Jumat, 22 Maret 2019

Lebih Dalam Mengenal Fintech dan Manfaatnya



Aula Universitas Langlang Buana terasa begitu meriah. Ratusan mahasiswa tampak asyik memerhatikan para calon pembicara di depan. Tampaknya para pembicara begitu piawai membawa peserta FINTEKTOK LIVE #6 untuk berinteraksi.
Antusiasme peserta Fintektok live #6
Kegiatan yang bertema Fintech dan manfaatnya bagi masyarakat ini terasa hidup. Misalnya, pada awal-awal acara Pak Krisna Sudiro dari Modal Antara meminta beberapa peserta maju kedepan untuk menunjukkan aplikasi jasa keuangan yang digunakan oleh peserta tersebut.
Para pembicara yang cukup atraktif
Dan, ternyata beberapa aplikasi tersebut tidak terdaftar di OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.
Gedung Wisma Buana, Universitas Langlangbuana yang tepatnya di Jl. Karapitan No.116 Bandung ini mendadak riuh oleh kegaduhan mahasiswa yang mungkin sama seperti saya terkaget-kaget dengan apa yang diungkapkan Pak Krisna. Oh ya, beliau juga sempat menyebutkan beberapa kasus permasalahan yang berhubungan dengan transaksi para pengguna aplikasi jasa keuangan yang bermasalah dan bisa langsung dicari informasinya di media YouTube.
Interaksi para pembicara dengan peserta acara
Yupz, di zaman serba online ini, tampaknya informasi apapun begitu mudah tersebar. Salah satunya Fintech atau financial technologi yang transaksinya dilakukan secara online. Fintech merupakan gabungan antara jasa keuangan dengan teknologi yang akhirnya mengubah model bisnis dari konvensional menjadi moderat. Yang dulu awalnya kita harus bertransaksi dengan bertatap muka secara langsung membawa uangnya, di zaman sekarang transaksinya dapat dilakukan dengan cepat dalam hitungan detik dan tanpa harus bertemu langsung orangnya untuk bertransaksi.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa, 19 Maret 2019 mulai pukul 09.00 WIB barat sampai selesai ini membuat saya sebagai bagian masyarakat mendalami apa sih sebenarnya Fintech dan manfaatnya bagi masyarakat.
Ternyata oh ternyata, Fintech itu sudah sangat banyak dalam kehidupan sehari-hari. Bagi saya pribadi, perkembangan terasa begitu cepat. Transaksi yang biasanya harus ke bank dulu, atau membayar segala sesuatu melalui ATM, kini bisa kita lakukan langsung melalui gawai tanpa harus berpergian semua transaksi sudah terekam dalam gawai kita.
Fintech bukan hanya pembayaran online seperti: Gopay, OVO atau pembayaran menggunakan uang digital lainnya. Fintech bisa berupa pemberian modal usaha. Tujuan Fintech sebenarnya untuk konsumen yang bisa dikatakan “orang-orang praktis” atau mereka yang jarang ke bank namun membutuhkan pinjaman modal atau memenuhi keperluan mendesak dalam kehidupan sehari-hari, seperti harus membayar sekolah, dll.
Ups! Seperti yang sudah disampaikan di bagian atas, ada lho Fintech yang tidak terdaftar di OJK. Nah, bagi yang ingin mendapat informasi fintech yang sudah terdaftar di OJK atau belum bisa dicek di fintektok.id. Jika tidak ada dalam daftar, bisa jadi masih dalam proses pendaftaran atau malah termasuk Fintech abal-abal karena OJK sebenarnya tidak menyarakan pelaku Fintech membuat aplikasi online.
Pasti sudah dapat menebak alasannya, kan? Yap! Kemungkinan aplikasi online ini masih rentan dengan kejahatan. Misalnya saja, mengutip dari apa yang diungkapkan Pak Dana Karseno selaku CEO Modal Antara kalau bunga Fintech abal-abal itu bisa sampai 40 persen per bulan, proses peminjamannya bisa langsung disetujui.
Sadar atau tidak, bunga 40% itu mencekik leher peminjamnya. Peminjam harus mengembalikan uang dalam jumlah yang sangat besar, hampir dari setengah pinjamannya. Bagi mereka yang saat itu membutuhkan uang, kemungkinan akan berpikir pendek yang penting ada uang dulu. Bisa jadi tanpa menyadari bahaya dibulan berikutnya yang harus membayar bunga yang benar-benar bisa membuat masalah peminjamnya. Selain itu ada juga penyedia layanan yang memberlakukan bunga ber bunga. Jika tidak mampu membayar maka tunggakannya akan terus berbunga hingga peminjam tidak mampu membayarnya karena terus menunggak.
Salah satu Fintech yang sudah terdaftar adalah Modal Antara yang menyediakan layanan fintech peer to peer lending atau mempertemukan peminjam dengan pemodal. Hal ini tentu saja lebih aman karena pemodal dan peminjam bisa saling bertemu dan bertransaksi sehingga terjalin kepercayaan di antara keduanya. Meskipun proses peminjaman tidak secara langsung tapi tentu saja ini lebih aman dibandingkan menggunakan jasa fintech abal-abal. Keterangan lengkapnya bisa langsung tancap ke sini ya!
Dalam kegiatan ini juga peserta mendapatkan penjelasan untuk berinvestasi melalui reksadana Narada Saham Indonesia yang sudah terdaftar dan diawasi OJK. Investasinya sangat terjangkau mulai dari seratus ribu. Narada membantu mengelola reksadana menjadi lebih praktis tanpa ribet dan tentunya aman.Narada merupakan perusahaan manajemen Investasi di Jakarta pada tahun 2012 dan telah memperoleh izin. Selengkapnya bisa langsung tancap ke sini ya!
Bagaimana? Sudah tahu lebih jauh tentang Fintech, Modal Antara, Narada Saham Indonesia, serta harusnya kehati-hatian dalam menggunakan jasa penyedia layanan pinjaman, kan? Saya sendiri merasa bersyukur dalam kegiatan yang diisi oleh para pembicara yang ahli dalam bidangnya ini membuat saya memahami lebih banyak mengenai Fintech dan manfaatnya.
Terima kasih sudah berkunjung. Sampai bertemu di tulisan saya berikutnya!
Salam sukses selalu.

Kamis, 21 Februari 2019

Awal Tahun 2019, Toko Victory Accecories Bandung Pindah Lokasi

Pada awal Januari 2019, ketika membeli beberapa macam manik-manik atau mute untuk melengkapi beberapa bahan pembuatan kerajinan tangan, Victory Accessories yang terletak di Jl. Asia Afrika No.68, Braga, Regol, Kota Bandung, Jawa Barat 40251 terasa berbeda. 
Selain hadirnya beberapa karyawan baru (yeileh sok tahu) 
Dan ternyata, dari salah seorang petugas yang sudah agak kenal karena seringnya berbelanja, tahulah saya kalau Victory akan berpindah lokasi.
Informasi yang tentu saja membuat saja terkaget-kaget. πŸ‘€
Lho? 
Kurang apalagi sih tempat accecories satu ini?
Tempatnya itu strategis banget, tepat di depan jalan raya, seberang kantor pos pusat yang ada di Bandung, terus bersebelahan dengan pusat rekreasi Alun-Alun Bandung, dan belakangnya itu tempat belanja lho, beuh dulu katanya terkenal banget. Meskipun sekarang katanya daerah perbelanjaan tersebut tampak mulai agak meredup, tapi kalau akhir pekan, tetap saja tempat-tempat di sekitarnya tampak ramai.
Kalau saya pribadi, merasa asyik berbelanja di tempat yang memajang beraneka bahan untuk kita kreasikan maupun yang sudah jadi kerajinan. Pasalnya, karena di sini setiap calon pembeli bisa bebas memilih barang incarannya, bahkan seringkali berujung membeli banyak bahan tambahan untuk beraneka kerajinan tangan. Tadinya mau beli 1 macam, eh sudah keliling lihat-lihat, bisa-bisa pas sampai kasir harus bayar untuk 30 item bahan.
Daaaan, kejadiannya bukan hanya sekali saja, tapi seringkali.Tapi, tentu saja semua yang dibeli tersebut bisa dijadikan kembali hasil kerajinan. Enggak sia-sia, kan, belanjaannya? Kan, untuk dijual lagi setelah kerajinana tangannya jadi.

Begitu Victory pindah, infonya bisa dicek diInstagram Victory ya bagi yang belum tahu. Saya pun langsung penasaran, seperti apa sih tempat barunya? Alhasil, langsung update untuk datang mengikuti acara hari pertama pembukaan tempat barunya.

Dan memang, beberapa hari sebelumnya, ketika saya berbelanja, euphoria kepindahan benar-benar sudah terasa. Beberapa karyawan begitu antusias menginfokan beberapa even yang menarik selama acara pembukaan toko baru. 
Misalnya saja pada hari pertama pembukaan toko, para karyawan begitu sumringah, sibuk menata, sibuk membagikan voucher diskon, sibuk membagikan balon, dan kesibukan lain yang tentunya sesuai dengan job desk mereka. Pokoknya mah, ketika mengunjungi Toko Victory pada hari pertama pembukaan, bakal terasa sekali kemeriahannya. Enggak percaya, cek langsung deh beberapa jepretan di bawah ini pas banget pagi hari ketika Victory baru buka.


Pose bareng dengan petugas yang membagikan balon untuk para pengunjung
Bagian kasir di pagi hari yang mulai sibuk melayani pembeli.
Nih, kelihatan dong backgroun-nya, itu ada tangga ke lantai 2 dan juga etalase produk
Poses bareng Mbak Bella, petugas 1 ini akrab banget lho, suka kasih saran kalau saya belanja, makanya suka jadi banyak yang dibeli.

Ini salah satu tempat di Victory yang asyik buat Selfie

Minggu, 09 September 2018

Optimalisasi Omset Melalui Aplikasi Pembukuan Canggih Accurate


Perkembangan dunia bisnis saat ini terasa begitu pesat. Makanya ketika ada acara Coconut Indonesia, Digital Breakfast #5, Coconut X Accurate; Retail is Detail, yang mengemukakan materi Trend E-commerce di Indonesia dan How To Survive di tengah-tengah persaingan yang berdarah-darah (Kunto Wiyoga, strategic Director Panenmaya Group) dan Optimalisasi Omset Jualan Online Cukup Lewat Aplikasi Pembukuan Canggih (Lukman Bijak Bestari, product Manager Accurate), langsung berharap ada di tempat tersebut untuk mengikuti semua kegiatannya.
Bersyukur sekali, bersama rekan blogger saya dapat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 7 September 2018, di Lo.Ka.Si, Jalan Ir. H. Juanda No. 92 Bandung.
Dalam kegiatan ini, melalui pemaparan Pak Kuntowiyoga, saya tahu lebih banyak mengenai perkembangan bisnis di era digital dimana semua orang bisa menjadi penjual sekaligus pembeli. Banyak e-commerce yang menawarkan kemudahan untuk para pebisnis menjual barang dagangannya di Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Shopee, Blibli, dan lainnya.
Penjelasan Kunto Wiyoga tentang E-Commerce-Dok.Susanti Hara

Banyak sekali hal unik perkembangan bisnis masa kini, misalnya saja; omset e-commerce yang selangit, barang apa saja yang dicari konsumen , perbandingan harga berdasarkan psikologi konsumen, dan yang mengejutkan adalah ternyata kebanyakan pembeli di dunia online adalah lelaki pada jam kerja. Selain itu, rata-rata belanja konsumen di Indonesia lebih dari Rp481.000,00 dalam keranjang.
Ilustrasi keranjang belanja online - Dok. Susanti Hara

Untuk bisa bertahan ditengah persaingan dunia bisnis saat ini, maka kita perlu mengidentifikasi siapa dan apa bisnis kita, produk atau merek produk kita, apakah kita itu reseller atau distributor. Semua kemudahan dalam dunia bisnis saat ini tentu membuat para pebisnis harus mengembangkan kehadiran bisnisnya di pasar mana akan mengembangkannya.
Memerhatikan hal-hal di atas, sebagai pelaku UKM terutama yang memasuki dunia online tentu harus mengetahui tren bisnis yang sangat cepat berubah sehingga memaksa mereka agar bisa mengikuti zaman dan tidak ditinggal customer, serta bagaimana pelaku UMKM yang sudah berdagang di dunia online bisa bersaing dengan produk lainnya.
Dalam kesempatan ini, Lukman Bijak Bestari mengemukakan hal-hal penting yang harus diperhatikan oleh para pebisnis, dimana daya tahan perusahaan menurun, dari tahun pertama 75%, tahun kedua 64% dan tahun ketiga 56%, hingga terus menurun.
Ada 5 hal yang dikemukakan Lukman Bijak Bestari yang sering dilakukan pebisnis, yaitu:
  1. Mencoba melakukan semuanya sendiri
  2. Tidak memiliki tim yang kuat
  3. Kurang berkompetisi
  4. Kurang mengerti strategi pemasaran
  5. Kurangnya pengetahuan di bidang keuangan


    Bagi pebisnis, keruwetan masalah itu tentu mereka alami dalam bisnisnya. Terutama dalam bidang keuangan, tentu ini memerlukan perhatian lebih. Oleh sebab itu Solusi UKM sebagai rumah digital pelaku UKM di Indonesia yang fokus memberikan solusi rapi pembukuan menggandeng kemitraan dengan Coconut Indonesia untuk membantu pelaku UKM siap menghadapi perubahan tren e-commerce dan bertahan di tengah persaingan bisnis digital yang ketat serta bisa rapi pembukuan.
    Dengan adanya pembukuan yang rapi menggunakan aplikasi canggih seperti Accurate Online, pelaku UKM lebih mudah untuk melakukan optimasi omzet penjualan. Sehingga mampu membantu memiliki keuntungan dan sebuah laporan keuangan sebagai alat ukur kesehatan bisnis layaknya bisnis yang telah established.
    Accurate online adalah software aplikasi akuntansi berbasis cloud yang dapat membantu penggiat UKM dan UMKM untuk menuntaskan masalah laporan keuangan. Accurate Online mampu menyajikan beragai jenis laporan keuangan yang dibutuhkan untuk menunjang operasional usaha secara instant setelah meng-input pemasukan dan pengeluaran. Software aplikasi ini pun mampu melakukan pemotongan pajak otomatis pada laporan keuangan, mulai dari PPh 21, PPh 23, PPN, dan juga PPh 4 ayat 2. AOL telah terintegrasi dengan e-faktur perpajakan seperti e-Faktur dan  e-PPH21/26. Sehingga memudahkan pelaku UKM dalam membuat lapiran pajak bisnis UKM dan UMKM. Untuk fitur lengkapnya bisa langsung cek Accurate Online
    Untuk solusi pembukuan, SolusiUKMcom menggandeng perusahaan developer PT. CPSSoft yang sudah 17 tahun berdiri dengan brand bernama Accurate. Selain solusi rapi pembukuan SolusiUKMcom juga menghadirkan fitur “Online Consultation” yang menggandeng praktisi keuangan, perpajakan hingga profesional di bidang digital marketing sehingga para UKM naik kelas dan melek digital.

    Selasa, 04 September 2018

    Puisi Melangkah untuk Bahagia


    Puisi ini dibuat untuk latihan salah satu siswa di SLB B Sukapura dalam rangka persiapan mengisi acara kelulusan atau wisuda peserta didik kelas 6, 9, dan 12 di Yayasan Sukapura Bandung. Selamat meresapi makna puisi dari seorang pembelajar.


    Melangkah untuk Bahagia
    Karya : Susanti Hara

    Pembacaan Puisi Melangkah untuk Bahagia - Susanti Hara
    Sahabatku ....
    Di Sekolah, kita belajar bersama
    Menggali ilmu pengetahuan
    Membaca makna kehidupan

    Sahabatku...
    Kau dan aku bagaikan bumi dan langit
    Kita saling mengisi
    Andai aku bumi, maka engkau payungku

    Bersama-sama, kita hitung langkah prestasi
    Seberapa jauh kita mampu mengampu ilmu
    Untuk bekal kita menuju bahagia

    Di langitmu kami berdoa
    Ya Allah ....
    Jadikanlah langkah kami selalu Engkau Ridhoi
    Aamiin


    Jumat, 10 Agustus 2018

    Natur Hair Care: Solusi Rambut Sehat Alami


    Pernah enggak merasa kulit kepala berat, gatal, dan rambut rontok? Itu sih dulu sebelum kenal Natur Shampoo. Dulu pertama kali tayang di televisi berupa edukasi produk  Natur, saya langsung membelinya karena ingin rambut sehat alami. Sayangnya, pertama kali pakai produk tersebut mempunyai wangi ciri khas tersendiri seperti jamu.
    Berbeda dengan saat ini, Natur Hair Care begitu bersahabat dalam hal wangi dan juga ketika digunakan. Dalam waktu seminggu saja sudah terasa perbedaannya, sehingga rambut terasa kuat dari akar. Apalagi kalau kita menggunakannya dalam jangka panjang. Hasilnya akan terasa jauh lebih berbeda.
    Oya, buat kalian yang punya masalah dengan rambut, bisa jadi produk dari Natur menjadi solusi rambut sehat alami.
    Sebagai perempuan yang simple, seringkali saya merasa penggunaan sampo saja sudah cukup. Pandangan tersebut menjadi berbeda ketika saya menghadiri kegiatan Brief Event Natur Beauty Dating, pada Jumat, 27 juli 2018 di Rumah Makeupuccino yang letaknya di Jl. Bengawan No.15 Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114. Buat kamu yang belum datang ke tempat ini, coba deh sesekali berkunjung! Tempatnya asyik banget untuk berbelanja keperluan kosmetik kalian.
    Ups! Kita balik lagi ya ke acara yang saya hadiri bersama rekan seperjuangan dalam dunia kepenulisan di blog. Event satu ini benar-benar menarik sekali. Beuh, acara bikin hadirin bebas lepas berekspresi dan tertawa lepas.
    Nah lho, penasaran dong? Buat kamu yang penasaran, bisa langsung kepoin saja Instagram: susantihara. Tuh, langsung nemu, kan, keseruan acara event Natur dengan Sahabat Blogger.
    Jadi, selama acara berlangsung, sahabat blogger ini mendapatkan edukasi yang lengkap mengenai Natur yang dijelaskan oleh Mbak Sarah. Natur Hair Care yang saya kenal saat ini ada 3 rangkaian lho, yaitu: Natur Natural Extract Shampoo, Natur Conditioner Moisturize & Repair Damaged Hair, dan Natur Natural Extract Hair Tonic.
    Rangkaian Produk Natur Hair Care - Dok. Susanti Hara

    Nah, pasti sudah tahu dong apa bedanya ketiga produk tersebut? Kalau sampo digunakan untuk membersihkan membersihkan rambut. Bedanya, sampo dari Natur ini terbuat dari Ginseng Extract yang menutrisi dan menguatkan akar rambut dan mengurangi kerontokan.

    Dan yang paling saya suka adalah conditionernya. Biasanya saya paling enggak suka dengan condisioner karena baunya kurang bersahabat dan enggak enak banget dipakainya. Sedangkan Natur Conditioner memiliki wangi yang membuat nyaman indera penciuman sehingga enak sekali ketika kita memakainya setelah keramas dengan sampo dan membilas rambut dengan bersih kemudian memakaikan Natur Conditioner yang mengandung extract aloevera sebagai salah satu bahan alami untuk menyuburkan rambut, atau membantu menjaga kekuatan akar rambut dan mempercepat laju pertumbuhan rambut.
    Dan, salah satu produk Natur yang asyik banget menurut saya adalah Natur Hair Tonic yang mengandung bahan alami ginseng exctract. Hair tonic ini membuat saya menikmati sensasi “kemewahan Natur” yang identik dengan hitam keemasan.
    Bagaimana tidak? Dalam event tersebut, saya mendapatkan pengetahuan bagaimana cara menggunakan hair tonic yang baik dan benar seperti yang dicontohkan Mbak Sarah di video ini.

    Bagi yang belum jelas, jadi sebelum digunakan, botol hair tonic harus dikocok dulu. Wow, wanginya langsung tercium jelas lho, bikin kita relax dan asyik untuk menuangkannya ke kulit kepala mengikuti garis kulit kepala. 
    Buat kalian yang belum pernah mencoba hair tonicnya, enggak usah khawatir tumpah-tumpah lho. Ujung botol yang meruncing membuat cairan hair tonic tidak meleber ke mana-mana. Apalagi setelah memijat ringan selama 2-3 menit, peredaran darah di kepala benar-benar terasa lancar, kepala menjadi ringan, kulit kepala terasa adem.
    Kelebihan semua produk Natur yang membuat saya sangat senang untuk menggunakannya adalah tanpa alkohol sehingga tidak membuat kulit kepala terasa panas seperti produk hair care dari yang lainnya.
    Bagaimana? Asyik, kan, pakai produk Natur Hair Care? Rambut bebas rontok, kulit kepala sehat, dan cantiknya itu bukan hanya dari luar saja. Dengan menggunakan rangkaian Natur Hair Care, siapapun bisa tampil cantik dari dalam.
    Saya sudah membuktikannya. Nah, giliran kalian ya yang membuktikan keistimewaan produk Hair Care yang diproduksi PT.Gondowangi Tradisional Kosmetika yang asli banget Indonesia.
    Sampai ketemu lagi di ulasan kisah lainnya ya!
    Salam sehat selalu.

    Senin, 23 Juli 2018

    Review Klinik Kecantikan Vidiz Baniar yang Unik

    Seorang teman begitu sering menceritakan tentang kesan positifnya mengunjungi Klinik Kecantikan Vidiz Baniar yang berada di Antapani Bandung. Letaknya yang berada di pinggiran jalan raya, menjadi salah satu hal yang sangat menguntungkan klinik satu ini karena tentunya mudah untuk dijangkau kendaraan umum dan kendaraan pribadi.
    Atas referensi teman, saya penasaran dengan klinik satu ini. Dan ini bukan klinik kecantikan pertama bagi saya sehingga tentunya bisa memiliki perbandingan antara klinik satu dan lainnya. Dari segi harga, klinik ini jauh lebih murah dibandingkan klinik kecantikan tempat saya sebelumnya. Bahkan boleh dibilang setengah hingga sepertiga harga di klinik sebelumnya.
    Namun, bagi saya klinik ini memiliki keunikan tersendiri. Sejujurnya saya bingung ketika mendapatkan produk dan mendengarkan penjelasan mengenai produk yang harus digunakan sehari-hari.
    Produk Pertama dari Klinik Vidiz Baniar Bandung - Dok. Susanti Hara
    Bagi saya, ada beberapa produk yang penggunaanya terbalik. Misalnya, sebelum menggunakan sabun harus menggunakan face cleansing toner. Kemudian, penggunaan krim malam 1 dan malam 2 juga membuat saya rada malas memakainya. Dan uniknya untuk krim pagi. Krim pagi itu ada krim pagi 1 dan krim pagi 2. Ok, lah meski bikin bingung juga. Ada krim pagi yang menurut saya biasanya itu digunakan sebagai krim malam.
    Keraguan membuat saya bertanya kepada beberapa teman yang rajin perawatan di klinik kecantikan juga. Dan dari obrolan dengan mereka, rata-rata disarankan menggunakan face cleansing toner itu sebagai penyegar, dalam artian setelah penggunaan sabun dan bukan sebelum muka sabunan.
    Well, saya pun balik lagi ke klinik. Dari petugas yang berbeda, jawabannya sama. Dan karena ragu-ragu dengan produknya yang ada beberapa tanpa label komposisi yang jelas serta tanggal expired, akhirnya tuh produk tidak saya gunakan.
    Mungkin akan banyak yang bilang sayang banget. Ya, sayang sih. Tapi lebih sayang lagi kalau gara-gara produk yang saya kenakan kurang jelas malah bikin muka lebih kurang bersahabat. Meskipun ketika awal ke klinik konsultasi dulu dengan dokter, namun tetap bagi saya menjaga lebih baik daripada mengobati lebih parah.
    Nah, itu review unik saya ke klinik vidiz baniar. Kalau teman saya tuh bangga banget, saya malah bingung banget dengan beberapa produknya yang tanggal kadaluarsanya enggak ada dan komposisinya juga kurang jelas.

    Minggu, 17 Juni 2018

    Surat Cinta dari Kampus

    Dua hari sebelum lebaran, Idul Fitri 1439 H, grup WA teman MM 25A STIEPAS heboh sengan adanya seorang kawan yang menerima surat cinta lengkap dengan Uang THR.
    Keesokannya, heboh karena pada dapat surat cinta yang mendebarkan juga. Ada yang mengira itu surat tagihan bayar kuliah. Pas dibuka bahagialah karena isinya surat cinta ucapan SELAMAT IDUL FITRI.
    Di zaman kekinian yang terkenal dengan milenial dan modernnya, surat cinta ungkapan Idulfitri masih dapat juga.
    Salut saja sama kampus satu ini. Dari dulu kuliah di beberapa kampus, maklumlah tukang menclok ambil jurusan yang disukai, kayaknya enggak pernah dapat surat cinta. Eh sekarang di zaman gawai, malah berasa balik lagi ke dunia masa lalu.
    Menghidupkan masa lalu memang enggak ada salahnya sih.
    Yang pasti senanglah dapat suratnya karena bukan berisi tagihan tapi silaturahin melalui kartu yang dikirim via pos bermaterai 3ribu.
    Tahun depan dapat lagi enggak ya....

    Lebih Dalam Mengenal Fintech dan Manfaatnya

    Aula Universitas Langlang Buana terasa begitu meriah. Ratusan mahasiswa tampak asyik memerhatikan para calon pembicara di depan. Tampakn...