Selasa, 28 April 2015

Pola Pertolongan Allah


Sudah beberapa kali saya mendapat broadcast tentang PPA atau  Pola Pertolongan Allah. Sudah beberapa kali pula saya hanya membaca saja. Jujur,  bingung euy dengan biayanya. Subhanallah,pagi ini, Minggu, 26/04/2015,tiba-tiba dapat bc untuk ikut kegiatan tersebut di Grand hotel Sovia. Syaratnya, pukul 08.00 WIB harus sudah sampai lokasi.

Terburu-buru pastinya karena bahagia dapat kesempatan. Bagi saya,belum apa-apa sudah yakin akan menjadi suatu jalan pendekat padaNya. Mengendarai sepeda motor pinjaman penuh senyum hingga sampai di lokasi, Hotel Grand Sovia, Jalan Kebon Kawung Nomor. 16,Bandung. Lokasinya,tepat di seberang stasiun Bandung.

Begitu sampai di lokasi,parker di basement,kemudian masuk lobby,lalu lanjut ke tempat acara di lantai 2. Yang pertama kali saya cari adalah Mas Yudhi yang memberikan bc kesempatan tsb. Begitu bertemu beliau, saya langsung dapat beberapa arahan. Terutama, silakan kalau mau shalat duha terlebih dahulu. Tempatnya,ada di sebelah kiri. Dan, itulah yang menjadi pilihan saya. Langsung ke mushala. #ngadem

Lobi Grand Sovia
 


Jumat, 10 April 2015

Ibu, Kenalilah Aku

Pagi ini saya melewati gang, di mana tiga orang anak bermain tanah.
Seorang Ibu mendekat tiba-tiba mengomel, "Dasar kamu nakal. Main tanah itu kotor. Jorok tahu."
Deug! saya mendadak tak enak hati. Seenaknya saja tuh Ibu berkata. Meski saya bukan ibunya dan tidak mengenali anak itu, tetapi saya berpikiran lain.
Seandainya Ibu itu bisa membimbing dan mengarahkan putranya dengan baik, bisa jadi tuh anaknya berhasil dalam bidang yang berhubungan dengan tanah, batin saya.
Sayang sekali dunia mereka berbeda dengan dunia saya. Apa yang saya sampaikan belum tentu bisa mereka terima. Mungkin, lewat media ini, bagi Ibu, orangtua, atau orang sekitar lingkungan yang peduli, marilah memahami mereka lebih tepat. Jangan banyak melarang, tapi lebih banyak bertanya agar lebih mengenal potensi apa yang mereka miliki, bertanya apa yang mereka temukan ketika bermain tanah, rasanya akan lebih bijak.
Bagaimana pun jika ada perbedangan pandangan dari anda, saya sangat terbuka untuk menerima masukan.

Love
Susanti Hara Jv
Bandung, 11 April 2015
Di sepanjang jalanan

Kamis, 26 Maret 2015

Reset Passcode

Sedih ya punya gadget tapi kurang tahu cara menggunakannya. Tetapi, ketika saya bertanya kepada orang lain pun, eh... eh... ternyata mereka tidak bisa membantu mengaktifkannya kembali menjadi normal.
Berkali-kali koneksi dati tablet Advan W100, repairing, terus minta passcode.
Berulang kali cek dus tempat pembelian tablet dan juga keyboar, keduanya tidak ada passcode. Ujungnya, maksa browsing. Walhasil #klenger karena tetap tidak menemukan apa yang dicari. Nanya ke orang-orang. Gile abis, pada enggak bisa juga. Terus nyari tentang repairing dan passcode, dapat ilmu baru tentang password key. Sayangnya tetap saja tidak tahu di mana bisa nemu tuh password key.
Terus menelusuri web, nemu tentang bluetooth 3.0, ada passcode. Meski masih samar dicoba terus pakai key 0000 ( nol empat kali).

Berkali-kali ngulang, setengah maksa, alhamdulillah berhasil juga terkoneksi dan digunakan kembali. Semoga terus bisa digunakan tanpa ada hambatan lagi. #Harapannya sih demikian. Aamiin

Rabu, 18 Maret 2015

Rabu, 11 Maret 2015

Terus Belajar

copas dari grup wa

��Di Daerah Terpencil, Belajar Agamanya Gimana? ❔

❓Tanya :
Apabila saya berada di daerah yang di situ saya tidak tahu ada penuntut ilmu yang Salafi dan saya telah mencarinya, sedangkan saya tidak bisa melakukan perjalanan [guna mencari ilmu], maka apa nasehatmu?

Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali hafizhahullah menjawab:
✔"Yakni, engkau berada di negeri yang tidak engkau temukan penuntut ilmu di sana, kecuali ahlul bid’ah dan ahlu dholal[1] —yang tidak engkau temukan ahlus sunnah seorang pun, maka saya anjurkan engkau untuk "tidak tahu" tetapi selamat fitrahmu dari mengambil ilmu kepada ahlul bid’ah.
Hanya saja, jika orang yang dimaksud tidak mendakwahkan bid’ah -nya secara mutlak, maka mungkin bagimu untuk mengambil ilmu darinya. Seperti Nahwu atau sebagian ilmu. Adapun akidah, bahkan Al Quran dan hadits, maka jangan engkau ambil ilmu-ilmu itu darinya. Sebab, hadits telah dibukukan dan Al Quran terjaga. Walhamdulillah. Tafsir Al Quran pun ada dan terjaga. Walhamdulillah."

[1] Orang-orang yang mengikuti kesesatan [penerj.]

�� http://dakwahislam.net/di-daerah-terpencil-belajar-agamanya-gimana/

��Admin

Hukum Kun‘nyah dan Penisbatan

copas dari grup wa

[10:16, 3/8/2015] ‪+62 813-2226-9469‬: Wa'alaikumussalam warahmatullah,

1. Kun'yah كنية artinya sebutan atau panggilan yang diawali dengan Abu (bapak dari)  atau Ummu (ibu dari). Misalkan: Abu Ahmad (bapak dari Ahmad).
Namun, seseorang yang berkun'yah tidak harus memiliki anak. Anak kecil pun dianjurkan memiliki kun'yah.

2. Hukum berkun'yah adalah mustahabb /sunah. Di antara dalilnya adalah Hadis yang mengisahkan bahwa Rasulullah memanggil adik dari Anas bin Malik dengan kun'yah,
"wahai Abu Umair, apa yang sedang dilakukan Nughoir? (burung kecil peliharaannya, -pent)."
Juga sabda Rasulullah, "Janganlah kalian berkun'yah dengan kun'yahku, namun boleh bernama dengan namaku. "
Di sini, faham kebalikannya adalah Rasulullah menganjurkan kita berkun'yah dengan selain kun'yah beliau.

3. Adapun nisbat adalah penisbatan seseorang kepada nama keluarga atau tempat atau daerah atau ciri khas dan lainnya, dengan diawal huruf Alif & Lam ال.
Hukumnya adalah mubah /boleh.

��Admin
[10:16, 3/8/2015] ‪+62 813-2226-9469‬: Assalamualaikum, mau tanya ustadz mohon penjelasan tentang kun'nyah dan penisbatan ? Syukron

Bersatu Memandirikan Anak Luar Biasa

  Sebelum adanya pandemi COVID-19, setiap hari Selasa, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, peserta didik SLB B Sukapura kelas tinggi, sebu...