Kamis, 12 Desember 2019

Tips Praktis Mengelola Keuangan Secara Fun


Lantai 3 di salah satu ruangan Paberik Kopi Upnormal Coffee Roasters, Jl. Cihampelas No.96 Bandung, pada hari Sabtu, 7 Desember 2019, begitu sesak peserta Funancial #YangKamuMau. Mereka antusias mengikuti talkshow START-UP SMART: Financial Tips for Turning Your Hobby Into a Business.
Ledakan peserta - Dok. Susanti Hara
Dalam acara yang berlangsung pukul 09.30-12.30 WIB ini menghadirkan Dipa Andika sebagai main speaker. Sebagai seorang Financial Planner dan Co-Founder of Hahaha Corp, Dika memberikan banyak sekali tips-tips yang berhubungan dengan bagaimana seharusnya kita mengelola keuangan.
Acara yang menghadirkan host Ucita Pohan terasa sangat hidup. Sebagai pemandu acara, keceriaannya memandu kegiatan mampu lebih menghidupkan jalannya suasana sehingga peserta sangatlah antusias. Apalagi pembicaranya memiliki pengalaman luar biasa dan pemaparannya pun lengkap dengan tayangan penjelas sehingga semua asyik menikmati kegiatan.
Selain itu kehadiran Guest Speaker Mohammad Takdis sebagai ownerWhatravel Indonesia, makin memeriahkan suasana dengan menceritakan pengalaman-pengalamannya dalam pengelolaan keuangan.
Selain pemaparan dari narasumber, acara keren satu ini memberikan tantangan posting kegiatan selama acara di insta story istagram dengan hadiah yang telah mereka tentukan. Sudah bisa dipastikan para peminatnya begitu sibuk mengikuti kegiatan dan juga mengikuti tantangan posting di insta story instagram mereka.
Kesibukan Peserta Berkompetisi di IG - Dok. Susanti Hara
Penulis sendiri ikut posting dong di feed ig. Bisa chek lho keseruannya di susantihara. Di situ kalian bakal dapat bocoran materi yang disampaikan narasumber. Yupzzz, karena penulis membagikan beberapa cuplikan saat pemateri menampilkan slide.
Pada saat penulis datang. Dipa sedang asyik bagaimana seharusnya kita mendokumentasikan segala sesuatu dalam bisnis.
Alur dokumentasi - Dok. Susanti Hara
Dalam pemaparannya, melalui tayangan slide, Dipe memberikan gambaran alur dokumentasi mulai dari kontrak, pencatatan berbagai hal, bukti-bukti transaksi, dll. Intinya, hal sekecil apapun harus didoumentasikan.
Dipa juga menjelaskan alur pendapatan seseorang, mulai dari pendapatannya itu sendiri, kelebihan, pengeluaran, dan hal penting lainya adalah investasi. Diva menjelaskan secara lengkap seharusnya bagaimana kita mengelola keuangan.
Alur pendapatan seseorang - Dok. Susanti Hara
Hal menarik yang Dipa jelaskan adalah setiap orang harus memilki dana darurat yang terdiri dari tabungan, deposito, atau bisa juga dalam bentuk emas. Dana darurat ini akan digunakan ketika kita benar-benar memerlukan uang tersebut.
Gambaran dana darurat - Dok. Susanti Hara

Nah, ini hal yang harus menjadi catatan bagi seorang pengusaha, menurut Dipa, hutang tidak boleh lebih dari 30%. Seharusnya yang 30% itu investasi. Sebenarnya, terbayangkan ya jika hutang kita lebih dari 30% pendapatan, mungkin kita akan merasa begitu banyak kehilangan uang, hampir setengahnya untuk membayar hutang, sehingga kurang menikmati pendapatan dari apa yang telah kita kerjakan.

Gambaran alur keuangan seharusnya - Dok. Susanti Hara
Selain memaparkan begitu banyak hal mengenai keuangan, Dipa juga memberikan gambaran masalah dalam kehidupan seseorang. Ada 2 hal, mereka yang banyak mimpi, dan mereka yang enggak punya mimpi. Mereka yang punya banyak mimpi tentu membuat kehidupannya kurang fokus. Menurut para narasumber yang tampil dengan kesan santai namun merangkul peserta untuk asyik mengikuti talkshow, sekecil apapun mimpi, tuliskan!
Gambaran masalah seseorang - Dok. Susanti Hara
Kenapa? Karena mimpi adalah rencana kehidupan seseorang. Dengan perencanaan-perencanaan yang tepat dan pendokumentasian, mimpi akan lebih mudah dapat teraih karena gambarannya sudah jelas.
Mimpi adalah rencana - Dok. Susanti Hara
Sesuai temanya, event dari Home Credit ini telah membantu para peserta untuk mengenali impian finansialnya melalui berbagai tips dari narasumber dalam mengatur keuangan secara FUN, sehingga kedepannya akan lebih membantu dalam mencapai segala impian finansial.

Well, menjelang akhir acara ada sesi tanya jawab dan permaninan. Kalau enggak di rem ya, semua peserta pengin nanya dan ikut permainan.
Antusiasme peserta untuk bertanya - Dok. Susanti Hara
Salah satu game jelang akhir acara - Dok. Susanti Hara
So, buat kamu yang penasaran dengan kegiatan lainnya, bisa banget lho pantengin Home Credit .

Kamis, 07 November 2019

Autis Oh Autis? Plus Tunarungu Pula (Cerita di Kelas Gue)

Yak!
Seumur hidup gue enggak pernah nyangka bakal dapat murid autis. Dulu itu di kampus yang terkenal se-Jakarta, gue enggak ngambil ilmu spesialisasi tentang autis. Yailah, waktu itu kayaknya belum ada deh. Gue itu tertarik dengan mereka yang tunarungu atau hambatan pendengaran, dan satu lagi gue tertarik dengan mereka yang berkesulitan belajar.
Walhasil, di sinilah gue sekarang, di tempat murid-murid tunarungu berada, eh maksudnya di tempat mereka bersekolah lho. Well, mengajar anak tunarungu itu enak banget lho. Pakai kalau ya, kalau sudah menguasai ilmunya.
Emang ada ya ilmu tentang tunarungu. Adalah, buat gue mengajar itu adalah seni kehidupan dalam bentuk, hmmm apa ya???? I can not really describe about it. Pokoknya mah menyenangkan.
Menyenangkan ketika tahu-tahu mereka itu sudah bisa baca, menyenangkan ketika mereka itu tahu-tahu sudah bisa berhitung, apalagi sampai bisa perkalian. Sebenarnya enggak ujug-ujug asal tahu-tahu sih, pasti adalah jalan prosesnya. Tapi ya itu panjang, yang intinya tahu-tahu mereka sudah bisa aja.
Hufth! Gue harus narik napas ya untuk semester sekarang ini. Di kelas gue mengajar sekarang, gue bukan cuma harus mendidik anak tunarungu, tapi ada juga seorang peserta didik yang memiliki dua hambatan sekaligus. Ya itu tuh kalau bahasa kerennya buat mereka mah double handicap. 
Kebayang enggak sih? Menangani mereka yang satu hambatan saja sudah luar biasa perjuangannya, apalagi harus menangani anak yang memiliki dua hambatan. Dan hambatannya itu autis.
Huuuh!
Ya kali kalau orang normal, bolehlah mengeluh setiap hari. Gue juga penginnya ngeluh sih. "Keseeel. Geram!. Gerah!"
Hari ini misalnya. Kalau anak normal atau anak tunarungu yang berhambatan pendengaran ngupil, mereka tentu tidak akan memasukkan upilnya ke dalam mulut.
Duh nih anak autis kayak sengaja menguji gue, seberapa sabar sih gue bisa menghadapi dia?
kalau harus jujur nih, gue pengin banget tuh anak ngertiin gue. Tapi yaelah, dia itu kayaknya enggak ngerti deh. Memasukkan upil ke mulut itu baru satu lho ya, masih banyak lainnya yang bikin gue geram pengin teriak, kesal.
Asli, gue itu kesal pengin dia berubah, bukan kesal karena harus ngadepin keanehan-keanehan dia
Peran gue sebagai guru seringkali jadi pertanyaan dalam diri sendiri. Seberapa benar sih gue ngajar nih anak? Seberapa berhasil sih gue ngajar nih anak?
Ok. Kali ini ada mahasiswa dari kampus di Bandung yang mengangkat tema, Be The Young Entrepreneur, kalau kalian lihat webnya itu hijau tosca, tapi tuh mahasiswa jurusan psikologi loh.
Unik sih karena ini pengalaman pertama dia berinteraksi langsung dengan anak autis.
Nih ya, satu dari sekian yang gue bikin kesal itu, nih anak datangnya telat mulu. Hari ini saat dia telat, ada sesuatu yang unik. Terus gue tanya ke mahasiswa tersebut, lihat ada sesuatu yang aneh enggak sama anak yang baru datang?
Nih mahasiswa bingung mengamati dari atas ke bawah dan dia tidak melihat keanehan. Dan ayahnya langsung menyulurkan tangan, membetulkan posisi rambut putrinya.
Yaps, buat gue, ada yang salah dengan murid perempuan berambut sebahu tersebut. Maksudnya itu ada sesuatu yang harus dibenahi, saat dia mengemut rambutnya bukan untuk dibiarkan begitu saja. Sebagai seorang pendidik, tugas gue untuk membantu nih anak berkembang lebih tepat. Misalnya saja, mengemut rambut bukanlah sesuatu yang benar. Bisa saja di rambut itu ada kuman, bakteri, atau virus yang dibawa selama dalam perjalanan dari rumah ke sekolah menggunakan kendaraan.
Jujur ya!
Gue cemas dengan masa depannya. Jadi gue sadar dari sekarang gue harus mendidik dia dengan tegas untuk membedakan mana baik, mana boleh, mana tidak boleh.
Sooooo❤ Wait my next story ya....

Jumat, 22 Maret 2019

Lebih Dalam Mengenal Fintech dan Manfaatnya



Aula Universitas Langlang Buana terasa begitu meriah. Ratusan mahasiswa tampak asyik memerhatikan para calon pembicara di depan. Tampaknya para pembicara begitu piawai membawa peserta FINTEKTOK LIVE #6 untuk berinteraksi.
Antusiasme peserta Fintektok live #6
Kegiatan yang bertema Fintech dan manfaatnya bagi masyarakat ini terasa hidup. Misalnya, pada awal-awal acara Pak Krisna Sudiro dari Modal Antara meminta beberapa peserta maju kedepan untuk menunjukkan aplikasi jasa keuangan yang digunakan oleh peserta tersebut.
Para pembicara yang cukup atraktif
Dan, ternyata beberapa aplikasi tersebut tidak terdaftar di OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.
Gedung Wisma Buana, Universitas Langlangbuana yang tepatnya di Jl. Karapitan No.116 Bandung ini mendadak riuh oleh kegaduhan mahasiswa yang mungkin sama seperti saya terkaget-kaget dengan apa yang diungkapkan Pak Krisna. Oh ya, beliau juga sempat menyebutkan beberapa kasus permasalahan yang berhubungan dengan transaksi para pengguna aplikasi jasa keuangan yang bermasalah dan bisa langsung dicari informasinya di media YouTube.
Interaksi para pembicara dengan peserta acara
Yupz, di zaman serba online ini, tampaknya informasi apapun begitu mudah tersebar. Salah satunya Fintech atau financial technologi yang transaksinya dilakukan secara online. Fintech merupakan gabungan antara jasa keuangan dengan teknologi yang akhirnya mengubah model bisnis dari konvensional menjadi moderat. Yang dulu awalnya kita harus bertransaksi dengan bertatap muka secara langsung membawa uangnya, di zaman sekarang transaksinya dapat dilakukan dengan cepat dalam hitungan detik dan tanpa harus bertemu langsung orangnya untuk bertransaksi.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa, 19 Maret 2019 mulai pukul 09.00 WIB barat sampai selesai ini membuat saya sebagai bagian masyarakat mendalami apa sih sebenarnya Fintech dan manfaatnya bagi masyarakat.
Ternyata oh ternyata, Fintech itu sudah sangat banyak dalam kehidupan sehari-hari. Bagi saya pribadi, perkembangan terasa begitu cepat. Transaksi yang biasanya harus ke bank dulu, atau membayar segala sesuatu melalui ATM, kini bisa kita lakukan langsung melalui gawai tanpa harus berpergian semua transaksi sudah terekam dalam gawai kita.
Fintech bukan hanya pembayaran online seperti: Gopay, OVO atau pembayaran menggunakan uang digital lainnya. Fintech bisa berupa pemberian modal usaha. Tujuan Fintech sebenarnya untuk konsumen yang bisa dikatakan “orang-orang praktis” atau mereka yang jarang ke bank namun membutuhkan pinjaman modal atau memenuhi keperluan mendesak dalam kehidupan sehari-hari, seperti harus membayar sekolah, dll.
Ups! Seperti yang sudah disampaikan di bagian atas, ada lho Fintech yang tidak terdaftar di OJK. Nah, bagi yang ingin mendapat informasi fintech yang sudah terdaftar di OJK atau belum bisa dicek di fintektok.id. Jika tidak ada dalam daftar, bisa jadi masih dalam proses pendaftaran atau malah termasuk Fintech abal-abal karena OJK sebenarnya tidak menyarakan pelaku Fintech membuat aplikasi online.
Pasti sudah dapat menebak alasannya, kan? Yap! Kemungkinan aplikasi online ini masih rentan dengan kejahatan. Misalnya saja, mengutip dari apa yang diungkapkan Pak Dana Karseno selaku CEO Modal Antara kalau bunga Fintech abal-abal itu bisa sampai 40 persen per bulan, proses peminjamannya bisa langsung disetujui.
Sadar atau tidak, bunga 40% itu mencekik leher peminjamnya. Peminjam harus mengembalikan uang dalam jumlah yang sangat besar, hampir dari setengah pinjamannya. Bagi mereka yang saat itu membutuhkan uang, kemungkinan akan berpikir pendek yang penting ada uang dulu. Bisa jadi tanpa menyadari bahaya dibulan berikutnya yang harus membayar bunga yang benar-benar bisa membuat masalah peminjamnya. Selain itu ada juga penyedia layanan yang memberlakukan bunga ber bunga. Jika tidak mampu membayar maka tunggakannya akan terus berbunga hingga peminjam tidak mampu membayarnya karena terus menunggak.
Salah satu Fintech yang sudah terdaftar adalah Modal Antara yang menyediakan layanan fintech peer to peer lending atau mempertemukan peminjam dengan pemodal. Hal ini tentu saja lebih aman karena pemodal dan peminjam bisa saling bertemu dan bertransaksi sehingga terjalin kepercayaan di antara keduanya. Meskipun proses peminjaman tidak secara langsung tapi tentu saja ini lebih aman dibandingkan menggunakan jasa fintech abal-abal. Keterangan lengkapnya bisa langsung tancap ke sini ya!
Dalam kegiatan ini juga peserta mendapatkan penjelasan untuk berinvestasi melalui reksadana Narada Saham Indonesia yang sudah terdaftar dan diawasi OJK. Investasinya sangat terjangkau mulai dari seratus ribu. Narada membantu mengelola reksadana menjadi lebih praktis tanpa ribet dan tentunya aman.Narada merupakan perusahaan manajemen Investasi di Jakarta pada tahun 2012 dan telah memperoleh izin. Selengkapnya bisa langsung tancap ke sini ya!
Bagaimana? Sudah tahu lebih jauh tentang Fintech, Modal Antara, Narada Saham Indonesia, serta harusnya kehati-hatian dalam menggunakan jasa penyedia layanan pinjaman, kan? Saya sendiri merasa bersyukur dalam kegiatan yang diisi oleh para pembicara yang ahli dalam bidangnya ini membuat saya memahami lebih banyak mengenai Fintech dan manfaatnya.
Terima kasih sudah berkunjung. Sampai bertemu di tulisan saya berikutnya!
Salam sukses selalu.

Kamis, 21 Februari 2019

Awal Tahun 2019, Toko Victory Accecories Bandung Pindah Lokasi

Pada awal Januari 2019, ketika membeli beberapa macam manik-manik atau mute untuk melengkapi beberapa bahan pembuatan kerajinan tangan, Victory Accessories yang terletak di Jl. Asia Afrika No.68, Braga, Regol, Kota Bandung, Jawa Barat 40251 terasa berbeda. 
Selain hadirnya beberapa karyawan baru (yeileh sok tahu) 
Dan ternyata, dari salah seorang petugas yang sudah agak kenal karena seringnya berbelanja, tahulah saya kalau Victory akan berpindah lokasi.
Informasi yang tentu saja membuat saja terkaget-kaget. πŸ‘€
Lho? 
Kurang apalagi sih tempat accecories satu ini?
Tempatnya itu strategis banget, tepat di depan jalan raya, seberang kantor pos pusat yang ada di Bandung, terus bersebelahan dengan pusat rekreasi Alun-Alun Bandung, dan belakangnya itu tempat belanja lho, beuh dulu katanya terkenal banget. Meskipun sekarang katanya daerah perbelanjaan tersebut tampak mulai agak meredup, tapi kalau akhir pekan, tetap saja tempat-tempat di sekitarnya tampak ramai.
Kalau saya pribadi, merasa asyik berbelanja di tempat yang memajang beraneka bahan untuk kita kreasikan maupun yang sudah jadi kerajinan. Pasalnya, karena di sini setiap calon pembeli bisa bebas memilih barang incarannya, bahkan seringkali berujung membeli banyak bahan tambahan untuk beraneka kerajinan tangan. Tadinya mau beli 1 macam, eh sudah keliling lihat-lihat, bisa-bisa pas sampai kasir harus bayar untuk 30 item bahan.
Daaaan, kejadiannya bukan hanya sekali saja, tapi seringkali.Tapi, tentu saja semua yang dibeli tersebut bisa dijadikan kembali hasil kerajinan. Enggak sia-sia, kan, belanjaannya? Kan, untuk dijual lagi setelah kerajinana tangannya jadi.

Begitu Victory pindah, infonya bisa dicek diInstagram Victory ya bagi yang belum tahu. Saya pun langsung penasaran, seperti apa sih tempat barunya? Alhasil, langsung update untuk datang mengikuti acara hari pertama pembukaan tempat barunya.

Dan memang, beberapa hari sebelumnya, ketika saya berbelanja, euphoria kepindahan benar-benar sudah terasa. Beberapa karyawan begitu antusias menginfokan beberapa even yang menarik selama acara pembukaan toko baru. 
Misalnya saja pada hari pertama pembukaan toko, para karyawan begitu sumringah, sibuk menata, sibuk membagikan voucher diskon, sibuk membagikan balon, dan kesibukan lain yang tentunya sesuai dengan job desk mereka. Pokoknya mah, ketika mengunjungi Toko Victory pada hari pertama pembukaan, bakal terasa sekali kemeriahannya. Enggak percaya, cek langsung deh beberapa jepretan di bawah ini pas banget pagi hari ketika Victory baru buka.


Pose bareng dengan petugas yang membagikan balon untuk para pengunjung
Bagian kasir di pagi hari yang mulai sibuk melayani pembeli.
Nih, kelihatan dong backgroun-nya, itu ada tangga ke lantai 2 dan juga etalase produk
Poses bareng Mbak Bella, petugas 1 ini akrab banget lho, suka kasih saran kalau saya belanja, makanya suka jadi banyak yang dibeli.

Ini salah satu tempat di Victory yang asyik buat Selfie

Minggu, 09 September 2018

Optimalisasi Omset Melalui Aplikasi Pembukuan Canggih Accurate


Perkembangan dunia bisnis saat ini terasa begitu pesat. Makanya ketika ada acara Coconut Indonesia, Digital Breakfast #5, Coconut X Accurate; Retail is Detail, yang mengemukakan materi Trend E-commerce di Indonesia dan How To Survive di tengah-tengah persaingan yang berdarah-darah (Kunto Wiyoga, strategic Director Panenmaya Group) dan Optimalisasi Omset Jualan Online Cukup Lewat Aplikasi Pembukuan Canggih (Lukman Bijak Bestari, product Manager Accurate), langsung berharap ada di tempat tersebut untuk mengikuti semua kegiatannya.
Bersyukur sekali, bersama rekan blogger saya dapat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 7 September 2018, di Lo.Ka.Si, Jalan Ir. H. Juanda No. 92 Bandung.
Dalam kegiatan ini, melalui pemaparan Pak Kuntowiyoga, saya tahu lebih banyak mengenai perkembangan bisnis di era digital dimana semua orang bisa menjadi penjual sekaligus pembeli. Banyak e-commerce yang menawarkan kemudahan untuk para pebisnis menjual barang dagangannya di Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Shopee, Blibli, dan lainnya.
Penjelasan Kunto Wiyoga tentang E-Commerce-Dok.Susanti Hara

Banyak sekali hal unik perkembangan bisnis masa kini, misalnya saja; omset e-commerce yang selangit, barang apa saja yang dicari konsumen , perbandingan harga berdasarkan psikologi konsumen, dan yang mengejutkan adalah ternyata kebanyakan pembeli di dunia online adalah lelaki pada jam kerja. Selain itu, rata-rata belanja konsumen di Indonesia lebih dari Rp481.000,00 dalam keranjang.
Ilustrasi keranjang belanja online - Dok. Susanti Hara

Untuk bisa bertahan ditengah persaingan dunia bisnis saat ini, maka kita perlu mengidentifikasi siapa dan apa bisnis kita, produk atau merek produk kita, apakah kita itu reseller atau distributor. Semua kemudahan dalam dunia bisnis saat ini tentu membuat para pebisnis harus mengembangkan kehadiran bisnisnya di pasar mana akan mengembangkannya.
Memerhatikan hal-hal di atas, sebagai pelaku UKM terutama yang memasuki dunia online tentu harus mengetahui tren bisnis yang sangat cepat berubah sehingga memaksa mereka agar bisa mengikuti zaman dan tidak ditinggal customer, serta bagaimana pelaku UMKM yang sudah berdagang di dunia online bisa bersaing dengan produk lainnya.
Dalam kesempatan ini, Lukman Bijak Bestari mengemukakan hal-hal penting yang harus diperhatikan oleh para pebisnis, dimana daya tahan perusahaan menurun, dari tahun pertama 75%, tahun kedua 64% dan tahun ketiga 56%, hingga terus menurun.
Ada 5 hal yang dikemukakan Lukman Bijak Bestari yang sering dilakukan pebisnis, yaitu:
  1. Mencoba melakukan semuanya sendiri
  2. Tidak memiliki tim yang kuat
  3. Kurang berkompetisi
  4. Kurang mengerti strategi pemasaran
  5. Kurangnya pengetahuan di bidang keuangan


    Bagi pebisnis, keruwetan masalah itu tentu mereka alami dalam bisnisnya. Terutama dalam bidang keuangan, tentu ini memerlukan perhatian lebih. Oleh sebab itu Solusi UKM sebagai rumah digital pelaku UKM di Indonesia yang fokus memberikan solusi rapi pembukuan menggandeng kemitraan dengan Coconut Indonesia untuk membantu pelaku UKM siap menghadapi perubahan tren e-commerce dan bertahan di tengah persaingan bisnis digital yang ketat serta bisa rapi pembukuan.
    Dengan adanya pembukuan yang rapi menggunakan aplikasi canggih seperti Accurate Online, pelaku UKM lebih mudah untuk melakukan optimasi omzet penjualan. Sehingga mampu membantu memiliki keuntungan dan sebuah laporan keuangan sebagai alat ukur kesehatan bisnis layaknya bisnis yang telah established.
    Accurate online adalah software aplikasi akuntansi berbasis cloud yang dapat membantu penggiat UKM dan UMKM untuk menuntaskan masalah laporan keuangan. Accurate Online mampu menyajikan beragai jenis laporan keuangan yang dibutuhkan untuk menunjang operasional usaha secara instant setelah meng-input pemasukan dan pengeluaran. Software aplikasi ini pun mampu melakukan pemotongan pajak otomatis pada laporan keuangan, mulai dari PPh 21, PPh 23, PPN, dan juga PPh 4 ayat 2. AOL telah terintegrasi dengan e-faktur perpajakan seperti e-Faktur dan  e-PPH21/26. Sehingga memudahkan pelaku UKM dalam membuat lapiran pajak bisnis UKM dan UMKM. Untuk fitur lengkapnya bisa langsung cek Accurate Online
    Untuk solusi pembukuan, SolusiUKMcom menggandeng perusahaan developer PT. CPSSoft yang sudah 17 tahun berdiri dengan brand bernama Accurate. Selain solusi rapi pembukuan SolusiUKMcom juga menghadirkan fitur “Online Consultation” yang menggandeng praktisi keuangan, perpajakan hingga profesional di bidang digital marketing sehingga para UKM naik kelas dan melek digital.

    Selasa, 04 September 2018

    Puisi Melangkah untuk Bahagia


    Puisi ini dibuat untuk latihan salah satu siswa di SLB B Sukapura dalam rangka persiapan mengisi acara kelulusan atau wisuda peserta didik kelas 6, 9, dan 12 di Yayasan Sukapura Bandung. Selamat meresapi makna puisi dari seorang pembelajar.


    Melangkah untuk Bahagia
    Karya : Susanti Hara

    Pembacaan Puisi Melangkah untuk Bahagia - Susanti Hara
    Sahabatku ....
    Di Sekolah, kita belajar bersama
    Menggali ilmu pengetahuan
    Membaca makna kehidupan

    Sahabatku...
    Kau dan aku bagaikan bumi dan langit
    Kita saling mengisi
    Andai aku bumi, maka engkau payungku

    Bersama-sama, kita hitung langkah prestasi
    Seberapa jauh kita mampu mengampu ilmu
    Untuk bekal kita menuju bahagia

    Di langitmu kami berdoa
    Ya Allah ....
    Jadikanlah langkah kami selalu Engkau Ridhoi
    Aamiin


    Jumat, 10 Agustus 2018

    Natur Hair Care: Solusi Rambut Sehat Alami


    Pernah enggak merasa kulit kepala berat, gatal, dan rambut rontok? Itu sih dulu sebelum kenal Natur Shampoo. Dulu pertama kali tayang di televisi berupa edukasi produk  Natur, saya langsung membelinya karena ingin rambut sehat alami. Sayangnya, pertama kali pakai produk tersebut mempunyai wangi ciri khas tersendiri seperti jamu.
    Berbeda dengan saat ini, Natur Hair Care begitu bersahabat dalam hal wangi dan juga ketika digunakan. Dalam waktu seminggu saja sudah terasa perbedaannya, sehingga rambut terasa kuat dari akar. Apalagi kalau kita menggunakannya dalam jangka panjang. Hasilnya akan terasa jauh lebih berbeda.
    Oya, buat kalian yang punya masalah dengan rambut, bisa jadi produk dari Natur menjadi solusi rambut sehat alami.
    Sebagai perempuan yang simple, seringkali saya merasa penggunaan sampo saja sudah cukup. Pandangan tersebut menjadi berbeda ketika saya menghadiri kegiatan Brief Event Natur Beauty Dating, pada Jumat, 27 juli 2018 di Rumah Makeupuccino yang letaknya di Jl. Bengawan No.15 Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114. Buat kamu yang belum datang ke tempat ini, coba deh sesekali berkunjung! Tempatnya asyik banget untuk berbelanja keperluan kosmetik kalian.
    Ups! Kita balik lagi ya ke acara yang saya hadiri bersama rekan seperjuangan dalam dunia kepenulisan di blog. Event satu ini benar-benar menarik sekali. Beuh, acara bikin hadirin bebas lepas berekspresi dan tertawa lepas.
    Nah lho, penasaran dong? Buat kamu yang penasaran, bisa langsung kepoin saja Instagram: susantihara. Tuh, langsung nemu, kan, keseruan acara event Natur dengan Sahabat Blogger.
    Jadi, selama acara berlangsung, sahabat blogger ini mendapatkan edukasi yang lengkap mengenai Natur yang dijelaskan oleh Mbak Sarah. Natur Hair Care yang saya kenal saat ini ada 3 rangkaian lho, yaitu: Natur Natural Extract Shampoo, Natur Conditioner Moisturize & Repair Damaged Hair, dan Natur Natural Extract Hair Tonic.
    Rangkaian Produk Natur Hair Care - Dok. Susanti Hara

    Nah, pasti sudah tahu dong apa bedanya ketiga produk tersebut? Kalau sampo digunakan untuk membersihkan membersihkan rambut. Bedanya, sampo dari Natur ini terbuat dari Ginseng Extract yang menutrisi dan menguatkan akar rambut dan mengurangi kerontokan.

    Dan yang paling saya suka adalah conditionernya. Biasanya saya paling enggak suka dengan condisioner karena baunya kurang bersahabat dan enggak enak banget dipakainya. Sedangkan Natur Conditioner memiliki wangi yang membuat nyaman indera penciuman sehingga enak sekali ketika kita memakainya setelah keramas dengan sampo dan membilas rambut dengan bersih kemudian memakaikan Natur Conditioner yang mengandung extract aloevera sebagai salah satu bahan alami untuk menyuburkan rambut, atau membantu menjaga kekuatan akar rambut dan mempercepat laju pertumbuhan rambut.
    Dan, salah satu produk Natur yang asyik banget menurut saya adalah Natur Hair Tonic yang mengandung bahan alami ginseng exctract. Hair tonic ini membuat saya menikmati sensasi “kemewahan Natur” yang identik dengan hitam keemasan.
    Bagaimana tidak? Dalam event tersebut, saya mendapatkan pengetahuan bagaimana cara menggunakan hair tonic yang baik dan benar seperti yang dicontohkan Mbak Sarah di video ini.

    Bagi yang belum jelas, jadi sebelum digunakan, botol hair tonic harus dikocok dulu. Wow, wanginya langsung tercium jelas lho, bikin kita relax dan asyik untuk menuangkannya ke kulit kepala mengikuti garis kulit kepala. 
    Buat kalian yang belum pernah mencoba hair tonicnya, enggak usah khawatir tumpah-tumpah lho. Ujung botol yang meruncing membuat cairan hair tonic tidak meleber ke mana-mana. Apalagi setelah memijat ringan selama 2-3 menit, peredaran darah di kepala benar-benar terasa lancar, kepala menjadi ringan, kulit kepala terasa adem.
    Kelebihan semua produk Natur yang membuat saya sangat senang untuk menggunakannya adalah tanpa alkohol sehingga tidak membuat kulit kepala terasa panas seperti produk hair care dari yang lainnya.
    Bagaimana? Asyik, kan, pakai produk Natur Hair Care? Rambut bebas rontok, kulit kepala sehat, dan cantiknya itu bukan hanya dari luar saja. Dengan menggunakan rangkaian Natur Hair Care, siapapun bisa tampil cantik dari dalam.
    Saya sudah membuktikannya. Nah, giliran kalian ya yang membuktikan keistimewaan produk Hair Care yang diproduksi PT.Gondowangi Tradisional Kosmetika yang asli banget Indonesia.
    Sampai ketemu lagi di ulasan kisah lainnya ya!
    Salam sehat selalu.

    Tips Praktis Mengelola Keuangan Secara Fun

    Lantai 3 di salah satu ruangan Paberik Kopi Upnormal Coffee Roasters, Jl. Cihampelas No.96 Bandung, pada hari Sabtu, 7 Desember 2019, begi...