Terlepas dari itu semua, saya mengikutkan Ririn dalam segala kegiatan lomba untuk belajar berkompetisi dengan orang-orang di sekitarnya. Toh, Ririn memang tidak menang, tapi Ririn bisa melihat teman di sebelah-sebelahnya yang gambarnya lebih bagus lagi dengan teknik yang mereka pelajari dari guru dan tempat lesnya.
Kamis, 25 Mei 2017
Mengajarkan Anak Berkompetisi
Ini sudah kali ketiga Ririn, salah satu peserta didik di kelas saya ikut lomba yang berbeda. Lomba pertama yang diikutinya adalah peragaan busana. Lomba yang kedua adalah lomba Tari Pinguin. Dan lomba ketiga adalah lomba mewarnai.
Sudah bisa menebak bukan apa yang akan terjadi dengan anak yang mengalami gangguan pendengaran ini? Tak mudah untuk Ririn mengikuti semua kegiatan lomba. Pada saat lomba yang pertama saya harus mengikuti kegiatan di luar sehingga tidak dapat menyaksikan secara langsung. Yang saya dengar, Ririn masih belum bisa mengikuti arahan. Sedangkan lomba yang kedua, lomba senam pinguin, terjadi banyak kehebohan saat mengikuti lomba. Sedangkan yang ketiga.Ririn juga merasa kurang nyaman karena tidak ada satupun temannya yang ikut kegiatan lomba.
Terlepas dari itu semua, saya mengikutkan Ririn dalam segala kegiatan lomba untuk belajar berkompetisi dengan orang-orang di sekitarnya. Toh, Ririn memang tidak menang, tapi Ririn bisa melihat teman di sebelah-sebelahnya yang gambarnya lebih bagus lagi dengan teknik yang mereka pelajari dari guru dan tempat lesnya.
Terlepas dari itu semua, saya mengikutkan Ririn dalam segala kegiatan lomba untuk belajar berkompetisi dengan orang-orang di sekitarnya. Toh, Ririn memang tidak menang, tapi Ririn bisa melihat teman di sebelah-sebelahnya yang gambarnya lebih bagus lagi dengan teknik yang mereka pelajari dari guru dan tempat lesnya.
Senin, 01 Mei 2017
Inilah 12 Alasan Transaksi di Tiket.com yang Membuat Anda Nyaman
Pernah ketinggalan pesawat saat
Anda hendak travelling atau liburan? Hmmm, saya baru saja merasakan sedihnya
ketinggalan pesawat dari Soekarno Hatta International Airport, Jakarta-Cengkareng
menuju Hang Nadim International Airport, Batam (BTH). Tepatnya, pada hari
Jumat, 28 April 2017, seharusnya saya terbang menggunakan pesawat Citilink yang
saya pesan melalui Tiket.com
dan berangkat pukul 16.00 WIB dari Jakarta.
Qodarullah, pada hari tersebut, mendadak
masih ada pekerjaan di sekolah tempat saya mengajar yang harus tuntas hari itu
juga. Uniknya lagi, perjalanan dari Bandung ke Jakarta menggunakan bus untuk
kemudian ke bandara mendadak ada hambatan berupa perbaikan jalan sepanjang
perjalanan termasuk di jalan tol akibat hujan deras yang terus menerus mengguyur
area Bandung dan Jakarta hingga menyebabkan luapan air dan kerusakan-kerusakan
di jalanan.
Itinerary atau rencana perjalanan sudah saya persiapkan dengan
baik. Selama 3 hari saya ingin keliling 3 negara, mulai dari Jakarta ke Batam
menggunakan pesawat pada hari pertama, kemudian pada hari kedua melanjutkan
perjalanan menggunakan kapal Ferry menuju Singapura, dan melanjutkan perjalanan
menuju Malaysia (dari Johor Bahru kemudian menggunakan pesawat menuju Kuala
Lumpur). Dari Kuala Lumpur ke Jakarta, saya telah memesan tiket pesawat dari Tiket.com.
![]() |
| Tiket KUL- CGK dari Tiket.com |
Sayangnya, karena tertinggal
pesawat dari Batam menuju ke negara lainnya, saya membatalkan semuanya. Saat
itu juga saya menelepon CS (Customer Service) Tiket.com di 021-29633600 untuk
membatalkan tiket pesawat kepulangan dari Malaysia ke
Indonesa (semua akan saya ceritakan dalam ulasan di tulisan ini secara rinci
poin per poin).
Kenapa saya
harus membatalkan semuanya? Sebenarnya, saat itu saya bisa memaksakan bepergian
dengan bekal seadanya, tapi waktu saya mencari data harga tiket secara online, hampir semua tiket di hari H
keberangkatan harganya sangat tinggi. Itu alasan pertamanya.
Alasan
keduanya, bisa saja saya memaksakan pergi untuk berangkat keliling 3 negara
dengan uang pas-pasan. Namun, apa iya saya tidak akan memberikan oleh-oleh
untuk orang-orang terdekat? Guru-guru sebagai rekan kerja terdekat saya,
saudara-saudara saya, dan juga murid-murid saya agar mereka memahami arti
sebuah perjalanan atau negara lain meski dari hal kecil seperti gantungan kunci
Merlion sebagai icon-nya Singapura, hiasan
dinding Menara Kembar sebagai icon-nya
Malaysia, kaos, atau mungkin buah tangan lainnya yang akan meninggalkan kesan
tersendiri bagi mereka sebagai penerima.
Saya sudah
menyiapkan sejumlah Rupiah, Dolar Singapura, dan juga Ringgit Malaysia untuk
bekal di perjalanan dan juga membeli buah tangan. Jadi, jika uang persiapan
sepanjang perjalanan dan membeli buah tangan saya belikan tiket pesawat berangkat pengganti yang
batal karena saya datang terlambat, rasanya saya tidak mau kekurangan uang di daerah
orang, apalagi mendadak harus telepon orang-orang terdekat karena saya
kekurangan uang.
Saya harus travelling dengan bahagia! Begitulah
prinsip saya sebagai alasan ketiga saat menyiapkan segala keperluan sebelum
melakukan perjalanan beberapa hari di 3 negara.
Tujuan saya travelling
adalah ber-tadabbur alam untuk menikmati
keindahan dunia lengkap dengan budayanya. Meski hanya 3 hari, saya ingin
berinteraksi dengan orang-orang di tempat berbeda, merasakan langsung budaya
makanannya, sosialnya, dan mungkin yang lainnya yang belum pernah saya rasakan
di daerah tempat tinggal saya.
Perjalanan
saya berkeliling 3 negara pada bulan April 2017 memang batal, tapi alhamdulillah menaburkan benih hikmah
tersendiri ke depannya. Di antaranya adalah: pada perjalanan berikutnya, saya
harus berangkat dari bandara terdekat yang ada di Bandung untuk meminimalisir
ketinggalan naik pesawat lagi, selain itu saya bisa menuliskannya di blog agar
yang lain dapat mengambil hikmahnya, dan tentunya saya dapat memberikan ulasan
mengenai Tiket.com,
sebagai agen travel online pilihan saya saat hendak menyiapkan liburan.
Dan, inilah alasan-alasan saya mengapa
bertransaksi online di Tiket.com membuat nyaman untuk
persiapan sebelum travelling, saat
ini, dan mungkin kedepannya:
- Online
Travel Agent Indonesia Terpercaya
Sepanjang saya
bertransaksi menggunakan jasa pembelian tiket pesawat
dan tiket kereta api, semuanya
mulus tanpa kendala dengan proses cepat, baik itu melalui web maupun aplikasi yang kita unduh di smartphone. Bahkan menurut saya
bertransaksi di aplikasinya lebih memudahkan untuk kita karena banyak fasilitas
dari Tiket.com
yang bisa kita ketahui secara langsung di bagian beranda.
![]() |
| Transaksi yang tersimpan di Transaction History Tiket.com |
- Selalu Ada Pdf yang Memudahkan untuk
Print e-tiket
Saat kita
menerima email, surel atau surat
elektrik pemberitahuan dari pihak Tiket.com, di bagian bawahnya selalu
ada lampiran Pdf yang bisa kita unduh dan cetak. Bahkan pengguna aplikasi Tiket.com
pun bisa mengunduh tiket langsung di bagian Transaction History (contohnya ada di bagian poin nomor 1).
Saya pernah
bertransaksi dengan salah satu agen tiket pesawat, ketika menerima email hanya pemberitahuan confirmed e-ticket saja. Begitu saya
konfirmasi ke pihak mereka, ternyata mereka tidak mengeluarkan e-ticket dalam bentuk Pdf. Saat itu juga
saya bingung. Berbeda dengan Tiket.com yang mengeluarkan e-ticket sehingga kita merasa lebih
nyaman untuk setiap transaksi karena ada bukti yang bisa kita unduh dan cetak
tanpa harus ribet. Bahkan ada keterangan syarat dan ketentuan yang dapat kita
pelajari dan menjadi pegangan apabila ada kendala dengan transaksi
![]() |
| Pdf E-ticket KAI |
- No Hidden Cost
Sebelum
memutuskan travelling Jakarta-Batam-Singapura-Malaysia,
saya sempat browsing semua harga tiket pesawat terutama pulangnya untuk
kembali ke Indonesia. Salah satu hal yang paling saya sukai dari Tiket.com
ini adalah no hidden cost atau
harga tersembunyi. Harga di Tiket.com ini benar-benar jujur. Malah
ketika melakukan pembayaran, harga tiket dikurangi dengan adanya tix point.
Pada saat saya browsing, ada salah satu online travel agent yang menyediakan
tiket perjalanan Kuala Lumpur - Jakarta seharga Rp.500.000,00-an. Siapa sih
yang tak tergiur dengan harga itu? Sayangnya, begitu saya klik, ternyata
harganya di atas 1 juta. Bagi orang awam, jebakan seperti ini mungkin akan
berpengaruh tinggi untuk membeli dengan asumsi ada kenaikan harga tiket.
Dan begitu
pula ketika saya membuka web di agent lainnya, ada tabel harga yang menawarkan
di bawah 1 juta juga, namun begitu di klik ternyata harganya sangat tinggi di
atas 1 juta. Karena saya memiliki pengalaman transaksi online akhirnya saya cek harga di Tiket.com.
Ternyata oh
ternyata, harga terendah tiket pesawat di Tiket.com
di bawah 1 juta, kurang dari 700 ribuan. Dan begitu saya klik
konfirmasi, harganya tetap segitu. Tidak ada perubahan harga yang membuat saya mengelus
dada karena perbedaan harga yang begitu jauh. Bahkan ketika melakukan
konfirmasi pembayaran, harga tiket dikurangi dengan tix point dari transaksi tiket pesawat
sebelumnya.
- Tix Point dan Bonus Tak Terduga
Tix point ini saya dapatkan setiap
bertransaksi tiket pesawat di Tiket.com.
Bagi yang suka hitung-hitungan, mungkin akan menganggap nilainya kecil.
Tentunya berbeda dengan saya yang baru tahu tentang tix point. Bagi saya tix
point ini adalah penghargaan dalam bentuk poin yang bisa kita gunakan untuk
transaksi berikutnya.
![]() |
| Pemberitahuan tix point setelah bertransaksi tiket pesawat |
Apa bonus itu? Hayo tebak-tebakan.
Waktu bulan Maret
2017 lalu, saat dimana seharusnya saya berangkat ke Batam, saya mendapat
pemberitahuan melalui SMS, ada fasilitas khusus untuk pengguna jasa Tiket.com
berupa mendapatkan minuman di area bandara dan juga area tunggu khusus di
bandara. Tampaknya, bonus minuman dan makanan gratis ini sudah menjadi sesuatu
yang biasa di Tiket.com
ketika saya melihat di beranda aplikasi Tiket.com.
- Payment Fee
Berdasarkan
pengalaman membeli tiket kereta api di Tiket.com,
baik itu untuk penggunaan pribadi maupun untuk orang lain, ternyata kita
mendapatkan payment fee. Bisa jadi
mungkin karena saya sudah registrasi menggunakan aplikasi. Nah yang
penasaran bisa langsung pasang aplikasi
Tiket.com
di hand phone-nya. Lumayan
banget transaksinya tanpa harus ke luar rumah mengeluarkan ongkos, malah kita
dapat payment fee. Cocok sekali bagi
Anda yang ingin menambah penghasilan juga.
- Lengkap, Aman, dan Mudah
Selama
menggunakan aplikasi Tiket.com
di hand phone, saya merasa
pelayanannya cukup lengkap, aman dan mudah. Kita dapat bertransaksi tiket pesawat, booking hotel,
membeli tiket kereta api, sewa mobil, ataupun membeli tiket konser. Semua kemudahan transaksi ini
benar-benar aman bagi pelanggan dan penggunanya karena tentunya perusahaan travel satu ini sudah memiliki nama dan
terkenal di bidangnya.
Bahkan ketika
saya bertransaksi membatalkan keberangkatan pun, pelayanan dari perusahaan
penerbangan rekanan mereka begitu ramah dan cepat yang akan saya bahas dalam
pelayanan profesional.
- Banyak Promo dan Dapat Menyesuaikan
dengan Budget Keuangan
Di aplikasi Tiket.com
banyak sekali promo yang membuat kita dapat menghemat keuangan untuk
digunakan keperluan lainnya. Hampir semua layanan di Tiket.com ini ada promonya. Pada bulan
Mei 2017 ini saja untuk penerbangan internasional sudah tersedia tabel
promonya. Bagi yang ingin bepergian ke luar negeri seperti saya, tentu bisa
langsung cek harga dan booking tiketnya
sebelum kehabisan.
Setahu saya
sih bukan hanya tiket pesawat saja, tetapi
untuk , booking hotel dan sewa mobillnya selalu ada promo menarik
yang membuat kita benar-benar berhemat tapi tetap tampil gaya dengan bepergian
ke luar negeri dan menginap di hotel mewah berbintang namun tetap ramah di
dompet.
- Events Menarik dengan Harga Ekonomis
Saya tak
menduga di bagian events aplikasi
Tiket.com,
selain tiket konser kita dapat
menemukan banyak penawaran menarik tak terduga lainnya yang membuat kita
berdecak kagum. Misalnya saja teman saya yang senang sekali dengan dunia
kecantikan dan kesehatan tidak menyangka akan menemukan promo Relaxing
Treatment by Nakamura Holistic Therapy lengkap dengan link web-nya sehingga
kita dapat menemukan lokasi terdekat sebelum memastikan bertransaksi diTiket.com.
Anda dapat
mencari tahu informasi apalagi di bagian events aplikasi Tiket.com
yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan.
- Pelayanan Profesional dan Proses
Refund Dana Batal tiket
Pada waktu
saya panik karena harus membatalkan perjalanan, saya mendapatkan saran untuk
segera menghubungi CS Tiket.com.
hasilnya, pelayanan mereka sangat cepat dengan mengarahkan saya menelepon
langsung perusahaan Lion Air sebagai penyedia
pesawat. Sebelum mengikuti permintaan saya untuk proses pembatalan, pihak Lion Air
menyarankan untuk mengganti hari saja dengan kode booking yang sama. Namun karena
saya harus mengatur ulang jadwal travelling,
saa terpaksa membatalkan saja dan mendapatkan penjelasan dana refund 50%
karena masih 2 hari sebelum keberangkatan. Dana refund tersebut nantinya
diproses langsung oleh Tiket.com.
Begitu saya
menghubungi Tiket.com melalui email, ternyata responnya sangat cepat. Tidak
sampai 2 jam saya mendapatkan balasan email
padahal saat itu hari Minggu.
![]() |
| Bukti komunikasi melalui email |
- Bepergian Berkelompok atau Beramai-Ramai
Terasa Lebih Irit
Pada saat
hendak bepergian, sebenarnya lebih murah apabila kita menggunakan Sewa Mobil Tiket.com. Dari harga yang tercantum itu sudah
termasuk untuk beberapa orang sekaligus supirnya. Hitungannya pun sudah sangat
jelas, tinggal kita menyesuaikan kebutuhan dengan pilihan kita agar perjalanan
benar-benar nyaman dan menyenangkan.
- Customer
Service Online yang Cepat Tanggap
Begitu Anda
membuka aplikasiTiket.com,
dan anda membuka bagian support, Anda
akan mendapatkan informasi lengkap layanan perusahaan satu ini. Begitu di klik,
Anda bisa langsung terhubung dan mengadukan keluhan jika ada.
- Promo dan Tarif Lebih Murah
Sejauh saya
menggunakan aplikasiTiket.com,
saya bisa tahu bahwa tarif tiket pesawat
dan booking hotel lebih murah
karena banyak promo. Selain itu kita memiliki kesempatan mengganti tanggal dan
waktu meski kesempatannya tidak bisa berkali-kali. Bahkan saat cancel atau
membatalkan transaksi pun dana kita bisa kembali. Tentunya dengan catatan dan perhitungan
sekian persen dari harga dasar saat transaksi cancelled.
Bagaimana dengan Anda?
Sebentar lagi liburan lebaran saatnya mudik dan juga mendekati
anak-anak liburan sekolah setelah masa panjang mengikuti kegiatan sekolah,
ujian sekolah, dan pembagian rapor, ada baiknya Anda memasang aplikasiTiket.com
di hand phonenya dari sekarang juga. Siap-siap
saja untuk mendapatkan harga istimewa saat bertransaksi online tiket pesawat, booking hotel,
membeli tiket kereta api, sewa mobil, ataupun membeli tiket konser.
Selasa, 25 April 2017
SoMan: si Ungu Nan Mungil yang Membuat Nyaman Mengikuti Seluruh Rangkaian Blogger Day 2017
Senin, 13 Maret 2017, begitu mendapatkan pemberitahuan bahwa saya terpilih sebagai salah satu dari 100 blogger yang diundang hadir pada even besar BloggerDay 2017 yang diadakan BloggerCrony Community bekerja sama dengan PT. Soman Indonesia, segala sesuatu saya persiapkan saat itu juga dengan baik.
Peralatan untuk mengikuti even memeriahkan dunia media sosial benar-benar saya persiapkan, mulai dari laptop, charger hand phone, power bank, dan alat tempur lainnya agar saya dapat mengikuti semua rangkaian kegiatan dengan baik dan tanpa hambatan.
Qodarullah, ketentuan Allah Subhanahu wata’ala berkata lain. Pada hari H, Sabtu, 18 Maret 2017, hujan mengguyur Bandung sejak subuh, saat dimana seharusnya saya mulai berangkat dari rumah ke terminal Leuwi Panjang untuk selanjutnya menuju lokasi acara.
Beberapa kali menghubungi ojeg online, hasilnya saya harus sabar menunggu. Mereka tidak mau ambil resiko terlalu besar dengan menantang hujan dan banjir. Begitu pun dengan saudara yang biasanya berangkat bekerja ke daerah Pasteur pada pukul 06.30, pada hari itu mendadak mengikuti keadaan, yaitu berangkat menunggu hujan reda dengan alasan kalau memaksakan berangkat saat hujan apalagi banjir, bisa-bisa motornya malah mogok di jalan dan malah jadi berabe.
Walhasil, waktu sudah menunjukkan pukul 07.00, dengan gelisah saya berdoa agar hujan segera reda dan saya segera berangkat ke tempat tujuan. Meski hujan masih terus mengguyur Bandung, alhamdulillah saudara saya akhirnya mengalah dan pergi juga mengantar saya ke Leuwipanjang sebelum berangkat ke tempat kerjanya.
Saya sangat tercengang ketika di dalam bus Bandung menuju Bogor penumpangnya hanya 3 orang. Dan sopirnya membawa bus melaju. Di sepanjang jalan sebelum memasuki area Tol Pasir Kaliki, saya berdoa agar penumpangnya bertambah. Kasihan, kan supir dan kondekturnya kalau penumpangnya sedikit? Namun ternyata, dari awal berangkat hingga sampai Terminal Baranangsiang Bogor, penumpangnya hanya 3 orang.
Di dalam bus, saya merasa beryukur karena ternyata supir dan kondekturnya ini mendapat paket titipan kilat di bagasi dari perusahaan rekanan mereka yang harganya lumayan tinggi. Saya pun bergumam, oh pantas saja penumpangnya 3 orang pun bisnya tetap berangkat.
Begitu sampai di Terminal Baranangsiang, waktu menunjukkan pukul 13.45 WIB. Saya mencoba memesan ojeg online *oje*, tapi aplikasinya hanya berputar-putar lama sekali. Begitu pun ketika saya pesan ojeg online Gr*b, lokasi acara, Kampung Wisata Roemah Joglo, tidak terdeteksi. Alhamdulillah, pada saat saya membuka aplikasi Ub*r, langsung terkoneksi dan saya bisa berangkat ke tempat tujuan.
Saat itu saya tidak pernah menduga kalau lokasi acara jaraknya lumayan jauh dari terminal Baranangsiang. Ah, yang penting saya sampai dalam keadaan selamat dan langsung bisa mengikuti semua kegiatan dengan baik, pikir saya saat itu.
Tanpa pikir panjang, begitu sampai di lokasi acara, saya langsung berusaha untuk berbaur dengan blogger lainnya. Alhamdulillah saya masih bisa mengikuti kegiatan dengan baik pada saat materi Kang Ferri Yuniardo dari Dikidi.com. Melalui pemaparannya, saya mendapatkan masukan-masukan mengenai dunia media sosial. Salah satunya Social Media vs. Real World.
Secara tidak langsung ada pesan dari Kang Ferri bahwa media sosial bukanlah rumah kita sesungguhnya, jadi tidak segala sesuatu dalam kehidupan kita harus kita bagikan di media sosial. Kang Ferri yang terkenal dengan panggilan Om Ferri ini memiliki banyak akun kloningan yang berbeda-beda fungsinya. Tapi intinya, tetaplah menjadi diri sendiri!
Di sela-sela pemaparannya, Kang Ferri juga menceritakan kisahnya jatuh bangun membangun dikidi.com. Tentu menjadi tantangan tersendiri ketika channel youtube yang kita pelihara ternyata kena banned dan semua postingan hilang sehingga harus mengulangnya dari awal.
Bagi yang penasaran dengan pemaparan Kang Ferri ini, bisa langsung tonton videonya.
Di acara ini juga, ada hal yang menarik mengenai Germas (Gerakan masyarakat Sehat) 2017 yang disampaiakan oleh drg. Kartini Rustandi, M. Kes (Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementrian Kesehatan Republik Indonesia).
Melalui pemaparannya, saya menjadi tahu dan menyadari perbedaan sehat dan bugar. Sehat belum tentu bugar. Orang yang bugar sudah pasti sehat. Sebagai seorang manusia kita harus tahu apa yang harus kita kerjakan untuk diri kita sendiri. Pada keesokannya, ada tes kebugaran yang sebelumnya kita diperiksa dulu tensinya kemudian diambil darah untuk mengetahui kondisi lemak darah dalam tubuh kita.
“Sehat bukan segala-galanya, tapi tanpa kesehatan segalanya bukan apa-apa,” kata dokter Kartini sebelum menjelaskan tentang Gerakan Masyarakat Sehat untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan.
Dan keesokannya, saya benar-benar mengikuti kegiatan tes kebugaran serta rangkaian acara lainnya. Saya mendapatkan banyak pengetahuan dari dr. Chandra sebelum mengikuti kegiatan tes kebugaran berupa pemanasan dan juga berkeliling lapangan berulang-ulang.
Uniknya, dr. Chandra ini asyik banget orangnya, buktinya waktu kita ajak berpose gokil bareng para blogger, beliau langsung ikutan tanpa ada kata jaim atau jaga image.
Ok. Kita balik lagi ya ke acara pada hari pertama. Setelah sosialisasi mengenai Germas, kegiatan berikutnya yang paling membawa saya pada beberapa cerita orang terdekat adalah #BloggerView (SoMan) yang menghadirkan moderator Ario Fajar (Head of Marketing Communications and Promotion PT. Soman Indonesia), dr. Grace Maria Salindeho, M.Kes (Konsultan Medis Soman dan Dokter BPJS Kesehatan), serta Tatu Ratna Sari, S.Farm., Apt (Konsultan Produk Soman)
Sejujurnya, SoMan adalah produk asing bagi saya sebelum datang ke kegiatan Blogger Day 2017. Hingga Mas Ario menceritakan pengalamannya mengonsumsi SoMan untuk mengendalikan obesitas dan juga punya penyakit gula diabetes.
Lebih menarik lagi pada saat 3 perwakilan dari PT. Soman Indonesia ini berkolaborasi dalam satu arena untuk saling melengkapi pemaparan mereka mengenai SoMan.
Saya sama sekali tidak menyangka saat membuat status di media sosial, ternyata sudah mendapat komentar dari seorang sahabat di Bandung sebagai konsumen SoMan. Dan Uniknya lagi, ada seseorang yang secara pribadi dan tidak mau disebutkan namanya menceritakan pengalamannya ketika pertama kali mengenal SoMan.
Sahabat yang tak mau menceritakan namanya itu menceritakan pengalamannya ketika terbaring di rumah sakit selama beberapa hari di salah satu rumah sakit yang ada di Bekasi karena terserang tiphus yang sudah pada tingkat gawat dengan hadirnya komplikasi penyakit lainnya. Di rumah sakit itu, sebelum dia pulang ke rumahnya karena kondisinya sudah membaik, dokter menyarankan untuk meminum SoMan 2 jam sebelum meminum obat darinya. Dan lebih mencengangkan lagi adalah ketika dia menceritakan kalau di Bekasi itu ada Rumah SoMan. Jadinya, untuk mendapatkan produk satu ini sangat mudah selain untuk mendapatkannya dengan cara memesan melalui took online.
Idih, saya jadi merasa malu. Wah, saya telat ya mengenal SoMan? Tapi, sekalinya mengenal SoMan, saya bisa langsung menikmati dan perlahan merasakan manfaatnya dari awal mengikuti kegiatan berlangsung.
Pasti penasaran dong manfaat apa yang sudah saya rasakan? Semenjak berkenalan dengan SoMan hingga kini menjadi lebih akrab dengan produk mungil nan ungu ini. Yang pasti selama berkegiatan tubuh saya sehat dan bugar. Meski sesekali batuk dan harus bulak balik ke kamar mandi untuk mengeluarkan air seni, saya rasa itu wajar. Entah karena Bogor memang dingin atau efek detoksifikasi SoMan sedang bekerja.
Wah, Ok. Kita kembali dulu ya ke acara hari pertama mengenai 7 fakta Ter-nya Soman yang saya tambahkan berdasarkan pengalaman dari orang-orang di sekitar.
7 Fakta Ter-nya SoMan yang Mencengangkan:
- Terbanyak
Komposisi SoMan ini terdiri dari 39 bahan alami. SoMan ini kepanjangan dari Sozo Formula Manggata 1 yang merupakan jamu tetes dengan bahan baku campuran 18 jenis buah-buahan, 12 sayur-sayuran, dan 9 rempah terpilih. Campuran bahan baku alami SoMan itu yaitu: Mengkudu, Manggis, Belimbing Bintang, Belimbing Wuluh, Wortel, Pepaya, Terong Ungu, Pisang Goroho, Pare, Seledri, Kentang, Buah Merah, Jeruk Bali, Tomat, Buah Maja, Apel Malang, Heruk Cina, Nanas, Alpukat, Mangga, Ketela Ungu, Kemangi, Buah Naga, Kiwi, Bayanm, Anggur, Sawi Putih, Sirsak, Bawang Putih, Ubi Manggata, Pasak Bumi, Rosella, Kayu Manis, Jainten Hitam, Kedelai Temu Putih, Ketepeng Cina, Air Kelapa, dan Kacang Merah.
Wow, banget bukan? Tak pernah terbayangkan sebelumnya akan berkenalan dan akrab dengan cairan yang terkenal sebagai jamu tetes yang terdiri dari 39 bahan alami dalam 1 botol
- Terkuat
Bahan baku soman itu terkuat karena bahannya banyak dan berkhasiat. Misalnya buah kiwi. Harus saya akui harga buah satu ini sangat mahal karena Ibu saya yang darah tinggi sebelum mengenal SoMan setiap harinya mengonsumsi buah kiwi. Berbeda dengan sekarang setelah meminum SoMan. Ada lagi Pasak Bumi yang kandungannya bermanfaat untuk meningkatkan vitalitas. Dan lebih kerennya lagi ketika dr. Grace menceritakan tentang proses penguatan dalam tubuh bagi mereka yang mengonsumsi SoMan selama masa kehamilan. Ketika seorang Ibu mengonsumsi SoMan berarti Ibu itu sedang menguatkan pembentukan otak karena SoMan mengandung Omega 3, 6, 9 yang berfungsi untuk untuk pembentukan otak tersebut.
- Tertinggi
SoMan itu mungil tapi dikatakan tertinggi karena PH (indikator keasaman atau kebasaan suatu cairan) itu sangat tinggi yaitu diatas PH basa, diatas 7 yang sangat bagus untuk kesehatan. SoMan itu PHnya 9+. PH Basa boleh diminum sebelum makan, sedangkan SoMan dianjurkan diminum sebelum makan untuk membantu sistem pencernaan dan melarutkan kolesterol di dalam tubuh. SoMan ini bukan hanya untuk imun atau daya tahan tubuh tapi bisa juga untuk membantu memulihkan berbagai penyakit.
- Terkomplek
Menurut Mbak Tatu, terkomplek ini dilhat dari cara pembuatannya. Bahan baku SoMan itu ada 39 macam bahan alami, produksi ke-39 bahan itu dipilih yang terbaik dan berkualitas tinggi, kemudian ke proses selanjutnya ke pengolahan. Setelah pengolahan kemudian masuk ke proses bioteknologi modern 9-12 bulan difermentasi, hampir setahun untuk mencapai PH 9+. Tentunya, ini suatu proses panjang yang memerlukan ketelatenan dan perhatian khusus. Selain itu, menurut Mbak Tatu, SoMan dinyatakan terkomplek karena cara kerjanya langsung ke pusat masalah. Bekerja langsung kepada sel yang tersusun atas trilyunan sel. Pada hakikatnya apabila ada sel yang rusak dan sakit maka tubuh kita pun akan sakit. Dan SoMan itu akan menutrisi sel-sel yang ada dalam tubuh kita. Sehingga sel mampu memperbaiki dirinya dengen meregenerasi sehingga tubuh kita menjadi sehat kembali.
- Teruji dan Terpercaya
SoMan itu sudah melalui proses pengujian. Uji kandungannya ada multivitamin, omega, EPA, DHA, dan juga naik grade uji toksisitas untuk mengetahui keamannya untuk dikonsumi dan hasilnya SoMan memang aman untuk dikonsumsi. SoMan memiliki 11 Dokter perusahaan, 4 Apoteker, 1 Farmasisi, 2 Ahli Gizi, 1 Fisioteraphy, Ahli Akupuntur dan Ahli Pengobatan Timur yang telah siap membuktikan kebenaran produk satu ini.
(video kelebihan soman dibandingkan produk lainnya)
- Terbukti
Saat ini PT. SoMan memiliki 11 Dokter perusahaan, 4 Apoteker, 1 Farmasi, 2 Ahli Gizi, 1 Fisioteraphy, Ahli Akupuntur dan Ahli Pengobatan Timur yang telah siap membuktikan kebenaran produk satu ini.
- Terbaik
Dari semua keterangan tentang SoMan saya menjadi mengerti kenapa jamu tetes satu ini dinyatakan terbaik dan direkomendasikan oleh para ahli kesehatan.
Berkat penjelasan-penjelasan di acara inilah saya bersyukur dapat memahami kenapa saya tidak batuk-batuk parah berkepanjangan selama mengikuti kegiatan hingga kini. Alhamdulillah, saya benar-benar sehat dari awal hingga akhir acara. Meski ada batuk, itu hanya batuk kecil, bagi saya tidak terlalu mengganggu.
Ternyata oh, ternyata. Sedari awal saya mengikuti kegiatan, dari pertama datang kondisi perut saya kosong dan kelaparan, saya mengonsumsi SoMan secara tepat sebelum makan. Bisa jadi secara tidak langsung selama mengikuti acara, setelah meminum SoMan, jamu tetes satu ini langsung bekerja meregenerasi sel yang sakit, menyehatkan, lalu menutrisi hingga kondisi saya stabil.
Saya benar-benar bisa menikmati rangkaian acara hingga malam harinya. Bahkan hingga menjelang tengah malam pun saya tetap berusaha untuk mengikuti kegiatan sampai tuntas. Tentu saja karena pemateri menaburkan pengetahuan dengan interaktif. Disela-sela acara, kita bisa tertawa-tawa mendengarkan setiap sesi dari pemateri.
Saya bisa mengikuti materi dari Mbak Ririn Rosaline (Personal Branding, Public Speaking, and PR Skills FACILITATOR & TRAINER Associate Consultant for Marketing Communication Strategies at toska PR Founder & Creator of MOMEIRA apparel) mengenai personal branding yang pastinya berbeda pada setiap orang karena setiap orang memiliki persepsi yang berbeda.
Saya bisa mengikuti materi dari Mbak Ririn Rosaline (Personal Branding, Public Speaking, and PR Skills FACILITATOR & TRAINER Associate Consultant for Marketing Communication Strategies at toska PR Founder & Creator of MOMEIRA apparel) mengenai personal branding yang pastinya berbeda pada setiap orang karena setiap orang memiliki persepsi yang berbeda.
Daaan, subhanallah-nya lagi, saya tahan mengikuti pemaparan Kang Anwar Natari dan membuat postingan tulisan bada sholat subuh. Bagi yang penasaran, bisa langsung baca di sini ya: Serunya menjelang malam mengikuti kegiatan Blogger Day 2017.
Ok. Keesokannya, saya mengikuti kebugaran dan sebagainya bersama dr. Chandra dan rekan-rekan satu kelompok. Meski sebelum tuntas 100% acaranya selesai saya harus pulang duluan, namun saya sempat merekam 2 momen video yang bagi saya sangat berkesan dan menjadikannya tulisan tersendiri.
Salah satunya tulisan mengenai perhatian orang tua terhadap anak-anaknya yang membuatnya membuatnya menjadi seorang blogger dan juga tulisan mengenai obrolan saya bersama Bunda Intan mengenai Kunci Suksesnya Founder Blogger Crony.
Semoga setiap tahunnya di masa mendatang, saya masih bisa terus menjadi bagian kemeriahan Blogger Day 2017. Happy Milad yang ke-2 untuk Blogger Crony. Terima kasih PT. Soman Indonesia
Salah satunya tulisan mengenai perhatian orang tua terhadap anak-anaknya yang membuatnya membuatnya menjadi seorang blogger dan juga tulisan mengenai obrolan saya bersama Bunda Intan mengenai Kunci Suksesnya Founder Blogger Crony.
Semoga setiap tahunnya di masa mendatang, saya masih bisa terus menjadi bagian kemeriahan Blogger Day 2017. Happy Milad yang ke-2 untuk Blogger Crony. Terima kasih PT. Soman Indonesia
Senin, 24 April 2017
Seberapa Banyak Anda Mengenal Aqua dan Perusahaannya?
Pernahkah
berpikiran kalau perusahaan air minum itu merusak lingkungan kehidupan kita?
Itu sih pemikiran saya banget sebelum mengikuti kegiatan pada hari Senin, 20
April 2017 yang diadakan di Palm restoran.
Melalui pemaparan
dan tayangan video serta slide dari Pak Arif Mujahidin selaku Dir.Komunikasi
Danone Indonesia, Pak Joko Prasojo selaku KA Pabrik Aqua Subang, dan Bu
Chrysanthi Tarigan selaku Corporate Comm Danone Indonesia, saya mendapatkan
banyak penjelasan dan pengetahuan yang sangat menarik.
Aqua merupakan
minuman yang sudah sangat terkenal dalam kehidupan keseharian saya. Apalagi
sekarang iklannya sangat menarik. Tentu makin menambah ketenarannya. Aqua ini
merupakan salah satu produk dari Danone Indonesia. Danone merupakan perusahaan
makanan dan minuman global yang berpusat di Paris, Perancis yang memiliki misi
untuk membawa kesehatan melalui produknya kepada sebanyak mungkin orang.
Meneruskan misinya di Indonesia untuk memberikan kesehatan melalui makanan dan
minuman, Danone berkomitmen untuk terus memberikan kesehatan melalui produknya.
Danone Indonesia
terdiri dari 3 kategori utama, yaitu minuman AMDK (AQUA & VIT) dan minuman
ringan non karbonasi (Mizone, Levite). Dan menariknya lagi, ternyata produk
nutrisi untuk kehidupan awal (Nutricia dengan produknya Nutrilon Royal dan
Bebelac serta Sari Husada dengan produknya SGM Eksplor, SGM Bunda, Lactamil,
serta nutrisi medis lainnya merupakan produk Danone Indonesia yang saat ini
memiliki 24 pabrik dan 15 depot yang tersebar di seluruh Indonesia dengan
15.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Nah, sudah jelas dong kalau
Danone memiliki 4 kategori bisnis yang utama, yaitu: produk susu segar, air,
nutrisi awal kehidupan, dan nutrisi medis.
Dulu saya mungkin
berpikiran negatif dengan yang namanya perusahaan air minum. Namun ternyata oh
ternyata, Danone ini memiliki komitmen ganda, yaitu: tidak hanya sukses dalam
bisnis tetapi juga kemajuan sosial, perusahaan bertujuan untuk membangun masa
depan yang lebih sehat, kehidupan generasi mendatang yang lebih baik dan dunia
yang lebih baik bagi semua pemangku kepentingannya yang terdiri atas 100.000
karyawan, konsumen, pelanggan, pemasok, pemegang saham, dan semua masyarakat
yang terdampak.
Komitmen ganda
dalam hal sukses bisnis ini mereka implementasikan dalam berbagai inisiatif
sosial dan lingkungan agar sesuai dengan komitmen sukses bisnis haruslah
sejalan dengan perhatian terhadap lingkungan dan sosial, berupa:
- Taman Pintar: Taman Air Menari Sarihusada, Zona PAUD Barat dan Timur dan Zona Air Aqua merupakan sarana interaktif untuk anak-anak bermain dan belajar.
- Warung Anak Sehat yang berada di 124 titik
di Indonesia telah melatih 270 guru lewat 124 pelatihan
- PAUD 1000 Anak Banga: Danone
merevitalisasi 21 PAUD yang tersebar di Jakarta dan Jawa Tengah.
- Duta 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk
menjaga kesehatan ibu hamil.
Dari setiap keterangan yang ada, sejujurnya saya
takjub ketika mengetahui program yang telah berjalan sejak tahun 2009 ini
memiliki 960.000 penerima manfaat. Apalagi, Danone ini berhasil mengurangi CO2
sebanyak 22% sejak tahun 2008. Dan harus saya akui dengan jujur, Danone ini
telah menciptakan dan meningkatkan lapangan pekerjaan.
Bagaimana tidak? Coba bayangkan? Semua pasti
tahu iklannya Aqua? Sebuah iklan yang professional pasti memerlukan orang-orang
yang professional juga. Belum lagi pendistribusian dan proses pengolahan Aqua.
Pengirimannya ke seluruh Indonesia tentu memerlukan tenaga kerja.
Dalam kegiatan Media Gathering Danone Indonesia
saya mendapatkan input berharga bahwa kita harus selalu berpikiran positif
untuk mendapatkan input positif dan juga output positif.
Ok. Selamat membaca karya tulisan saya yang
lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Bersatu Memandirikan Anak Luar Biasa
Sebelum adanya pandemi COVID-19, setiap hari Selasa, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, peserta didik SLB B Sukapura kelas tinggi, sebu...
-
Ada yang ingin mengirimkan naskahnya ke harian Pikiran Rakyat. Koran ini nomor satu buat warga Bandung (ceileh bangganya. :) ). Ya, tentu sa...
-
*Bagaimana Cermin Dirimu?* Selama ini kita mengenal cermin biasa sebagai kaca bening yang dapat memperlihatkan bayangan pada benda di dep...
-
Novel ini sukses membuat saya terheran-heran sedari membaca episode satu. Pada judul Gank Coke, Sansan and the gank mem- bully Erin...















