bepergian Berkelompok atau Beramai-Ramai Terasa Lebih Irit
Pada saat hendak bepergian, sebenarnya lebih murah apabila kita menggunakan Sewa Mobil Tiket.com. Dari harga yang tercantum itu sudah termasuk untuk beberapa orang sekaligus supirnya. Hitungannya pun sudah sangat jelas, tinggal kita menyesuaikan kebutuhan dengan pilihan kita agar perjalanan benar-benar nyaman dan menyenangkan.
  1. Customer Service Online yang Cepat Tanggap
Begitu Anda membuka aplikasiTiket.com, dan anda membuka bagian support, Anda akan mendapatkan informasi lengkap layanan perusahaan satu ini. Begitu di klik, Anda bisa langsung terhubung dan mengadukan keluhan jika ada.

  1. Promo dan Tarif Lebih Murah
Sejauh saya menggunakan aplikasiTiket.com, saya bisa tahu bahwa tarif tiket pesawat dan booking hotel lebih murah karena banyak promo. Selain itu kita memiliki kesempatan mengganti tanggal dan waktu meski kesempatannya tidak bisa berkali-kali. Bahkan saat cancel atau membatalkan transaksi pun dana kita bisa kembali. Tentunya dengan catatan dan perhitungan sekian persen dari harga dasar saat transaksi cancelled.
Nah itu dia alasan saya begitu nyaman menggunakan layanan Tiket.com.

Bagaimana dengan Anda?
Sebentar lagi liburan lebaran saatnya mudik dan juga mendekati anak-anak liburan sekolah setelah masa panjang mengikuti kegiatan sekolah, ujian sekolah, dan pembagian rapor, ada baiknya Anda memasang  aplikasiTiket.com di hand phonenya dari sekarang juga. Siap-siap saja untuk mendapatkan harga istimewa saat bertransaksi online tiket pesawat,  booking hotel, membeli tiket kereta api, sewa mobil, ataupun membeli tiket konser.

Selasa, 25 April 2017

SoMan: si Ungu Nan Mungil yang Membuat Nyaman Mengikuti Seluruh Rangkaian Blogger Day 2017

Senin, 13 Maret 2017, begitu mendapatkan pemberitahuan bahwa saya terpilih sebagai salah satu dari 100 blogger yang diundang hadir pada even besar BloggerDay 2017 yang diadakan BloggerCrony Community bekerja sama dengan PT. Soman Indonesia, segala sesuatu saya persiapkan saat itu juga dengan baik.
Peralatan untuk mengikuti even memeriahkan dunia media sosial benar-benar saya persiapkan, mulai dari laptop, charger hand phone, power bank, dan alat tempur lainnya agar saya dapat mengikuti semua rangkaian kegiatan dengan baik dan tanpa hambatan.
Qodarullah, ketentuan Allah Subhanahu wata’ala berkata lain. Pada hari H, Sabtu, 18 Maret 2017, hujan mengguyur Bandung sejak subuh, saat dimana seharusnya saya mulai berangkat dari rumah ke terminal Leuwi Panjang untuk selanjutnya menuju lokasi acara.
Beberapa kali menghubungi ojeg online, hasilnya saya harus sabar menunggu. Mereka tidak mau ambil resiko terlalu besar dengan menantang hujan dan banjir. Begitu pun dengan saudara yang biasanya berangkat bekerja ke daerah Pasteur pada pukul 06.30, pada hari itu mendadak mengikuti keadaan, yaitu berangkat menunggu hujan reda dengan alasan kalau memaksakan berangkat saat hujan apalagi banjir, bisa-bisa motornya malah mogok di jalan dan malah jadi berabe.
Walhasil, waktu sudah menunjukkan pukul 07.00, dengan gelisah saya berdoa agar hujan segera reda dan saya segera berangkat ke tempat tujuan. Meski hujan masih terus mengguyur Bandung, alhamdulillah saudara saya akhirnya mengalah dan pergi juga mengantar saya ke Leuwipanjang sebelum berangkat ke tempat kerjanya.
Saya sangat tercengang ketika di dalam bus Bandung menuju Bogor penumpangnya hanya 3 orang. Dan sopirnya membawa bus melaju. Di sepanjang jalan sebelum memasuki area Tol Pasir Kaliki, saya berdoa agar penumpangnya bertambah. Kasihan, kan supir dan kondekturnya kalau penumpangnya sedikit? Namun ternyata, dari awal berangkat hingga sampai Terminal Baranangsiang Bogor, penumpangnya hanya 3 orang.
Di dalam bus, saya merasa beryukur karena ternyata supir dan kondekturnya ini mendapat paket titipan kilat di bagasi dari perusahaan rekanan mereka yang harganya lumayan tinggi. Saya pun bergumam, oh pantas saja penumpangnya 3 orang pun bisnya tetap berangkat.
Begitu sampai di Terminal Baranangsiang, waktu menunjukkan pukul 13.45 WIB. Saya mencoba memesan ojeg online *oje*, tapi aplikasinya hanya berputar-putar lama sekali. Begitu pun ketika saya pesan ojeg online Gr*b, lokasi acara, Kampung Wisata Roemah Joglo, tidak terdeteksi. Alhamdulillah, pada saat saya membuka aplikasi Ub*r, langsung terkoneksi dan saya bisa berangkat ke tempat tujuan.
Saat itu saya tidak pernah menduga kalau lokasi acara jaraknya lumayan jauh dari terminal Baranangsiang. Ah, yang penting saya sampai dalam keadaan selamat dan langsung bisa mengikuti semua kegiatan dengan baik, pikir saya saat itu.
Tanpa pikir panjang,  begitu sampai di lokasi acara, saya langsung berusaha untuk berbaur dengan blogger lainnya. Alhamdulillah saya masih bisa mengikuti kegiatan dengan baik pada saat materi Kang Ferri Yuniardo dari Dikidi.com. Melalui pemaparannya, saya mendapatkan masukan-masukan mengenai dunia media sosial. Salah satunya Social Media vs. Real World.
Secara tidak langsung ada pesan dari Kang Ferri bahwa media sosial bukanlah rumah kita sesungguhnya, jadi tidak segala sesuatu dalam kehidupan kita harus kita bagikan di media sosial. Kang Ferri yang terkenal dengan panggilan Om Ferri ini memiliki banyak akun kloningan yang berbeda-beda fungsinya. Tapi intinya, tetaplah menjadi diri sendiri!
Di sela-sela pemaparannya, Kang Ferri juga menceritakan kisahnya jatuh bangun membangun dikidi.com. Tentu menjadi tantangan tersendiri ketika channel youtube yang kita pelihara ternyata kena banned dan semua postingan hilang sehingga harus mengulangnya dari awal.

Bagi yang penasaran dengan pemaparan Kang Ferri ini, bisa langsung tonton videonya.

Di acara ini juga, ada hal yang menarik mengenai Germas (Gerakan masyarakat Sehat) 2017 yang disampaiakan oleh drg. Kartini Rustandi, M. Kes (Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementrian Kesehatan Republik Indonesia).
Melalui pemaparannya, saya menjadi tahu dan menyadari perbedaan sehat dan bugar. Sehat belum tentu bugar. Orang yang bugar sudah pasti sehat. Sebagai seorang manusia kita harus tahu apa yang harus kita kerjakan untuk diri kita sendiri. Pada keesokannya, ada tes kebugaran yang sebelumnya kita diperiksa dulu tensinya kemudian diambil darah untuk mengetahui kondisi lemak darah dalam tubuh kita.

“Sehat bukan segala-galanya, tapi tanpa kesehatan segalanya bukan apa-apa,” kata dokter Kartini sebelum menjelaskan tentang Gerakan Masyarakat Sehat untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan. 
Dan keesokannya, saya benar-benar mengikuti kegiatan tes kebugaran serta rangkaian acara lainnya. Saya mendapatkan banyak pengetahuan dari dr. Chandra sebelum mengikuti kegiatan tes kebugaran berupa pemanasan dan juga berkeliling lapangan berulang-ulang.
Uniknya, dr. Chandra ini asyik banget orangnya, buktinya waktu kita ajak berpose gokil bareng para blogger, beliau langsung ikutan tanpa ada kata jaim atau jaga image.

Ok. Kita balik lagi ya ke acara pada hari pertama. Setelah sosialisasi mengenai Germas, kegiatan berikutnya yang paling membawa saya pada beberapa cerita orang terdekat adalah #BloggerView (SoMan) yang menghadirkan moderator Ario Fajar (Head of Marketing Communications and Promotion PT. Soman Indonesia), dr. Grace Maria Salindeho, M.Kes (Konsultan Medis Soman dan Dokter BPJS Kesehatan), serta Tatu Ratna Sari, S.Farm., Apt (Konsultan Produk Soman)
Sejujurnya, SoMan adalah produk asing bagi saya sebelum datang ke kegiatan Blogger Day 2017. Hingga Mas Ario menceritakan pengalamannya mengonsumsi SoMan untuk mengendalikan obesitas dan juga punya penyakit gula diabetes.

Lebih menarik lagi pada saat 3 perwakilan dari PT. Soman Indonesia ini berkolaborasi dalam satu arena untuk saling melengkapi pemaparan mereka mengenai SoMan.
Saya sama sekali tidak menyangka saat membuat status di media sosial, ternyata sudah mendapat komentar dari seorang sahabat di Bandung sebagai konsumen SoMan. Dan Uniknya lagi, ada seseorang yang secara pribadi dan tidak mau disebutkan namanya menceritakan pengalamannya ketika pertama kali mengenal SoMan.
Sahabat yang tak mau menceritakan namanya itu menceritakan pengalamannya ketika terbaring di rumah sakit selama beberapa hari di salah satu rumah sakit yang ada di Bekasi karena terserang tiphus yang sudah pada tingkat gawat dengan hadirnya komplikasi penyakit lainnya. Di rumah sakit itu, sebelum dia pulang ke rumahnya karena kondisinya sudah membaik, dokter menyarankan untuk meminum SoMan 2 jam sebelum meminum obat darinya. Dan lebih mencengangkan lagi adalah ketika dia menceritakan kalau di Bekasi itu ada Rumah SoMan. Jadinya, untuk mendapatkan produk satu ini sangat mudah selain untuk mendapatkannya dengan cara memesan melalui took online.
Idih, saya jadi merasa malu. Wah, saya telat ya mengenal SoMan? Tapi, sekalinya mengenal SoMan, saya bisa langsung menikmati dan perlahan merasakan manfaatnya dari awal mengikuti kegiatan berlangsung.
Pasti penasaran dong manfaat apa yang sudah saya rasakan? Semenjak berkenalan dengan SoMan hingga kini menjadi lebih akrab dengan produk mungil nan ungu ini. Yang pasti selama berkegiatan tubuh saya sehat dan bugar.  Meski sesekali batuk dan harus bulak balik ke kamar mandi untuk mengeluarkan air seni, saya rasa itu wajar. Entah karena Bogor memang dingin atau efek detoksifikasi SoMan sedang bekerja. 

Wah, Ok. Kita kembali dulu ya ke acara hari pertama mengenai 7 fakta Ter-nya Soman  yang saya tambahkan berdasarkan pengalaman dari orang-orang di sekitar.
7 Fakta Ter-nya SoMan yang Mencengangkan:
  1. Terbanyak
Komposisi SoMan ini terdiri dari 39 bahan alami.  SoMan ini kepanjangan dari Sozo Formula Manggata 1 yang merupakan jamu tetes dengan bahan baku campuran 18 jenis buah-buahan, 12 sayur-sayuran, dan 9 rempah terpilih. Campuran bahan baku alami SoMan itu yaitu:  Mengkudu, Manggis, Belimbing Bintang, Belimbing Wuluh, Wortel, Pepaya, Terong Ungu, Pisang Goroho, Pare, Seledri, Kentang, Buah Merah, Jeruk Bali, Tomat, Buah Maja, Apel Malang, Heruk Cina, Nanas, Alpukat, Mangga, Ketela Ungu, Kemangi, Buah Naga, Kiwi, Bayanm, Anggur, Sawi Putih, Sirsak, Bawang Putih, Ubi Manggata, Pasak Bumi, Rosella, Kayu Manis, Jainten Hitam, Kedelai Temu Putih, Ketepeng Cina, Air Kelapa, dan Kacang Merah.
Wow, banget bukan? Tak pernah terbayangkan sebelumnya akan berkenalan dan akrab dengan cairan yang terkenal sebagai jamu tetes yang terdiri dari 39 bahan alami dalam 1 botol

  1. Terkuat
Bahan baku soman itu terkuat karena bahannya banyak dan berkhasiat. Misalnya buah kiwi. Harus saya akui harga buah satu ini sangat mahal karena Ibu saya yang darah tinggi sebelum mengenal SoMan setiap harinya mengonsumsi buah kiwi. Berbeda dengan sekarang setelah meminum SoMan.  Ada lagi Pasak Bumi yang kandungannya bermanfaat untuk meningkatkan vitalitas. Dan lebih kerennya lagi ketika dr. Grace menceritakan tentang proses penguatan dalam tubuh bagi mereka yang mengonsumsi  SoMan selama masa kehamilan. Ketika seorang Ibu mengonsumsi SoMan berarti Ibu itu sedang menguatkan  pembentukan otak karena SoMan mengandung  Omega 3, 6, 9 yang berfungsi untuk  untuk pembentukan otak tersebut.
  1. Tertinggi
SoMan itu mungil tapi dikatakan tertinggi karena PH (indikator keasaman atau kebasaan suatu cairan) itu sangat tinggi yaitu diatas PH basa, diatas 7 yang sangat bagus untuk kesehatan. SoMan itu PHnya 9+. PH Basa boleh diminum sebelum makan, sedangkan SoMan dianjurkan diminum sebelum makan untuk membantu sistem pencernaan dan melarutkan kolesterol di dalam tubuh. SoMan ini bukan hanya untuk imun atau daya tahan tubuh tapi bisa juga untuk membantu memulihkan berbagai penyakit.
  1. Terkomplek
Menurut  Mbak Tatu,  terkomplek ini dilhat dari cara pembuatannya. Bahan baku SoMan itu ada 39 macam bahan alami, produksi ke-39 bahan itu dipilih yang terbaik dan berkualitas tinggi, kemudian ke proses selanjutnya ke pengolahan. Setelah pengolahan kemudian masuk ke proses bioteknologi modern 9-12 bulan difermentasi, hampir setahun untuk mencapai PH 9+. Tentunya, ini suatu proses panjang yang memerlukan ketelatenan dan perhatian khusus. Selain itu, menurut Mbak Tatu, SoMan dinyatakan terkomplek karena cara kerjanya langsung ke pusat masalah. Bekerja langsung kepada sel yang tersusun atas trilyunan sel. Pada hakikatnya apabila ada sel yang rusak dan sakit maka tubuh kita pun akan sakit. Dan SoMan itu akan menutrisi sel-sel yang ada dalam tubuh kita.  Sehingga sel mampu memperbaiki dirinya dengen meregenerasi sehingga tubuh kita menjadi sehat kembali.
  1. Teruji dan Terpercaya
SoMan itu sudah melalui proses pengujian. Uji kandungannya ada multivitamin, omega, EPA, DHA, dan juga naik grade uji toksisitas untuk mengetahui keamannya untuk dikonsumi dan hasilnya SoMan memang aman untuk dikonsumsi. SoMan memiliki 11 Dokter perusahaan, 4 Apoteker, 1 Farmasisi, 2 Ahli Gizi, 1 Fisioteraphy, Ahli Akupuntur dan Ahli Pengobatan Timur yang telah siap membuktikan kebenaran produk satu ini.
(video kelebihan soman dibandingkan produk lainnya)
  1. Terbukti
Saat ini PT. SoMan memiliki 11 Dokter perusahaan, 4 Apoteker, 1 Farmasi, 2 Ahli Gizi, 1 Fisioteraphy, Ahli Akupuntur dan Ahli Pengobatan Timur yang telah siap membuktikan kebenaran produk satu ini.
  1. Terbaik
Dari semua keterangan tentang SoMan saya menjadi mengerti kenapa jamu tetes satu ini dinyatakan terbaik dan direkomendasikan oleh para ahli kesehatan.
Berkat penjelasan-penjelasan di acara inilah saya bersyukur dapat memahami kenapa saya tidak batuk-batuk parah berkepanjangan selama mengikuti kegiatan hingga kini. Alhamdulillah, saya benar-benar sehat dari awal hingga akhir acara. Meski ada batuk, itu hanya batuk kecil, bagi saya tidak terlalu mengganggu.
Ternyata oh, ternyata. Sedari awal saya mengikuti kegiatan, dari pertama datang kondisi perut saya kosong dan kelaparan, saya mengonsumsi  SoMan secara tepat sebelum makan. Bisa jadi secara tidak langsung selama mengikuti acara, setelah meminum SoMan, jamu tetes satu ini langsung bekerja meregenerasi sel yang sakit, menyehatkan, lalu menutrisi hingga kondisi saya stabil.

Saya benar-benar bisa menikmati rangkaian acara hingga malam harinya. Bahkan hingga menjelang tengah malam pun saya tetap berusaha untuk mengikuti kegiatan sampai tuntas. Tentu saja karena pemateri menaburkan pengetahuan dengan interaktif. Disela-sela acara, kita bisa tertawa-tawa mendengarkan setiap sesi dari pemateri.
Saya bisa mengikuti materi dari Mbak Ririn Rosaline (Personal Branding, Public Speaking, and PR Skills FACILITATOR & TRAINER Associate Consultant for Marketing Communication Strategies at toska PR Founder & Creator of MOMEIRA apparel) mengenai personal branding yang pastinya berbeda pada setiap orang karena setiap orang memiliki persepsi yang berbeda.


Daaan, subhanallah-nya lagi, saya tahan mengikuti pemaparan Kang Anwar Natari dan membuat postingan tulisan bada sholat subuh. Bagi yang penasaran, bisa langsung baca di sini ya: Serunya menjelang malam mengikuti kegiatan Blogger Day 2017.
Ok. Keesokannya, saya mengikuti kebugaran dan sebagainya bersama dr. Chandra dan rekan-rekan satu kelompok. Meski sebelum tuntas 100% acaranya selesai saya harus pulang duluan, namun saya sempat merekam 2 momen video yang bagi saya sangat berkesan dan menjadikannya tulisan tersendiri.
Salah satunya tulisan mengenai perhatian orang tua terhadap anak-anaknya yang membuatnya membuatnya menjadi seorang blogger dan juga tulisan mengenai obrolan saya bersama Bunda Intan mengenai Kunci Suksesnya Founder Blogger Crony.

Semoga setiap tahunnya di masa mendatang, saya masih bisa terus menjadi bagian kemeriahan Blogger Day 2017. Happy Milad yang ke-2 untuk Blogger Crony. Terima kasih PT. Soman Indonesia 




Bersatu Memandirikan Anak Luar Biasa

  Sebelum adanya pandemi COVID-19, setiap hari Selasa, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, peserta didik SLB B Sukapura kelas tinggi, sebu...