Sabtu, 28 Januari 2017

Asyiknya Punya Domain Baru

Sebenarnya saya sudah lama mengenal q-words karena banyaknya promo. Namun, saya belum begitu peduli. Dalam kegiatan yang diadakan Blogger Bandung, saya lebih dalam mengenal kata asing satu itu lagi. Kembali lagi saya masih kurang peduli karena kurang mengerti.
Akhirnya saya pun memaksakan diri untuk mengenal lebih dalam dengan memesan dan menggunakannya langsung. Hasilnya masih tetap saja saya kurang bisa menggunakan domain dan hosting baru dari Q-Word.
So, saya menyerah? Tidak. Saya langsung ke kantornya di Gedung Pos, Jalan Banda. Asyik banget ternyata pelayanannya. Petugasnya ramah dan memberi tahu tahapan demi tahapan yang sebenarnya masih membuat saya bingung. Awalnya saya punya akun hasil beli domain dan hosting. Ternyata domain dan hosting itu harus menggunakan template yang kita pilih dari salah satu penyedia layanan. Saat itu saya template dari Word Press karena dianggap mudah. Eh, ternyata enggak mudah juga. Template itu masih harus diotak-atik sendiri

Walhasil. Cukup lama saya tidak menggunakannya. Dan pada akhirnya saya gunakan untuk curhat. Mungkin karena sudah terbiasa menulis, saat psoting tidak ada kendala, hanya saja merubah ini itunya masih bingung. Namun saya yakin seiring berjalannya waktu saya akan mampu menguasai semua dengan baik.

Family Fun Walk “Ayo Menabung Emas di Pegadaian”

4 Desember 2016 menjadi momen khusus bagi keluarga blogger tertentu yang ada di Bandung. Tepatnya, kita mengikuti kegiatan Family Fun Walk dengan tema “Ayo Menabung Emas”. Acara yang diadakan Pegadaian ini sebenarnya sangat meriah.
Para peserta sudah berkumpul di GOR Pajajaran Bandung mulai pukul 06.00 WIB. Setelah pembukaan, semua peserta bersama-sama mengelilingi area Cicendo, melewati Stasun Bandung, kemudian berputar kembali ke Pajajaran. Acara ini tentu sangat unik karena semua peserta mengikuti jalan santai ini bersama keluarganya. Bahkan, ada yang keluarga besar hingga anak cucunya berperan aktif mengikuti kegiatan Family Fun Walk, lalu cucunya mengikuti kegiatan menggambar mewarnai, sedangkan orang tuanya mengikuti kegaiatan senam Zumba.
Senam Zumba ini sangat meriah karena bertaburan hadiah dadakan. Meski tentunya saja tidak semua peserta senam mendapatkan hadiah dadakan tersebut, namun rona bahagia dan kepuasan batin begitu Nampak di wajah mereka.
 Usai senam, peserta jalan santai pun mendapatkan hiburan dari Shabira yang menyanyikan 2 buah lagu dengan suara yang merdu. Dalam acara ini bukan hanya Shabira yang memberikan hiburan, namun Deria yang menampilkan ketomboyannya pun menghibur peserta dengan suaranya yang merdu. Saat dia tampil terjadi kehebohan karena dia bernyanyi dengan membagi-bagikan hadiah CD single terbarunya.

Meski harus berpanas-panasan di bawah terik matahari, namun nampaknya penonton begitu asyik menikmati acara ini. Terbukti mereka masih setia hingga acara tuntas untuk menunggu pembagian door prize yang dibagikan sejak awal hingga akhir acara dan pengumuman lomba mewarnai anak-anak.

Minggu, 09 Oktober 2016

Ethica, Albis, dan Moka Mula (Indonesian Fashion Go International)


Indonesia saat ini terkenal sebagai kiblat fashion.
Ungkapan dari Pak Ikhsan Syaban dari Ethica ini terus terngiang-ngiang di telinga saya. Secara pribadi saya membenarkan ungkapan beliau. Bahkan, sebagai kiblatnya fashion, tentu Indonesia harus memberikan contoh dalam bidang fashion yang syar’i jika ingin berdakwah melalui fashion.

Alhamdulillah, saya  merasa sangat bersyukur sekali ketika mengetahui Ethica ini menjadi bagian dari salah satu  Industri Kreatif Bandung yang Go International. Yang penasaran dengan ulasan acaranya ketika Press Conference & Soft Opening Bandung Local Brand Go International bisa membacanya di sini lho.
Dalam acara tersebut saya bisa menjadi lebih banyak tahu mengenai desain fashion Ethica, Albis, dan Moka Mula yang akan dipasarkan di Malaysia dan SWISS. Ada satu sesi yang menampilkan desain yang akan dipasarkan di belahan Malaysia dan Swiss.
Teh Rere selaku perwakilan dari Ethica Fashion menjelaskan tentang desainnya yang bertema colourfull and happy. Segmen fashion ini untuk remaja hingga dewasa. Indonesia best seller-nya setelan. Ethica memainkan  warna ceria karena sasarannya untuk remaja yang lebih muda dan remaja ke dewasa. Fashion yang ethica tawarkan ini lebih daily atau dapat digunakan sehari-hari, baik itu dikenakan ke kampus, berbelanja, atau sehari-hari di rumah. Meski warna yang ditampilkan soft, namun warna menyala juga ada.

Satu desain lagi dari Ethica bertema Inspirasi beauty elegan melayu tapi sisi klasiknya masih begitu kentara. Fashion di Malaysia Melayu lebih telat dibanding kita di Indonesia. Trend 90’an di sana masih sangat digemari. Fashion ini tampak polos, dan ada ekornya. Tentu saja hal ini berbeda dengan Albis yang menampakkan kekuatan bordir.

“Di Malaysia saat ini sedang happening fashion yang ada ekornya seperti jubbah. Tapi hanya one piece. Meski fashion desain etihica ini tampak ribet tapi tapi penggunaan sebenarnya sangat simple, elegan, dan tidak ribet, karena tinggal memakainya saja secara langsung dan semua bagian sudah terjahit rapi.
Ada perbedaaan antara Ethica dengan Albis. Mbak Indri sebagai desainer Albis menjelaskan hasil rancangannya untuk dipasarkan di Malaysia dan Swiss. Sentuhannya hanya sedikit dan hanya satu warna saja tapi ketika dipadupadankan dengan bajunya Albis yang berkekuatan hand made berupa bordir tangan, hasilnya pun terpampang nyata dan berbeda dengan baju polos biasa. 
Salah satu rancangan Albis yang berkekuatan bordir tangan dan go internasional
Dalam pemilihan warna, Albis menampilkan warna soft karena di Malaysia dan Swiss warna tersebut lebih disukai. Malaysia terkenal dengan baju kurung yang berbentuk biola dan soft , maka ketika Albis datang ke Malaysia, harapannya menjadi syiar melaui fashion untuk menutup aurat. Makanya jangan heran kalau fashion Albis dibuat seperti baju kurung.
 Dalam sesi ini ada juga acara “Launching Pouch Islami kolaborasi Albis, Moka Mula, dan Adelia Pasha”.  Pouch ini berisi AlQuran, jadi kalau ke pengajian tidak usah ribet bawa tas, tinggal buka pouch ini yang di dalamnya ada AlQuran bekerja sama dengan Syamil, yang bisa dibuka atau dilepas. Serta satu bagian menarik lagi bagian untuk handphone dan tempat menyimpan uang bersedekah.

Bagaimana? Tertarik dengan semua produk di atas? Harus dong! Ok, kalau tertarik, silakan langsung hunting saja.

Sampai ketemu di cerita saya lainnya.

Kolaborasi Pebisnis Industri Kreatif Bandung untuk Go International

Tentu menjadi perhatian tersendiri ketika 7 pengusaha duduk dalam satu deretan kursi dan meja. Padahal mereka memiliki bidang dan produk yang berbeda. Namun, mereka memiliki visi yang sama untuk saling mendukung membawa “Bandung Go International”.
Kekompakkan Pebisnis Industri Kreatif Bandung dalam Press Conference & Soft Opening Bandung Local Brand Go International
Dalam acara Press Conference & Soft Opening Bandung Local Brand Go International, 30 September 2016, bertempat di Clove Garden Hotel Bandung, saya menjadi lebih tahu banyak hal mengenai idealisme beberapa pengusaha yang tergabung dalam Pengusaha Industri Kreatif.
Salah satunya melalui pemaparan Teh Indri sebagai pengusaha dan desainer ALBIS. Menurut pengakuannya, “ALBIS sudah 16 tahun berada di dunia fashion. Tren jualan saat ini harus masuk komunitas. Melihat kedepannya dalam dunia industri kreatif ini, ALBIS akan berkolaborasi produk, join branding, dan juga join promo. Bisnis bukan semata diri sendiri yang paling unggul. Tapi, bisnis harus berkolaborasi untuk membawa Bandung Go International.”
Ungkapan Teh Indri ini senada dengan ungkapan Mas Julian Mahameru dari Wonderful Indonesia, yang intinya, meski berbeda platform namun tidak ada pesaing atau competitor, yang ada adalah Bandung kreatif untuk menjadi pengusaha industri kreatif yang go international.
Dalam acara ini, saya juga menjadi lebih tahu mengenai HPO (Headphone Pouch Organizer) melalui penjelasan Teh Diah dari Moka Mula. Ternyata oh ternyata, Moka Mula itu berkembang di dunia online dari tahun 2003. Dalam setiap bulannya, Moka Mula mampu menjual 120.000pc/bulan.
“Karena membuat gadget enggak bisa, maka ya sudah membuat tempatnya saja dulu deh,” canda Teh Diah sebagai pebisnis Moka Mula yang berada di Cimahi.
Hal unik dalam acara ini adalah cerita Bapak Ikhsan Syaban sebagai pebisnis dari Ethica Fashion. Pak Ikhsan tidak membicarakan produk melainkan menceritakan Bandung sebagai 2 syurga yang banyak pemburunya. Bandung merupakan syurga fashion (pakaian) dan syurga syurga kuliner (makanan). Ethica sudah 8 tahun memiliki outlet di seluruh Indonesia. Dan dengan hadirnya Indonesia di dunia Internasional, ini menjadi bukti sumbangsih untuk JABAR KAHIJI, dengan memberikan yang terbaik, memiliki karakter, dan bagaimana caranya agar dapat diterima dengan baik di dunia internasional, melalui proses yang sehat dan kualitas produknya.
Dalam kesempatan yang sama, Bapak Reginald dari MICH, menceritakan tentang perbedaan taste setiap negara. Sesuatu yang sangat laris di Indonesia, belum tentu di negara lain sama larisnya juga. Hal tersebut karena penduduk setiap negara memiliki selera yang berbeda. Misalnya saja mukena atau alat sholat perempuan.
Di Indonesia alat sholat bermotif bunga dan berwarna-warni merupakan satu dari sekian produk yang laris. Namun di Malaysia, alat sholat berwarna-warni dan berbunga-bunga ini sama sekali tidak laku karena masyarakatnya memiliki prinsip kalau telekung (alat sholat wanita) itu harus berwarna putih yang melambangkan kesucian dan kebersihan.
Dalam acara ini hadir pula The Rina Meliyani sebagai Enterpreneur Muda Bandung yang mengungkapkan harapannya akan hadirnya 100.000 wirausaha untuk bekerja sama dalam perindustrian dan perdagangan yang Bandung yang selaras dengan mensosialisasikannya dari atas ke bawah.
Dan yang paling menarik adalah duduknya Adelia Pasha di antara barisan pengusaha Bandung Kreatif tersebut. Sebagai istri wali kota Palu, ternyata Adelia ini terkenal sebagai Brand Ambassador ALBIS, tinggal di Bandung, dan juga sedang mulai merintis usaha dengan brand namanya sendiri.
Wah, wah! Alhamdulillah, senang banget bisa menjadi bagian dari acara satu ini dan membagikan ceritanya dalam bentuk tulisan. Semoga saja akan banyak yang terinspirasi setelah membaca tulisan ini.

_Semoga bermanfaat dan sampai ketemu lagi dengan tulisan saya lainnya._

Rabu, 05 Oktober 2016

Membuat Foto Bercerita Menggunakan OPPO F1s Selfie Expert Camera Phone


Pada awalnya saya kurang peduli mengenai selfie atau pengambilan gambar foto sendiri. Hal tersebut berbeda setelah saya mengenal OPPO F1s. Melalui penjelasan Kang Vany Hilman Ghifary, selaku Community & Sosial Media Planner OPPO mengenai gadget yang terkenal sebagai camera phone, dan juga penjelasan Bang Aswi mengenai Selfie dan wiefie saya jadi lebih peduli. Yang mau kenal siapa mereka dan bagaimana serunya acara OPPO di Bandung, bisa langsung check video satu ini ya: Serunya Acara OPPO Community F1s Meet Up Bandung
Dan uniknya, kemampuan saya berfoto terus meningkat kualitasnya. Foto satu di bawah ini misalnya. Bagi saya foto tersebut menceritakan banyak hal. Mulai dari latar lokasi hingga keadaan saat itu.

Sebenarnya saya mengenal OPPO sudah sejak lama. OPPO memiliki kelebihan luar biasa dalam segi harga yang menyasar golongan menengah ke atas, setidaknya itulah pemikiran saya dahulu ketika pertama kali mengenal OPPO. Namun, dari segi kualitas, OPPO memang sangat bisa diandalkan. Salah satunya dari hasil jepretan kamera yang begitu jernih, tajam, dan dapat diotak-atik.
Beberapa teman pengguna OPPO Neo5 dan OPPO Neo7 begitu bangga memamerkan gadget mereka karena hasil jepretan fotonya yang memang keren, benar-benar sangat bisa untuk mereka banggakan. Hal tersebut berbeda dengan hasil jepretan kamera lain.
Maka setelah mengikuti undangan OPPO Community F1s Meet Up saya mengobrol dengan beberapa teman mengenai selfie dan wiefe. Hasilnya, ternyata dari ketiga teman saya lebih menyukai foto bercerita dibandingkan foto yang “garing”.
Kenapa sih dianggap garing? Bagi saya sendiri setelah mengobrol bersama mereka, saya baru tahu kalau foto selfie itu kebanyakan pamer wajah dengan gaya saja. Tapi lokasinya kurang menarik karena paling background-nya tembok atau latar lainnya yang sedang digunakan namun tampak kurang menarik.
Saya bisa memahami maksud mereka mengenai foto yang hanya berbentuk gambar saja. sedang kejelasan isi foto tersebut masih mereka anggap kurang. Misalnya saja gambar sepasang sepatu di atas rumput. Apa sih yang mau diceritakan pemotretnya? Cuma gitu doang. Itu sih pantasnya buat olshop untuk jualan. Berbeda dengan 2 pasang sepatu yang difoto di atas taman yang indah. Hal tersebut menceritakan tentang persahabatan atau hubungan sepasang kekasih.
Saya sempat bingung mendengarkan pernyataan teman-teman saya yang tampaknya jenuh melihat foto begitu-begitu saja di jejaring sosial. Setelah mendengarkan penjelasan rincinya, barulah saya mengerti. Sepatu perempuan dan lelaki itu berbeda bentuknya. Sama seperti lelaki dan perempuan yang sudah Allah Subhanahu wata’ala ciptakan, sepatu juga memiliki ciri khas berbeda antara lelaki dan perempuan karena sepatu diciptakan oleh manusia kreatif. Dan perkembangannya makin kreatif beraneka jenis, bentuk, model, dan warna. Sama halnya seperti OPPO yang terus kreatif mengembangkan produk mereka agar terus dapat diterima masyarakat.
Saat ini yang sedang hangat dan menjadi perbincangan di kalangan saya adalah OPPO F1s Camera Phone. Gadget satu ini memanjakan penggunanya untuk lebih berkreasi dalam ber-selfie. Akan sangat mudah membuat foto selfie bercerita menggunakan gadget OPPO F1s Camera Phone.
Mau tahu kenapa?
Ok. Ini dia kelebihan gadget satu ini, diantaranya:
  1. Kamera depan, 16 MP menggunakan kamera depan beautify dengan sensor 1/3.1-inci dan aperture F/2.0. Hal tersebut dapat menghasilkan cahaya yang lebih banyak diterima oleh kamera, dan meningkatkan sensivitasnya. Sehingga bisa mengambil selfie yang lebih natural meski saat kondisi kurang cahaya. Hasil foto menjadi lebih berkekuatan karena bantuan cahaya dan juga lebih detail. Sehingga foto yang kita hasilkan lebih menceritakan apa yang ada di sekeliling kita dengan jelas
  2. Mau pakai kamera belakang? Ok juga lho. Kamera belakang 13 MP dengan wonderful night shots menggunakan chip pengolah citra yang memimpin industri saat ini. Sensor 1/3.06-inci-nya pun dapat memaksimalkan sensitivitas cahaya, menghasilkan performa foto malam yang menakjubkan. Piksel yang besar juga menambah ruang dinamis dan kedalaman gambar yang tajam dan detail untuk mengambil foto yang tajam dan penuh detail.
  3. Beautify 4.0 naturally beautiful you menggunakan data dari jutaan wajah pengguna memudahkan pengguna mengabadikan tampilan terbaik, mengurangi cacat yang ditingkatkan untuk memastikan  kecantikan, selfie yang terlihat natural yang pastinya menarik perhatian untuk semua alas an.
  4. Fitur water-mark baru. Dengan memanfaatkan fitur ini kita bisa mencetak foto dengan waktu, tanggal, suhu, dan banyak lagi. Hal ini tentu membuat kita terus meningkatkan kreativitas untuk membuat foto unik bercerita sesuai waktu kejadian.
  5. Fasilitas Selfie panorama menghadirkan beragam plug-in yang bisa ditambah dan filter-filter yang memberikan kesempatan tiada akhir untuk mengambil gambar berdasarkan kreativitas, foto keren untuk dibagi, dan fitur water-mark baru yang memudahkan pengguna untuk mencetak foto
  6. Filters gadget satu ini menghadirkan beragam plug-in yang bisa ditambah filter-filter yang memberikan kesempatan tiada akhir. Sama halnya dengan fasilitas selfie panorama. Kita dapat mengambil gambar berdasarkan kreativitas, hingga dapat membagikan foto keren  menggunakan fitur water-mark.
Bagaimana sobat? Masih mikir untuk memiliki gadget keren satu ini? Kalau kamu memerlukannya seperti saya, kamu bisa mulai menyisihkan uang untuk memiliki gadget unik ini.
Yang masih penasaran bisa langsung cek sumbernya di sini juga ya:  OPPO F1s Selfie Expert
Terus buat kamu yang mau tahu serunya acara OPPO Community F1s Meet Up di Bandung pada Jumat, 23 September 2016 yang bertempat di Tjendana Bistro I, Jalan Sukajadi Atas No.371/181, Gegerkalong, Sukasari Kota Bandung, Jawa Barat 40153 Indonesia ini, kamu bisa langsung check videonya di sini:  Serunya Acara OPPO Community F1s Meet Up Bandung
Pastikan kamu gabung komunitasnya ya! Berkomunitas itu asyik banget karena membuat kita lebih mengenal produk yang kita gunakan, mengenal sesama pengguna, dan juga makin mengenal gadget yang kita gunakan karena banyaknya informasi dari hasil saling berbagi penggunaan gadget tersebut. 




Rabu, 28 September 2016

Ethica: Stylish, Modis, Trendi, dan Berkelas

Ini pertama kalinya saya mengenal brand pakaian secara mendalam. Yups, pasti pada heran, kan? Selama ini saya kurang memerhatikan pakaian yang saya kenakan. Beda banget sejak kenal Ethica Fashion
Pertama kali saya kenal Ethica Fashion di acara Indonesian Fashion Blogger Gathering, bertema, Fashion Revolution in Digital World bertempat di In & Out Eatery Bandung, Jalan Wayang No.2 Burangrang-Bandung, saya bisa lebih banyak mengetahui perkembangan trend fashion, hijab, baju muslimterbaru, toko online busana muslim terlengkap seperti Ethica dan juga trend fashion 2017.
Acara yang terdiri dari berbagai komunitas Blogger Perempuan atau Muslimah ini dipandu oleh sepasang MC kocak yang terus menggoda peserta untuk aktif mengikuti semua kegiatan dari awal hingga kegiatan selesai. 
Duo MC gokil itu: Kang Deden Delicious dan Kang Wildan Halwa yang benar-benar membuat suasana kota Bandung yang dingin diguyur hujan sedari pagi menjadi hangat, bahkan sangat hangat dan akrab apalagi ketika banyak pembagian hadiah.
Hal menarik bagi saya adalah ketika mengetahui owner brand yang terkenal konsisten ke fashion muslim ini adalah seorang pria, Pak Asep Mulyadi. Pada kesempatan ini Pak Asep menjelaskan bahwa fashion mempengaruhi perabadan suatu bangsa.  Ethica Fashion ini diharapkan dapat terus berkembang menjadi brand yang mempunyai etika bernilai spiritual sebagai pembungkus keimanan dan ketakwaan, bukan hanya sekedar pembungkus aurat saja.
Taraaa! Dan ada sesi menarik ketika Pak Teuku Ikhsan Syaban sebagai Marketing Manager Ethica mengisi materi mengenai perkembangan dunia fashion di era digital. Di era yang beliau sebut serba colek ini, saya baru tahu mengenai ZMOTH (Zero Moment of Truth) yaitu teknik pemasaran dimana kondisi konsumen atau calon konsumen mengetahui produk dari rumah. 
Dan hal yang baru saya tahu dari acara ini adalah Ethica Fashion merupakan toko online busana muslim terlengkap. Mau tahu dong kenapa saya menyebut Ethica sebagai toko online busana muslim terlengkap? Atau sudah pada tahu jawabannya? Yang sudah tahu mungkin jawabannya akan sependapat dengan saya, dan yang belum tahu, insha Allah akan mengiyakan alasan saya setelah mengunjungi portal Ethica.
Yups, benar banget! Di toko online busana muslim Ethica lengkap banget. Bagi ibu yang ingin memanjakan diri dengan busana muslim, bisa langsung pilih busana sesuai selera. Dan ketika ingin menghadiahkan busana muslim untuk suami dan puteri kita tercinta, wooow, Ethica menyediakan aneka busana berwarna-warni dengan berbagai model dan tampilan gambar menarik yang pasti akan membuat anak-anak langsung menyukainya.
Bagi siapapun yang tertarik bergabung dan ingin membeli produk-produk  Ethica Fashion kalian semua bisa langsung klik  http://ethicafashion.com  untuk memilih dan memiliki busana favoritnya. Tentu setelah membayar ya!
Jangan pernah takut ketinggalan model  untuk tetap bisa tampil menutup aurat. Tampaknya, Ethica benar-benar memfasilitasi muslimah dengan busana yang syari, stylish, modis, trendi, dan berkelas.

Menurut Mbak Rimma Bawa Bawazier sebagai seorang model muslimah dan fashion designer, trend fashion, dan salah satu pengisi acara Blogger Gathering, Trend fashion 2017 itu adalah jilbab syar’i. Sedangkan saat ini yang masih trend adalah beraneka pashmina yang dililit dengan berbagai model dan berbagai ukuran.
Sebagai bagaian dari muslimah di dunia ini, saya bangga dengan kehadiran Ethica Fashion yang konsisten dengan busana muslimnya. Sukses terus Ethica dengan dakwahnya melalui dunia fashion.

Rabu, 14 September 2016

Nyaman Berkendaraan Umum Menggunakan Aplikasi Uber




1   Tak bisa kita pungkiri, kendaraan sebagai alat transportasi menjadi kebutuhan vital dalam kehidupan sehari-hari. Seringkali kita terpaksa menggunakan kendaraan umum untuk sampai ke tempat tujuan karena berbagai alasan. Entah itu menggunakan kendaraan berupa taksi, ojeg, angkutan umum, atau transportasi lainnya.
    Saya sendiri sering melakukan perjalanan menggunakan kendaraan umum saat kondisi tertentu. Misalnya saja saat mengikuti kegiatan bersama anak-anak didik di luar sekolah. Salah satu kegiatan yang pernah kami ikuti adalah Urban Project, Undangan dari seorang desainer pakaian terkenal bernama Barli untuk menampilkan kreativitas anak-anak luar biasa di sekolah kami.

Lokasi awal pemesanan Uber sebelum kegiatan Project Urban
Saat itu perjalanan dari sekolah, SLB B Sukapura, di Jalan Sukapura No.4 Kiaracondong Bandung menuju Trans Studio Mall sebagai tempat acara, kami menggunakan Uber. Sebagai guru pembimbing anak-anak, saya sempat mengobrol dengan supir taksi meski hanya sekedar obrolan ringan saja, membahas keunikan anak didik yang saya bawa karena mereka memiliki hambatan pendengaran. Sehingga sepanjang perjalanan mereka lebih banyak menggunakan isyarat tangan dan mimik wajah.
Maka, ketika mendapat informasi mengenai undangan Gathering With Uber, saya pun langsung pesan tempat untuk menghadirinya karena penasaran mengenai Uber. Maklumlah, di Bandung sedang marak segala sesuatu berbau online. Mau pakai ojeg tinggal online, mau pakai taksi seperti Uber juga tinggal online.
Wo… ow… ternyata saya keliru saudara-saudari. Awalnya saya menganggap Uber itu taksi, kendaraan, atau transportasi darat. Ternyata, melalui penjelasan Mas Gia Adhika, selaku Marketing Manager Uber, baru tahulah saya kalau Uber itu bukan platform kendaraan seperti taksi. Tapi, Uber itu ternyata aplikasi yang sudah mendunia. Sementara di Indonesia baru ada di 4 kota, yaitu: Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali. Saat ini produk Uber ada 4 jenis: UberX, UberMotor, UberPool, dan Uberblack. Pembeda keempatnya adalah jenis kendaraan yang akan kita tumpangi.
Mas Gia, Marketing Manajer Uber menjelaskan secara rinci mengenai Uber sebagai aplikasi
Makin tercenganglah saya setiap mendengarkan paparan Mas Gia. Ternyata menggunakan Uber itu benar-benar aman karena sistem aplikasi yang terpantau. Hal ini membedakan Uber dengan kendaraan umum lainnya.
Jika kita menggunakan Uber, kita tidak perlu ragu dan takut karena semuanya terekam di aplikasi. Namun, untuk menggunakan Aplikasi Uber, terlebih dahulu kita harus meng-instal terlebih dahulu di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ubercab (khusus bagi yang belum menginstal aplikasi Uber
Berdasarkan pengalaman secara pribadi menggunakan Uber, dan juga mendengarkan penjelasan Mas Gia, maka saya dapat membagikan cerita tentang Uber. Penasaran, kan, mau cerita apa? Tentu saja bercerita tentang amannya menggunakan Uber karena langsung terhubung denganaplikasi dan pengelolanya. 
Bagi yang sudah instal aplikasinya, bisa sambil mengamati gambar satu ini lho.
Aplikasi satu ini baru saya kenal secara dekat setelah mengikuti kegiatan pada 7 September 2016, yang bertempat di Brother Jonn & Sons, Jl. Ciumbuleuit No.107 Bandung. Cerita itu berupa:
1.      Bisa pesan kendaraan saat kita sedang di mana pun
Selama berada dalam wilayah jangkauan Uber, kita dapat memesan kendaraan melalui aplikasi, langsung menelepon atau mengirimkan pesan kepada supirnya tanpa harus merasa khawatir suatu saat kita mendapat teror dari supirnya karena nomor telepon kita tersembunyi.
2.      Data pengemudi tertera jelas di aplikasi
Seringkali kita merasa berdebar-debar penuh kekhawatiran saat menggunakan transportasi umum karena kita tidak tahu siapa pengemudinya. Namun, berbeda dengan Uber. Di aplikasi satu ini, kita bisa tahu dengan jelas data pengemudinya. Bahkan, photonya pun ada dalam aplikasi. Jadi, kita merasa lebih aman menggunakan Uber karena segala sesuatunya begitu jelas.
3.      Nomor telepon pemesan kendaraan terjamin keamanannya
Meskipun kita menelepon atau mengirimkan pesan melalui nomor ponsel pribadi, namun nomor kita tersembunyi sehingga supir tidak akan mengetahui nomor ponsel pribadi kita. Tentunya hal ini untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang dan pengguna layanan.
4.      Dapat memperkirakan biaya perjalan dari lokasi awal ke tempat tujuan
Satu hal ini unik sekali, bukan? Ada lho calon penumpang yang merasa khawatir uangnya tidak cukup saat hendak memilih kendaraan. Dengan menggunakan aplikasi Uber, kita dapat mengetahui estimasi biaya terendah hingga biaya tertinggi dari lokasi jemput hingga tempat tujuan. Jadi, sebelum berangkat dari tempat lokasi, kita sudah dapat memperkirakan berapa jumlah uang yang harus kita keluarkan untuk melakukan perjalanan dari lokasi awal hingga tempat tujuan.
5.      Transparansi selama perjalanan
Bagi yang sering membagikan kisah perjalanannya, kita dapat membagikan lokasi perjalanan di jejaring sosial, seperti: Facebook, Twitter, atau jejaring sosial lainnya. Asyik, bukan? Orang-orang terdekat di sekitar kita bisa tahu di mana saja kita berada sehingga kalau ada apa-apa, seperti kecelakaan sebagai sesuatu yang tak kita harapkan, orang terdekat kita  telah memiliki jejak tentang kita sebelumnya.
6.      Supir dan pengguna jasa layanan dapat saling memberikan penilaian
Selama ini yang saya tahu, pengguna jasa layanan saja yang memberikan penilaian atau rate terhadap pengemudi. Namun di aplikasi ini ada yang unik, pengemudinya bisa memberikan penilaian terhadap penumpangnya. Nah lho? Hati-hati ya buat pengguna kendaraan yang suka seenaknya, Uber ini lain banget lho. xixi
7.      Bisa mengadukan keluhan kapan saja karena data perjalan kita terekam di bagian History
Mau mengadukan perilaku supir yang kurang menyenangkan tapi lupa waktunya? Tidak usah khawatir, pengguna Uber bisa melacaknya di bagian History atau rekam jejak perjalanan kita selama menggunakan Uber.
Hayo, masih ragu menggunakan transportasi umum? Mantapkan hati untuk download aplikasi Uber di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ubercab dan segera bertransaksi untuk berkendaraan umum dengan nyaman dan aman.
Asyik bukan tulisan saya kali ini mengenai Uber?
Terima kasih juga untuk semua fasilitator dari Kanca Digital, maupun fasilitator lainnya yang tak dapat saya sebutkan satu per satu yang telah memfasilitasi pertemuan menakjubkan. Top banget, bikin saya melek, tahu lebih banyak mengenai aplikasi Uber secara lebih mendalam. Apalagi dalam acara ini saya bisa berkumpul bersama rekan-rekan Blogger. 
Wah banget, selain dapat pengetahuan yang luas, saya pun bisa lebih akrab dengan sesama Blogger. _Semoga tulisan saya ini bermanfaat ya_




Bersatu Memandirikan Anak Luar Biasa

  Sebelum adanya pandemi COVID-19, setiap hari Selasa, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, peserta didik SLB B Sukapura kelas tinggi, sebu...