Happy with Line (Tahap Awal Belajar Menggambar 2)




Belajar menarik garis itu benar-benar mengasyikkan ketika dipandu seseorang yang mengerti.
Saya belajar keberanian menarik garis, fokus, dan juga melatih karakter.
Oya, garis dasar itu intinya ada 3:
1.      Garis vertikal ( I ). Garis tegak ini berhubungan dengan ketuhanan atau yang terkenal dengan habluminallah.
2.      Garis horizontal ( - ). Garis datar ini berhubungan dengan hubungan sesama manusia atau hablumminannas.
3.      Garis diagonal (   ). Garis ini merupakan garis keseimbangan dengan alam atau hablum minal alam.
Pertama kali saya bersama rekan lain belajar menarik garis horizontal, komentar dan kesan setelah membandingkan satu sama lain yaitu, pensil sama-sama 2B namun kepekatan garis berbeda-beda.
Dari melatih menarik garis ini ada beberapa hal yang menjadi pelajaran:
  1. Fokus untuk menarik garis selurus mungkin.
  2. Konsentrasi agar tetap fokus dan tidak terganggu oleh keadaan sekeliling.
  3. Konsistensi. Di atas kertas A4 harus mampu membuat garis dari atas ke bawah dengan penuh secara tepat dan tidak saling bertabrakan antar garis.
  4. Keberanian. Mulai menarik garis harus dengan perasaan dan juga keberanian tanpa takut terintimidasi oleh keadaan.
  5. Ekspresi. Selalin melatih kepekaaan perasaan, setelah belajar menarik garis satu arah juga harus bisa menarik garis secara zig zag bergantian.
  6. Pengulangan (semakin sering semakin bisa).
Dari hasil beberapa teman yang mengikuti latihan menarik ketiga macam garis ini, saya mendapatkan komentar dari hasil tarikan garis yang berbeda-beda.
Secara pribadi, saya mendapatkan komen mampu menerima tantangan setelah dimotivasi pada saat membuat garis horizontal. Namun, ketika membuat garis vertikal, saya mendapat komen mengenaskan, tertantang sekaligus terancam. Woooo  .... ooowww (Ada alasan pribadinya juga, lho.)
Oya, dari hasil karya teman yang lain, saya juga mendapatkan pelajaran. Diantara mereka ada yang teridentifikasi membuat garis lelaki, garis nyempil, garis traumatik, dan garis lain yang berhubungan dengan kejiwaan (hasil komentar dari mentor).
Prinsip sabar benar-benar harus diterapkan ketika belajar menarik garis. Karena intinya pengulangan, kalau sudah selesai tetap harus mengulang kembali ke awal. Mungkin, tak jauh beda dengan waktu. Setelah melewati hari selama seminggu, akan kembali lagi ke hari seminggu kemudian.
Lagipula, skill merupakan penguasaan tekhnis dan adaptasi karena biasa melakukan sehingga seluruh badan menjadi luwes.
Jadi, segala sesuatu jangan ingin cepat selesai.
Selanjutnya, belajar membuat geometri.
Lanjutkan!!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengirim Tulisan ke Harian Pikiran Rakyat

UNGKAPAN SALAM DALAM BAHASA KOREA I ( 인사 표현 )